Pemerintah Akan Siapkan Tempat Tinggal Sementara Untuk Warga Terdampak Banjir di Luwu Utara

ANTI CIBOL
ANTI CIBOL

Jumat, 17 Juli 2020 15:37

Pemerintah Akan Siapkan Tempat Tinggal Sementara Untuk Warga Terdampak Banjir di Luwu Utara

TROTOAR. ID, LUWU UTARA, – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel dan Pemkab Luwu Utara (Lutra), akan menyiapkan tempat tinggal sementara untuk warga terdampak banjir.

Diketahui, banjir bandang yang terjadi di Lutra mengakibatkan 24 warga meninggal dunia, dan 69 dinyatakan hilang.

Ratusan rumah warga juga hanyut, dan mereka tinggal di 39 titik pengungsian. “Kami bersama Bupati Luwu Utara akan menyiapkan hunian sementara. Jadi sekarang Insyaallah kami bersama TNI/Polri bekerja sama untuk melanjutkan tugas sementara,” kata Gubernur Sulsel, Prof HM Nurdin Abdullah, usai meninjau bencana banjir di Kabupaten Lutra, Kamis, 16 Juli 2020.

Nurdin Abdullah berbincang langsung dengan warga yang ada di lokasi pengungsian, serta mengecek tenda-tenda yang dibangun darurat. Ia tidak ingin warga sakit dan berharap secepat mungkin kehidupan mereka kembali stabil.

“Kita sudah lihat sekeliling, mereka hanya minta itu saja, kalau bisa ada tempat tinggal sementara,” ujarnya.

Sedangkan, Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani, mengapresiasi atensi yang diberikan oleh Pemprov Sulsel dan pemerintah pusat. Termasuk perbaikan dan penyediaan fasilitas yang akan diberikan.

“Atas atensi yang sangat luar biasa dari Pak Menteri dan jajaran Pak Gubernur sehingga kami merasa tidak sendiri dan Insyallah dengan langkah-langkah yang kita lakukan oleh pemerintah dari Menteri PUPR, yang disampaikan tadi saya kira akan mempercepat daerah ini untuk kembali pulih dan bangkit,” terangnya.

Pemkab Luwu Utara juga akan berusaha untuk menyiapkan segala keperluan pemulihan bahu-membahu bersama pemerintah provinsi dan pemerintah pusat untuk mengatasi banjir dan dampak yang ditimbulkan.

Salah satu desa yang dikunjungi Gubernur adalah Desa Meli di Kecamatan Baebunta, sebanyak 480 Kepala Keluarga mengungsi.

Diketahui, dari data Pusat Pengendali Operasi (Pusdalops) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memonitor 4.930 keluarga di enam kecamatan terdampak banjir bandang di Kabupaten Luwu Utara, Provinsi Sulawesi Selatan. (*)

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah16 Mei 2026 22:34
Saksikan Peresmian KDKMP oleh Presiden Prabowo, Bupati Sidrap Tegaskan Dukungan Penuh
SIDRAP, TROTOAR.ID — Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap) menghadiri peresmian pengoperasian 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang dir...
Metro16 Mei 2026 22:29
Pemkot Makassar Tegaskan Isu Anggaran Rp10 Miliar Makan Minum Wali Kota adalah Hoaks
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Kota Makassar menegaskan bahwa informasi yang beredar di media sosial terkait anggaran Rp10 miliar untuk makan dan...
Metro16 Mei 2026 18:43
Bunda Forum Anak Dorong Generasi Penerus Jadi Pelopor Perubahan
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Bunda Forum Anak Kota Makassar, Melinda Aksa, membuka secara resmi kegiatan Pemilihan Duta Anak Kota Makassar Tahun 2026 yang...
Metro16 Mei 2026 18:32
Sulsel Matangkan Persiapan MTQ VIII KORPRI Nasional 2026
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui Pengurus Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) terus mematangkan persiapan p...