Wagub Bantu Bibit Sayur dan Ikan untuk Warga Bara-Baraya

Suriadi
Suriadi

Selasa, 02 Juni 2020 17:03

Wagub Bantu Bibit Sayur dan Ikan untuk Warga Bara-Baraya

TROTOAR. ID, MAKASSAR – Wakil Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, menilai, pemanfaatan pekarangan menjadi salah satu solusi untuk menjaga ketahanan pangan keluarga di tengah kondisi pandemi Covid-19.

Hal tersebut disampaikan saat mengunjungi lahan produktif warga Jalan Abubakar Lambogo, Lorong 4 RW 3, Kelurahan Bara-Baraya, Kecamatan Makassar, Kota Makassar, Selasa, 2 Juni 2020.

Menyusuri lorong itu, dirinya sampai di sebuah lahan yang ditanami beragam tumbuhan. Lahan yang diinisiasi oleh masyarakat sekitar ini telah ditanami cabe.

Wagub Sulsel mengapresiasi antusiasme warga sekitar yang ikut dalam memanfaatkan lahan kosong itu. Mulai dari masyarakat, kelompok majelis taklim, LPM, penyuluh, Camat, dan Lurah Bara-baraya.

“Kegiatan ini untuk meningkatkan fungsi ketahanan pangan keluarga dengan memanfaatkan space kosong pekarangan lorong di masa pandemi Covid-19,” jelas Andi Sudirman. Dirinya pun mengarahkan warga untuk serius dalam membenahi lahan tersebut.

“Membantu budidaya ikan, tanaman sayur dengan memanfaatkan pekarangan rumah. Ini dapat membantu untuk mengurangi beban pengeluaran warga butuh perhatian khusus untuk kebutuhan sehari-harinya. Semoga ini bermanfaat untuk masyarakat,” ujarnya.

Dengan adanya budidaya ikan dan sayuran di pekarangan kosong, kata dia, bisa membawa banyak manfaat di tengah pandemi Covid-19.

“Masyarakat tidak harus setiap hari ke pasar, sehingga bisa menghemat pengeluaran belanja rumah tangga bagi warga. Ini juga bisa bernilai ekonomis di kemudian hari, bisa menjadi usaha kecil milik warga di tingkat RT RW,” terangnya.

Menurutnya, peluang budi daya lahan produktif di Makassar sangat besar. Terlebih di situasi ekonomi yang kian terpukul akibat wabah virus corona.

“Inovasi dalam membangun ketersediaan dilakukan juga secara stimulan dengan memanfaatkan lahan pekarangan warga dengan metode vertical garden,” ungkapnya.

Diketahui, vertical garden atau kebun vertikal atau sering disebut pula dengan dinding hijau, dinding hidup, biowalls, atau ecowalls, adalah metode bercocok tanam dengan menggunakan lahan yang sempit dan terbatas dengan menggunakan dinding atau ruang secara vertikal, dengan menutupinya dengan tumbuhan yang tumbuh di atas media tanam.

Selain itu, lahan-lahan tidur yang tidak produktif dapat diubah menjadi kebun-kebun demontration plot (Demplot) di tiap daerah sebagai bahan pembelajaran dan sekaligus menggaet masyarakat agar tertarik melakukan hal serupa.

Salah seorang warga, Jumadi, mengaku, bantuan ini pun sangat bermanfaat bagi lahan pekarangan. Karena, membuat lebih sejuk dan asri daerah permukiman warga dengan banyaknya tumbuhan.

“Sangat bermanfaat, selain untuk kebutuhan, saya pribadi juga menjadikan tempat ini sebagai hiburan. Masyarakat juga sering datang,” jelasnya.

Sebulan yang lalu atau tepatnya 2 Mei 2020, Wagub Sulsel mengunjungi lokasi itu. Di sana, Wagub Andi Sudirman menyalurkan bantuan paket sembako kepada masyarakat terdampak kondisi pandemi Covid-19. (*)

 Komentar

Berita Terbaru
Politik24 Agustus 2026 17:00
Jelang Pemilu 2029, Gerindra, Golkar dan PDIP Sulsel Pasang Target Tinggi
MAKASSAR, Trotoar.id — Jelang Pemilu 2029, sejumlah partai politik di Sulawesi Selatan mulai memanaskan mesin politik dengan memasang target peroleh...
Parlemen24 Agustus 2026 13:08
DPRD Sulsel Minta Ganti Rugi Lahan Stadion Sudiang Dikaji Mendalam
MAKASSAR, Trotoar.id  — Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sulawesi Selatan meminta pemerintah melakukan kajian secara menyeluruh sebelum menetapkan pem...
Metro24 Agustus 2026 13:08
Pemkot Makassar Siapkan Strategi Bawa Produk Lokal dan Pariwisata ke Pasar Global
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar mulai membuka jalur kolaborasi untuk membawa potensi pariwisata, produk Usaha Mikro, Kecil, dan Mene...
Metro23 Agustus 2026 22:12
Makassar Tuan Rumah, Munafri Sambut 1.173 Peserta MTQ KORPRI Nasional 2026
MAKASSAR, Trotoar.id — Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menyambut 1.173 peserta Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) VIII KORPRI Tingkat Nasional 202...