TROTOAR.ID, MAKASSAR — Polisi kini telah menangkap pelaku penyiram air keras kepada penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan kini kedua pelaku yang merupakan anggota Polri aktif telah ditahan di Bareskrim Mabes Polri
Satu dari pelaku yang diamankan Polda Metro Jaya mengatakan jika dirinya membenci Novel Baswedan karena telah menjadi penghianat
“Saya benci Novel karena dia penghianat, ” Singkat RB salah satu pelaku penyiraman air keras ke muka Novel pada 2017 lalu.
Baca Juga :
Hingga kedua pelaku RM dan RB telah ditetapkan sebagai tersangka, namun publik masih bertanya siapa otak dari pelaku penyiraman tersebut.
Hingga Novel Baswedan Sendiri mengaku jika dirinya tidak pernah merasa memiliki permusuhan dengan orang, apalagi jika pengakuan pelaku dendam terhadap dirinya.
“Saya tidak pernah punya musuh di luar sana, sehingga jika pelaku mengaku den dendam kepada saya, ” Jelasnya
Novel mengaku keberatan jika masalah yang dialaminya di layar belakangi dendam, apalagi masalah penyiraman dikaitkan dengan persoalan pribadi
“Ini cuma lelucon saja, sebab saya tidak pernah punya persoalan dengan pribadi dengan orang lain,” Kata Novel
Meski demikian Novel juga mengapresiasi kinerja pihak kepolisian yang telah berhasil mengungkap dan menangkap pelaku penyiraman air keras kepada dirinya
Hingga publik masih akan menunggu gebrakan kepolisian untuk mengungkap otak pelaku penyiraman kepada Novel Baswedan
Hingga Kapolri Jenderal Idham Azis meminta proses pemeriksaan kedua tersangka dlakukan secara transparan hingga publik mengetahui proses pemeriksaan Terhadap kedua pelaku penyiraman air keras kepada besaran Novel Baswedan
Hingga pada pemaparan proses pemeriksaan Kaporit meminta hasil rekaman foto pemeriksaan kepada kedua tersangka ditampilkan dalam slide di hadapan awak media di di Auditorium PTIK, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (28/12).
“Kedua tersangka telah kita aman-aman dan proses pemeriksaan akan kita lakukan secara terbuka agar publik tahu proses pemeriksaan terhadap kedua tersangka, ” Tegas Idham Aziz



Komentar