Pemkot dan KPU Makassar akan Rapid Test 16 Ribu Petugas KPPS

ANTI CIBOL
ANTI CIBOL

Selasa, 20 Oktober 2020 18:07

Pemkot dan KPU Makassar akan Rapid Test 16 Ribu Petugas KPPS

TROTOAR. D MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar bersama Komisi Pemilihan Umum Kota Makassar berencana melakukan Rapid Test massal terhadap 16 Ribu petugas Kelompok Penyelengara Pemungutan Suara (KPPS) yang akan bertugas menjadi panitia di TPS saat hari pencoblosan, Rabu, 9 Desember 2020.

Hal tersebut terungkap saat berlangsung pertemuan Pj Walikota Makassar, Prof Rudy Djamaluddin bersama sejumlah anggota KPU Makassar di Rumah Jabatan Walikota Makassar, Selasa (20/10/2020).

Rencananya, ribuan petugas KPPS tersebut akan menjalani Rapid Test massal di sejumlah Puskesmas di Kota Makassar mulai tanggal 14 November hingga 20 November mendatang.

Baca Juga  Kota Makassar Vaksin 500 Pekerja Media Penyiaran di Peringatan Harsiarnas

“Kami mendukung penuh rencana teman-teman KPU yang selalu mengedepankan aspek kesehatan dalam setiap proses pelaksanaan tahapan Pilwali. Termasuk Rapid Test untuk petugas KPPS. Insya Allah Pemkot Makassar melalui Dinas Kesehatan akan membantu, baik itu tenaga medis maupun tempat pelaksanaannya” ujar Prof Rudy.

Baca Juga  Bukan ADAMA, Aliansi Komunitas Ojol Milih Menangkan Dilan, Ini Alasannya

Pada kesempatan ini, Prof Rudy kembali mengingatkan untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap wabah Covid-19 yang saat ini masih menjadi pandemi dunia, termasuk di Kota Makassar.

Pada kesempatan ini, Ketua KPU Kota Makassar, M. Faridl Wajdi juga menyampaikan rencana pelaksanaan debat pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Makassar yang akan digelar sebanyak tiga kali.

“Debat pertama dan kedua kemungkinan kita gelar di Jakarta pada minggu pertama dan minggu terakhir di bulan November. Sedangkan debat yang ketiga kita akan lakukan di Makassar, tepatnya di awal bulan Desember atau dihari terakhir masa kampanye” ujar M. Faridl Wajdi.

Baca Juga  Artis Berinisial AP Ditangkap di Jakarta Timur, Polda Metro Sedang Mendalami

Menurutnya, dalam debat tersebut penerapan protokol kesehatan akan menjadi perhatian utama.

“Itu sudah jelas diatur dalam Peraturan KPU. Jadi hanya beberapa saja perwakilan dari setiap paslon yang hadir, termasuk perwakilan dari KPU dan Bawaslu yang juga dibatasi” ujarnya.

 Komentar

Berita Terbaru
Metro06 November 2026 13:51
Dukcapil Makassar Tembus Tiga Pulau Terluar, Petugas Rela Bermalam Demi Layani Warga
MAKASSAR, Trotoar.id — Jarak geografis tidak boleh menjadi penghalang bagi masyarakat untuk mendapatkan pelayanan pemerintah. Prinsip itulah yang ki...
Metro06 November 2026 13:45
Sambut HUT ke-419 Makassar, Dinas PU Libatkan 15 Kecamatan dalam Lomba Kebersihan Drainase dan Penataan Lorong
MAKASSAR, Trotoar.id — Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-419 Kota Makassar, Pemerintah Kota Makassar mulai menggerakkan berbagai kegiatan yang ber...
Daerah06 November 2026 13:38
Bupati Syaharuddin Alrif Usulkan 400 Rumah Sejahtera Terpadu ke Kemensos, Sidrap Berpeluang Jadi Kabupaten Percontohan
JAKARTA, Trotoar.id — Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, terus memperkuat komunikasi dengan pemerintah pusat untuk mempercepat pe...
Daerah06 November 2026 13:23
Syaharuddin Alrif Ungkap Strategi dan Inovasi Pembangunan Sidrap di Podcast A-Talk Apkasi
SIDRAP, Trotoar.id — Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, memaparkan berbagai capaian pembangunan, strategi pengentasan kemiskinan,...