Ajudan Doni Monardo Mencari Dokter Tugas

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Jumat, 01 Mei 2020 23:03

Ajudan Doni Monardo Mencari Dokter Tugas

Oleh Egy Massadiah dari Markas Gugus Tugas Covid 19

TROTOAR.ID, JAKARTA – Topik “Dokter Tugas” menjadi pemicu senyum bahkan membuat sebagian penghuni Graha BNPB, di Jl Pramuka, Jakarta Timur terpingkal. Wabil khusus, warga lantai 10, yang dikenal sebagai lantai Kaban (Kepala Badan), Letjen TNI Doni Monardo dan staf.

Apa pasal? Begini kisahnya. Hari itu, Kamis (30/4/2020), Doni Monardo yang juga Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 baru saja mendapat kiriman paket ramuan dari Nusa Tenggara Timur (NTT). Ramuan herbal ala NTT yang terbukti ampuh menangkal virus corona. Ramuan dari NTT tadi mengandung beberapa rempah lokal.

Doni Monardo tertarik, bukan semata-mata percaya ihwal khasiat ramuan NTT tadi. Ia tertarik lebih karena, secara statistik daerah penghasil ramuan tadi memang minim kasus Covid-19.

Singkat kalimat, paket itu pun akhirnya mendarat di kantor Graha BNPB yang sekarang juga menjadi markas lintas kementerian/lembaga dan organisasi untuk menangani pandemi Covid-19. Demi menerima kiriman paket itu, Doni segera memanggil Sersan Gagan, ajudannya.

Sigap Sersan Gagan menghadap dan memberi hormat. “Tolong panggil Dokter Tugas atau Dokter Agung,” perintah Doni singkat dan tegas. Dengan sikap correct, Sersan Gagan pun menjawab, “Siap!”

Baca Juga  “Ketupat Semangat” Wisma Atlet dari Doni Monardo

Sersan Gagan melenting ke lantai 15, dan menanyakan dokter tugas. Ketika mendapat jawaban Dokter Tugas tidak ada di tempat, Sersan Gagan bertanya, “Kalau Dokter Agung ada dimana?” Ia pun mendapat jawaban, “Dokter Agung sedang bertugas.”

Tanpa banyak tanya-jawab, Sersan Gagan yang pernah bertugas di Korps Paspampres turun satu lantai, ke lantai 14. Di situ berkantor Tim Pakar Gugus Tugas Prof Wiku Adisasmito.

Sersan Gagan juga tahu, di lantai 14, banyak bercokol para dokter muda yang siaga. Sersan Gagan kembali bertanya tentang dokter tugas. Para dokter yang ditanya, saling tatap. Sersan Gagan memperjelas maksudnya, “Siapa dokter yang bertugas hari ini?”

Tentu saja Sersan Gagan mendapat jawaban, “Kami semua sedang bertugas.” Lega rasanya hati Gagan.

Ia segera menyambar salah satu dokter, “Mari, salah satu ikut saya, dipanggil Bapak.”
Berdua mereka turun ke lantai 10, dan bergegas pula menuju ruang kerja Doni Monardo. Ketuk pintu, beri hormat, dan melapor, “Izin, ini dokter tugasnya, pak!”

Baca Juga  Aset Tanah Milik NA Disita KPK, Djusman AR: Unsur TPPU Terpenuhi

Doni Monardo menatap dokter dengan ekspresi yang sulit digambarkan. Antara kaget, tidak percaya, sekaligus tidak paham.

Kemudian Doni Monardo menatap Sersan Gagan, dengan ekspresi serupa. Lalu, Sersan Gagan dan dokter itu gantian yang saling pandang-memandang.

Untuk beberapa saat, suasana menjadi sangat hening. Jika bisa digambarkan, tiga orang: Doni Monardo, Sersan Gagan, dan dokter muda tadi, berkecamuk dengan pikiran yang mendadak kikuk dan membingungkan.

Doni Monardo mungkin saja berpikir, “Apa yang salah dengan perintahku ya?

Sersan Gagan bisa jadi berpikir, “Katanya disuruh memanggil dokter tugas. Dokternya sudah saya bawa, kok Bapak diam saja?” telan Gagan dalam hati.

Si dokter muda bisa jadi berpikir, “Aduh… apakah aku ada salah?”

Ketegangan spontan mereda ketika Doni Monardo tertawa, dan menyadari apa yang terjadi.

Demi melihat Doni Monardo tertawa, Sersan Gagan dan dokter –boro-boro ikut tertawa—yang ada makin bingung.

“Gagan! Yang saya maksud, cari Dokter Tugas. Tugas itu nama orang. Dokter Tugas, bukan dokter yang sedang bertugas,” kata Doni menjelaskan sekaligus mencerahkan pikiran yang terlanjur bersimpang-siur di benak Sersan Gagan dan dokter tadi. Keduanya segera menghilang dari hadapan Doni Monardo, sambil menahan tawa.

Baca Juga  Ketua Umum: BM PAN Sulsel Harus Jadi Simbol Kelahiran Tokoh Milennial Bangsa

Siapa dokter Tugas? Dia adalah Mayor Jenderal TNI Dr dr Tugas Ratmono, Kepala Pusat Kesehatan TNI-AD (Kapuskesad). Sebelumnya, ia menjabat Ketua Komite Medik di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta.

Dokter Tugas Ratmono yang juga dokter spesialis syaraf (neurologi) merupakan lulusan Sekolah Perwira Militer Sukarela ABRI (Sepamilsuk) tahun 1989. Beberapa jabatan yang pernah diemban antara lain Kadep Syaraf, Dirjianbang dan Anggota Medik.

Hampir setiap hari, Dokter Tugas kini berkantor di Graha BNPB, mem-back-up Letjen TNI Doni Monardo sebagai Kepala Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

Begitulah keseluruhan “tonil” Sersan Gagan Mencari Dokter Tugas. Cukup menghibur bagi penghuni Graha BNPB yang sudah memasuki minggu ke-8 menginap di kantor, sahur dan berbuka puasa.

Alhasil, jelang buka puasa Kamis (30/4/2020), saat saya berpapasan dengan Sersan Gagan di dekat mushola lantai 10, spontan saya melempar sapaan “mesra”… ,”Halooo dokter Tugas….” (*)

 Komentar

Berita Terbaru
Parlemen28 Oktober 2026 20:49
Perjuangkan Hak Daerah atas Keuntungan Tambang, Pansus DPRD Sulsel Temui Kementerian ESDM
JAKARTA, Trotoar.id — Sulawesi Selatan tidak boleh hanya menjadi wilayah eksploitasi sumber daya alam tanpa memperoleh manfaat yang optimal bagi pem...
Metro28 Oktober 2026 20:34
Naoemi Octarina Dukung Sekolah Rakyat, Perkuat Akses Pendidikan dan Masa Depan Anak
MAKASSAR, Trotoar.id — Pendidikan menjadi salah satu kunci untuk memutus mata rantai ketimpangan sosial dan membuka peluang masa depan yang lebih ba...
Daerah28 Oktober 2026 17:08
Barru Bidik Investasi Rp1,7 Triliun, Sekda Teken LoI Pembangunan Pabrik Bawang Putih
MAKASSAR, Trotoar.id — Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan, membidik peluang investasi senilai Rp1,7 triliun melalui rencana pembangunan pabrik pengol...
Metro28 Oktober 2026 16:27
Darmawangsyah Muin Resmi Jadi Bupati Gowa Definitif, Tantangan Pembangunan Menanti
MAKASSAR, Trotoar.id — Kepemimpinan pemerintahan Kabupaten Gowa memasuki babak baru. Darmawangsyah Muin resmi dilantik sebagai Bupati Gowa definitif...