Makassar, Trotoar.id – Redaksi Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Profsesi Universitas Negeri Makassar (UNM) diserang orang tak dikenal (OTK), yang bertempat di Jalan Mallengkeri Luar No 25 Kota Makassar. Kejadian tersebut sekitar pukul, 12.30 Wita, Sabtu (5/9). Dua kaca redaksi rusak akibat hantaman batu.
Pimpinan Umum LPM Profesi UNMmenduga diduga akibat pemberitaan tabloid Profesi edisi 242.
Namun hingga saat ini, Profesi masih melakukan penelusuran lebih lanjut, “Tadi pagi saya sempat ditanya teman untuk hati-hati. Saya juga katanya dicari. Informasinya karena tidak terima dengan pemberitaan kami,” kata Muh Sauki Maulana.
Baca Juga :
Sauki akan melaporkan kasus penyerangan itu ke pihak kepolisian. Barang bukti pelemparan telah diamankan untuk menguatkan laporanny
“Kami akan bertindak tegas, bukti batu yang dilempar masih kita simpan. Ini bukti kuat,” tandasnya.
Ia juga masih menunggu itikad baik dari oknum yang melakukan pelemparan. Jika tidak, kasus ini akan diselesaikan secara hukum.
“Saya belum mau sebut siapa dulu, tapi kami sudah punya info. Kami tunggu di redaksi untuk minta maaf agar masalah ini tidak usah diperpanjang,” tegas dia melalui halaman Profesi UNM.
Kronologi penyerangan
Redaksi LPM Profesi UNM diserang orang tak dikenal (OTK) pada hari Sabtu (5/9) pukul 12.30 Wita dini hari.
Saat diserang, pagar dan pintu redaksi telah tertutup. Dalam ruangan, beberapa orang sudah tidur, dan pengurus lainnya sedang mengerjakan tugas laporan kepanitiaan.
Tiba-tiba, suara “brakkkk” terdengar. Dua buah batu menembus jendela kaca masuk ke dalam redaksi. Hampir saja batu itu mengenai pengurus yang sedang tidur.

Kaca berhamburan. Pengurus yang sedang mengerjakan laporan kepanitiaan tiba-tiba kaget dan keluar melihat apa yang terjadi.
OTK yang melempar batu itu sudah tidak ada. Mereka kabur.
Pengurus kemudian berkumpul, dan mengecek situasi di luar redaksi. Warga yang berada di sekitar redaksi datang dan melihat langsung di lokasi.
Tidak berselang beberapa waktu, Pemimpin Umum LPM Profesi UNM, Muh Sauki Maulana, langsung ke kantor Polisi Sektor Tamalate untuk melaporkan kejadian ini.
Hingga saat ini, pengurus dan sejumlah warga masih berjaga di depan Redaksi LPM Profesi UNM. (Alam)



Komentar