Masjid Al Markaz Makassar Mulai Laksanakan Salat Jumat

Suriadi
Suriadi

Kamis, 04 Juni 2020 19:57

Masjid Al Markaz Makassar Mulai Laksanakan Salat Jumat

TROTOAR.ID, MAKASSAR– -Pengurus Masjid Al-Markaz Al-Islami Jenderal M Jusuf Makassar, Sulawesi Selatan akhirnya memutuskan untuk kembali menyelenggarakan Salat Jumat, mulai hari ini 5 Juni 2020.

Diketahui, sejak wabah Corona merebak tiga bulan terakhir, salah satu masjid terbesar di Sulsel ini ditutup untuk semua kegiatan keagamaan, termasuk Salah Jumat. Tercatat sebanyak 12 kali salat Jumat di Masjid Al-Markaz Al-Islami ditiadakan. Hal itu sebagai upaya untuk memutus mata rantai penyebaran virus Corona di Sulsel.

Keputusan untuk kembali menggelar Salat Jumat berjamaah disepakati dalam rapat antara Yayasan Islamic Center (YIC) Al-Markaz Al-Islami, Badan Pengurus Harian dan Badan Takmir, Kamis (4/6). Rapat tersebut dipimpin langsung Ketua Umum YIC, Basri Hasanuddin dan dihadiri para pengurus teras Masjid Al-Markaz Al-Islami.

Basri mengatakan, untuk pelaksanaan Salat Jumat di Masjid Al-Markaz Al-Islami, pihaknya akan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Oleh karena itu, dia meminta bagi jamaah yang hendak melaksanakan salat Jumat di Al-Markaz wajib mengiktui protokol kesehatan yang ditetapkan.

“Setelah melakukan kajian dengan mempertimbangkan banyak hal, termasuk Edaran Dewan Masjid Indonesia dan juga koordinasi dengan Gugus Penanganan Covid-19 Sulawesi Selatan, maka diputuskan, Masjid Al-Markaz kembali memfasilitasi Salat Jumat. Tentu dengan protokol kesehatan yang ketat,” terang Basri.

Basri menjelaskan, protokol kesehatan yang harus dipatuhi setiap jamaah antara lain, wajib mengenakan masker, membawa sajadah sendiri, dan menjaga jarak dalam shaf. Untuk itu, pihaknya mengharapkan kerjasama dari jamaah untuk mematuhi protokol kesehatan tersebut.

Meski telah dibuka untuk umum, lanjut Basri, namun pengurus Masjid Al-Markaz tidak akan membuka semua pintu akses masuk ke masjid. Hanya beberapa pintu yang akan dibuka, dengan menempatkan petugas di depan pintu untuk mengontrol jamaah yang datang.

“Untuk pelaksanaan Salat Jumat direncanakan tidak ada sistem bergiliran. Pelaksanaan salat Jumat hanya akan dilakukan hanya satu gelombang saja,” tegasnya.

Basri menambahkan, Masjid Al-Markaz Al-Islami dalam keadaan normal mampu menampung lebih dari 10 ribu jamaah. Namun, karena diberlakukan ada jarak antara jamaah dalam shaf, maka diperkirakan jumlah jamaah akan berkurang dari jumlah biasanya.

“Kami mengantisipasinya dengan membuka semua area masjid untuk pelaksanaan salat Jumat, mulai dari lantai satu, lantai dua dan lantai tiga, serta halaman masjid. Di semua area itu, jamaah wajib mengikuti protokol kesehatan yang sudah diatur secara ketat,” pungkasnya.

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah28 Juni 2026 21:56
Bulukumba Lampaui Target, Libatkan 3.054 Ayah dalam Gerakan Ayah Hadir
BULUKUMBA, TROTOAR.ID — Kabupaten Bulukumba menorehkan capaian membanggakan dalam pelaksanaan Gerakan 33.000 Ayah Hadir tingkat Provinsi Sulawesi Se...
Daerah28 Juni 2026 21:53
Bupati Barru Hadiri Penamatan Santri ke-84 DDI Mangkoso, Tegaskan Peran Pesantren Cetak Ulama dan SDM Unggul
BARRU, TROTOAR.ID — Pondok Pesantren DDI Mangkoso kembali menegaskan perannya sebagai kawah candradimuka dalam melahirkan ulama serta sumber daya ma...
Metro28 Juni 2026 18:39
Wakil Wali Kota Makassar Lepas Peserta Jalan Sehat Peringati International Day of the Midwife dan HUT IBI ke-75
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, secara resmi melepas ratusan peserta Jalan Sehat dalam rangka memperingati In...
Metro28 Juni 2026 18:37
Usai Penertiban PKL, Dinas PU Makassar Kebut Normalisasi Drainase dan Perbaikan Trotoar di Mariso
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) bergerak cepat menindaklanjuti penertiban lapak Pedagang Kaki Lima...