Saat PDH Militer Keluar Dari Lemari

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Senin, 27 April 2020 13:46

Saat PDH Militer Keluar Dari Lemari

Oleh Egy Massadiah

JAKARTA – Senin pagi ini (27/4/2020), Letnan Jenderal TNI Doni Monardo tampil beda. Tidak seperti biasa, Doni mengenakan pakaian dinas harian (PDH) TNI. Apa mau dikata, ia memang jenderal bintang tiga aktif.

Toh, penampilan Doni tak pelak bikin sejumlah peserta rapat “Tracing dan Tracking ODP” diruang Multymedia lantai 10 gedung Graha BNPB rada terhenyak pada pukul 08.45 pagi ini.

Dari ekspresi mereka, bisa diduga, bermacam komentar yang meluncur dari dalam hatinya. Mulai dari, “Ada apa ya, kok pak Doni pakai baju tentara.” Hingga suara hati yang rada “baper”, “Wow… Pak Doni gagah sekali dengan pakaian tentara.”

Suasana serupa juga muncul lagi saat Doni mengikuti Ratas Presiden Laporan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 via Video Converence pukul 09.30. Sejumlah pejabat eselon 1 BNPB membantin bertanya tanya akan penampilan Doni hari ini.

Tegas

Betapa tidak gagah. Baju PDH warna hijau lengkap dengan pangkat, dan aneka brevet di dada membalut tubuh Doni yang tinggi dan atletis. Termasuk brevet komando baret merah nya.

Baca Juga  Anggaran Awal Rp 4 Miliar Disalurkan oleh Kepala BNPB untuk Pengungsi Gempa di Sulbar

Sudah pakemnya pula, baju dinas militer dijahit secara slimfit, ngepas di badan. Alhasil, tidak heran jika banyak keluarga besar BNPB dan Gugus Tugas Covid yang menatap penampilan Doni pagi ini lebih lama dari biasa. Bahkan ada yang tanpa sadar melongo ekspresinya.

Adalah Egy Massadiah, Tenaga Ahli BNPB yang juga Anggota Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 yang kemudian memotret Doni pagi ini dengan pakaian militer lengkapnya. Egy adalah kawan Doni sejak berpangkat mayor. Sudah hampir 7 minggu ini Egy menemani Doni Monardo tidur di kantor Graha BNPB. Bersama-sama sejumlah staf Gugus Tugas lain memerangi Covid-19.

“Semalam usai berbuka puasa saya mendengar langsung Pak Doni memerintahkan Sersan Gagan, ajudannya, untuk menyiapkan pakaian dinas harian untuk dipakai hari ini. Jadi, ya saya tidak kaget. Tapi saya tahu, kantor pasti ‘geger’, he… he… he….,” kata Egy, sambil terkekeh.

Menurut Egy, sejak menjabat Sesjen Wantanas tahun 2018, ia relatif jarang melihat Doni mengenakan pakaian tentara. Sehari-hari, ia berbusana kemeja putih.

Baca Juga  Ini Harapan Masyarakat Lembang Bulian Massabu Terhadap Prof Andalan

“Hanya sesekali saja ia mengenakan pakaian dinas upacara (PDU) saat menghadiri upacara-upacara di lingkungan militer. Misalnya, saat peringatan HUT TNI 5 Oktober 2019. Seingat saya, itulah terakhir pak Doni memakai seragam militer,” kata Egy yang juga aktivis teater.

Apalagi setelah menjadi Kepala BNPB 9 Januari 2019. Hampir sehari-hari ia mengenakan rompi khas BNPB. Apa pun bajunya, senantiasa ia balut dengan rompi BNPB menjadi ciri khasnya.

Lantas, angin apa yang membuat Doni pagi ini mengenakan pakaian militer? Egy hanya bisa menerka-nerka. “Dalam hal penanganan Covid-19, beliau adalah komandan perang di lapangan. Rasanya, tidak salah jika sesekali ia berpakaian militer. Tanpa berbicara banyak, seragam itu sudah berbicara tentang karakter tegas,” ujar Egy, yang juga dikenal sebagai wartawan senior.

Egy bahkan pernah mendengar langsung ketegasan sikap Doni dalam menjalankan tugas Presiden sebagai Kepala Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19. Intinya, ia akan bertindak tegas terhadap para penghalang dan perintang atas kerja kemanusiaan Gugus Tugas. “Apalagi kalau ada penyimpangan, beliau sangat tegas,” kata Egy.

Baca Juga  DPR RI Menunggu Supres Terkait Calon Kapolri

Egy menerka pula, ketegasan sikap Doni akan disampaikan dalam sejumlah agenda rapat yang sedia dilangsungkan hari ini (27/4/2020). Baik rapat online malalui video conference, maupun rapat langsung di kantor BNPB. “Kehadiran sosok Doni Monardo sebagai Kepala Gugus Tugas dalam busana militer, bisa membangun gairah patriotisme, semangat tempur ‘prajurit’ Gugus Tugas dalam menjalani peperangan melawan Covid-19,” tambah Egy.

Kata kunci dalam peperangan adalah “disiplin”. Tampilnya Doni Monardo berbusana militer tentu harus diartikan sebagai upaya menebar pesan disiplin kepada semua pihak yang terlibat dalam penanganan Covid-19.

Pesan yang sama pula kepada seluruh rakyat Indonesia, agar bersama-sama memerangi wabah dengan sikap disiplin mengikuti anjuran pemerintah.
Disiplin mematuhi untuk tetap di rumah, disiplin untuk tetap mengenakan masker, disiplin untuk rajin mencuci tangan, disiplin untuk menjaga jarak, dan disiplin berpola hidup bersih.(***)

 Komentar

Berita Terbaru
Metro27 Oktober 2026 18:30
Pimpin PSSI Sulsel 2026–2030, Appi Bidik Pembenahan Sepak Bola dan Prestasi Nasional
11 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Munafri Arifuddin resmi menakhodai Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Sulawesi Sel...
Metro27 Oktober 2026 17:25
Makassar Jadi Tuan Rumah KMI 2026, Appi Dorong Musik Jadi Mesin Ekonomi Baru
12 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Kota Makassar mendapat kepercayaan menjadi tuan rumah Konferensi Musik Indonesi...
Metro27 Oktober 2026 16:18
Makassar BERJASA Raih Penghargaan Nasional, Appi-Aliyah Perkuat Perlindungan Pekerja Rentan
9 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Upaya Pemerintah Kota Makassar memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagake...
Metro27 Oktober 2026 14:43
Sulsel Raih Penghargaan Inovasi Membangun Negeri 2026, Transportasi Publik Jadi Sorotan
9 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO JAKARTA, Trotoar.id — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan kembali meraih apresiasi di tingkat nasional...