Pembayaran Listrik Membengkak, DPRD Makassar RDP Bersama PLN

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Kamis, 11 Juni 2020 18:34

Pembayaran Listrik Membengkak, DPRD Makassar RDP Bersama PLN

TROTOAR.ID, MAKASSAR — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar menggelar rapat dengar pendapat bersama dengan Perusahaan Listrik Negara (PLN)  UIW Sulselrabar untuk membahas terjadinya pembengkakan tagihan listrik rumah tangga di tengah pemberlakukan PSBB dan Pandemi virus corona 

Rapat Dengar pendapat yang dilakukan di ruang Komisi D DPRD Kota Makassar dihadiri wakil ketua DPRD Makassar Nurhaldin NH, dan sejumlah anggota Komisi D kamis 11 Juni 2020. 

Dalam RDP Tersebut Ketua Komisi D Wahab Tahir berharap PLN dapat menjelaskan penyebab terjadinya pembengkakan tagihan listrik rumah tangga, sementara Tarif Dasar Listrik (TDL) tidak ada kenaikan. 

Baca Juga  Pembangunan Sirkuit Balap di Untia, DPRD Makassar: Anggarannya Hampir 25 M

“Tolong PLN jelaskan kepada kami penyebab terjadinya kenaikan tarif dasar listrik rumah tangga yang banyak dikeluhkan masyarakat, termasuk kami-kami ini<” kata wahab Tahir 

Hingga dia berpesan kepada pihak perwakilan PLN yang hadir dalam RDP, untuk secara gamblang menjelaskan kepada masyarakat penyebab terjadinya lonjakan pembayaran rekening listrik, agar masyarakat memahami kondisi yang sebenarnya terjadi. 

“Berikan pemahaman kepada masyarakat Jangan juga PLN berdiam diri dengan lonjakan pembayaran listrik, apalagi saat ini pandemi masyarakat rentan mendapat informasi yang jelas, sebagian besar telah menerima, yang tidak menerima pembengkakan pembayaran,” tambahnya.

Baca Juga  Dua Staf DPRD Makassar Positif Corona, Masuk Ke Gedung Wakil Rakyat Harus Bebas Covid

Wabah pun berharap agar pihak PLN tidak menutup diri dengan keluhan warga, seharusnya PLN harus segera merespon keluhan masyarakat, jangan nanti ribut baru ingin menjelaskan dan seharusnya persoalan ini dapat diselesaikan dengan komunikasi dua arah, agar warga benar-benar paham dan tidak ada kekeliruan.

Selain rumah warga, Wahab juga berharap PLN memberi relaksasi terhadap rumah ibadah dan tempat-tempat sentral edukasi yang melahirkan manusia-manusia unggul.

“Mohon rumah ibadah atau tempat-tempat yang melahirkan manusia unggul untuk diberi kebijakan relaksasi tagihan listrik,” tegas dia.

Baca Juga  Dewan Sebut Banyak Kepala Dinas di Lingkup Pemkot Makassar Tidak Paham Tupoksinya, Perlu Diganti?

Dalam kesempatan itu, Senior Manager Niaga dan Pelayanan Pelanggan PLN UIW Sulselrabar, Sudirman menjelaskan kenaikan tagihan listrik disebabkan terjadinya lonjakan penggunaan listrik saat penerapan PSBB, dan juga akibat tidak dilibatkannya pencatat meteran sehingga PLN menggunakan perkiraan nilai pengguna rata-rata tiga bulan terakhir 

“Murni ini semua karena pemakaian, dan kami juga minta maaf karena petugas  pencatat meteran tidak  turun mencatat, makanya kami menggunakan nilai rata-rata pemakaian tiga bulan terakhir” Pungkasnya (Rin)

 Komentar

Berita Terbaru
Parlemen27 Oktober 2026 00:51
Pansus DPRD Sulsel Sepakat Tak Naikkan Tarif PKB dan BBNKB, Konsultasikan Perubahan Perda ke Kemendagri
4 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO JAKARTA, Trotoar.id — Panitia Khusus (Pansus) DPRD Provinsi Sulawesi Selatan yang membahas perubahan Pe...
Parlemen27 Oktober 2026 00:46
Pansus DPRD Sulsel Dorong Dana Abadi Kebudayaan dan Perlindungan Masyarakat Adat
7 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO JAKARTA, Trotoar.id — Panitia Khusus (Pansus) Pemajuan Kebudayaan DPRD Sulawesi Selatan mendorong pengu...
Metro26 Oktober 2026 14:44
Stadion Untia Mulai Ditimbun, Appi Kejar Target Rampung Akhir 2027
9 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Pembangunan Stadion Untia di Kecamatan Biringkanaya, Makassar, mulai memasuki ta...
Politik26 Oktober 2026 00:44
Menteri UMKM Maman Abdurahman, NH hingga IAS Bernyanyi Bersama Wali Band Hibur Warga Makassar
8 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Panggung Pesta Rakyat Partai Golkar di Kota Makassar tak hanya menjadi ruang hib...