TROTOAR.ID, MAKASSAR — Anggota Komisi II DPR RI dari fraksi PAN MItra FAhruddin MB menekankan kepada Penyelenggaran Pemilu Bawaslu dan KPU Sulawesi selatan untuk benar-benar memberi ruang kepada pemilik hak suara dalam menyalurkan hak pilihnya
Sebab selama ini tingkat partisipasi pemilih yang dianggap rendah sebagai krangnya tingat sosialisasi yang dilakukan penyelenggara pilkada diukalangan masyaraka saat ini.
“Sistem kepemiluan kita sudah lebih baik dari pemilu dan pilkada sebelumnya, namun ada satu persoalan yang hars di selesaikan KPU yakni partisipasi pemilih yang masih rendah,” Kata Mitra Fachruddin
Hingga dikatakan besarnya anggaran yang disalurkan pemerintah untuk menyukseskan Pemilukada khususnya dalam kegiatan Sosialisasi sebagai tidak sesuai dengan apa yang menjadi harapan selama ini.
Sebab dia menilai jika banyak sosialisasi yang di gelar KPU dan BAwaslu sebagai penyelenggaran tidk tepat sasaran, sehingga masyarakat pesimis menyukseskan pelaksanaan pilkada.
“Ya kalau dilihat minimnya partisipasipemiih saat ini keran sosialisasi yang dilakukan KPU tidak tepat sasaran, sehingga masyarakat pesimis untuk menyukseskan pilkada,” Katanya
Bukan itu saja, Komisi II juga berpesan kepada Bawaslu untuk mengantisipasi keterlibatan ASN dalam politik praktis dan money politik yang marak terjadi di musin pilkada.
Hingga migrasi pemilih dari daerah yang tidak menggelar pilkada ke daerah yang menggelar pilkada menjadi salah satu yang juga harus diantisipasi, khsusunya pada dinas Catatan Sipil yang menerbitkan Suket atau pengangti KTP.
“Ini juga penerbitan suket dan migrasi pemilih dari satu daerah ke daerah lain yang harus di waspadai, sebab musim pilkada jelas ada pihak yang akan memanfaatkan hal tersebut untuk kepentingan salah satu kandidat di pilkada nantinya,” Pungkas Mitra. (Upi)




Komentar