TROTOAR. ID, MAKASSAR – Memasuki minggu kedua pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Makassar, Penjabat Wali Kota Makassar M. Iqbal Suhaeb mengaku agar mengambil langkah tegas dalam melakukan kontrol di lapangan.
Selama PSBB ini, dan selama virus corona masih menyebar di kota Makassar ini, Iqbal mengatakan tidak ada toleransi untuk berkumpul, termasuk di rumah-rumah ibadah.
“Tidak ada toleransi untuk berkumpul-kumpul dijalan, di lorong dan rumah ibadah atau berada di pemukiman-pemukiman padat.” Kata Iqbal
Baca Juga :
Ia menegaskan setelah keluarnya hasil rapid test yang dilakukan di salah satu masjid di daerah Tamalate. Ternyata ada tiga jemaah yang dinyatakan positif.
Dari basil itu bertanda jika ditempat tersebut sudah ada beredar virus corona. Hingga mengajak masyarakat untuk mendukung langkah memutus mata rantai penularan
Namun tetap tidak ada toleransi sama sekali dan untuk semua tempat-tempat ibadah agar ditutup untuk sementara. Untuk menghindari terjadinya transmisi lokal perpindahan virus corona tersebut.
Karena tidak pernah ada yang tahu siapa yang merupakan Orang Tanpa Gejala (OTG) dan siapa yang merupakan carrier yang bisa saja datang ke tempat tersebut dan akhirnya bisa menjakiti semua.
Contoh kasus, Hasil rapid test di salah satu masjid di Tamalate terhadap 59 jemaahnya, semalam menurut Iqbal ditemukan 3 orang positif Covid-19.
“Di minggu kedua ini kami akan semakin tegas sebab kita tidak mau (PSBB) ini harus diperpanjang. Jadi kita usahakan akan tegas sepanjang minggu kedua ini. Supaya tidak ada lagi kejadian transmisi-transmisi lokal,” pungkasnya.
Namun yang paling penting kata Iqbal agar masyarakat tetap taat dan kalau bisa tidak ada kontak antara satu dan yang lainnya dan tetap di rumah.
”Jika kita taat, PSBB ini insya Allah akan berhasil,” katanya lagi.
Iqbal menambahkan selama PSBB minggu pertama ini banyak hal yang menjadi bahan evaluasi. Antara lain akan mengevaluasi perlunya diperkuat lagi pengawasan di dalam kota.
“Ternyata selama ini check point yang ada di perbatasan-perbatasan itu sudah efektif. Nah di dalam kota juga yang harus di perbanyak lagi,” terang Iqbal.
Masih ada satu dua yang terlihat tidak menggunakan masker dan kadang-kadang juga masih ada yang berboncengan motor. Hal ini akan lebih dipertegas lagi di check point yang ada dengan harapan ke depan masyarakat bisa lebih taat lagi.(***)




Komentar