Pemerintah – Panitia Ijtima Sepakat Percepat Pemulangan WNA

Suriadi
Suriadi

Kamis, 19 Maret 2020 16:17

Pemerintah – Panitia Ijtima Sepakat Percepat Pemulangan WNA

TROTOAR. ID, MAKASSAR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan dan Panitia Ijtima Dunia 2020 Zona Asia, sepakat untuk mempercepat pemulangan Warga Negara Asing (WNA) yang menjadi peserta Ijtima.

Kedua belah pihak juga menyepakati, untuk disediakannya sejumlah fasilitas bagi seluruh peserta Ijtima, yang saat ini sudah berada di lokasi acara, di Desa Pakkatto, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa.

Di lokasi Ijtima saat ini, para peserta tidur dibawah tenda yang disiapkan panitia, dengan alas seadanya. Ribuan jemaah sudah bersepakat untuk mengakhiri pertemuan tersebut, demi mencegah atau membatasi penyebaran virus Corona atau Covid-19.

Ketua Panitia Ijtima Dunia 2020 Zona Asia, Ali Yubra, mengatakan, berdasarkan anjuran dari pemerintah dalam rangka membatasi penyebaran virus corona, maka pelaksana Ijtima Asia menunda kegiatan Ijtima, dengan langkah-langkah yang telah disiapkan.

Adapun poin penting dalam pembatalan tersebut, kata Ali Yubra, pertama adalah membatalkan kedatangan ulama-ulama dari Bangladesh dan Pakistan, yang sudah dilakukan panitia.

“Ulama-ulama dari Bangladesh dan Pakistan mestinya datang tanggal 18 Maret kemarin, tapi kita batalkan,” ungkapnya, Kamis, 19 Maret 2020.

Selanjutnya, adalah mempercepat proses pemulangan peserta warga negara asing yang tidak ada di medan Ijtima. Sedangkan terhadap warga negara asing yang sudah ada di tempat Ijtima, telah disiapkan tempat khusus untuk mengisolasi, agar terpisah dari orang-orang lokal, dan melakukan pengawasan dengan cara menyediakan tenaga medis untuk memantau kesehatan mereka.

“Yang perlu kami sampaikan, jemaah-jemaah asing yang telah hadir di medan Ijtima ini adalah mereka yang sudah berada di Indonesia dua atau tiga bulan yang lalu, yang visanya masih berlaku, sebelum menyebarnya virus Corona,” jelasnya.

Adapun untuk jemaah lokal, lanjut Ali Yubra, meraka akan dipulangkan secara bertahap secepatnya ke daerah asal mereka masing-masing.

“Demikian penyampaian ini kami sampaikan, semoga Allah SWT menyelamatkan kita semua dari wabah ini, dan semoga memberikan kebahagiaan sempurna kepada kita semua di dunia dan di akhirat,” ucapnya.

Sementara, Gubernur Sulsel, Prof HM Nurdin Abdullah, mengaku, virus Corona atau Covid-19 ini menjadi keprihatinan semua pihak. Presiden sudah mengintruksikan, ini merupakan bencana nasional yang tentu bisa kita atasi dengan disiplin, dan melakukan sosial distancing.

“Harus ada kesungguhan dan keprihatinan semua melalui kedisiplinan. Saya sekali lagi terimakasih kepada seluruh peserta Ijtima Zona Asia, yang tentu ini sesuatu yang kita tidak pernah bayangkan. Tetapi karena kondisi negara kita, maka semuanya harus mengalah,” kata Nurdin Abdullah.

Penundaan kegiatan ini, lanjutnya, merupakan sebuah langkah untuk memotong rantai dan menghindari keramaian, yang dikhawatirkan berdampak pada penyebaran virus Corona.

Sebelum meninjau langsung keadaan peserta Ijtima Dunia Zona Asia di Kabupaten Gowa, seluruh Forkopimda sudah melakukan pertemuan. Adapun tahap dan langkah-langkah taktis telah disiapkan Pemerintah Provinsi Sulsel, baik untuk tempat tinggal sementara, logistik, maupun kendaraan untuk kepulangan peserta Ijtima.

Pertama, menyiapkan tempat yang sangat layak bagi peserta warga negara asing, di salah satu hotel di Makassar. Kedua, pemerintah menyiapkan angkutan bus bagi peserta dari dalam provinsi Sulsel, dan segera berkoordinasi dengan seluruh bupati dan wali kota, untuk untuk mengambil langkah-langkah pencegahan.

Ketiga, menyiapkan Asrama Haji Sudiang untuk menampung peserta dari luar Provinsi Sulsel yang akan kembali ke daerahnya masin-masing

“Seluruh Forkopimda siap untuk menjembatani teman-teman kita yang akan berangkat pulang. Sekiranya ada yang mau mempercepat, kita akan berbicara dengan airlines untuk mempercepat,” jelasnya.

Soal logistik dan sebagainya, pemerintah juga sudah menyiapkan. “Insyaallah tentu kita sepaham dengan apa yang disampaikan tadi oleh panitia, bahwa kita sama-sama prihatin dengan keadaan ini,” pungkasnya. (*)

 Komentar

Berita Terbaru
Politik24 Agustus 2026 17:00
Jelang Pemilu 2029, Gerindra, Golkar dan PDIP Sulsel Pasang Target Tinggi
MAKASSAR, Trotoar.id — Jelang Pemilu 2029, sejumlah partai politik di Sulawesi Selatan mulai memanaskan mesin politik dengan memasang target peroleh...
Parlemen24 Agustus 2026 13:08
DPRD Sulsel Minta Ganti Rugi Lahan Stadion Sudiang Dikaji Mendalam
MAKASSAR, Trotoar.id  — Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sulawesi Selatan meminta pemerintah melakukan kajian secara menyeluruh sebelum menetapkan pem...
Metro24 Agustus 2026 13:08
Pemkot Makassar Siapkan Strategi Bawa Produk Lokal dan Pariwisata ke Pasar Global
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar mulai membuka jalur kolaborasi untuk membawa potensi pariwisata, produk Usaha Mikro, Kecil, dan Mene...
Metro23 Agustus 2026 22:12
Makassar Tuan Rumah, Munafri Sambut 1.173 Peserta MTQ KORPRI Nasional 2026
MAKASSAR, Trotoar.id — Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menyambut 1.173 peserta Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) VIII KORPRI Tingkat Nasional 202...