Bupati Bantaeng Buka Orientasi Penyusunan Perubahan RPJMD 2018-2023

TROTOAR. ID, MAKASSAR –– Dalam rangka Penyusunan Perubahan RPJMD Kabupaten Bantaeng Tahun 2018 – 2023, para Kepala SKPD lingkup Pemerintah

Kabupaten Bantaeng bersama-sama menghadiri orientasi penyusunan Perubahan tersebut yang diselenggarakan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah di Ruang Pertemuan Hotel Kirei, Jl. Raya Lanto, Rabu Pagi.

Keberadaan RPJMD Kabupaten Bantaeng Tahun 2018 – 2023 telah memasuki pelaksanaan tahun ke 2 dalam periode ini. Perubahan atas dokumen RPJMD telah diatur dalam Permendagri 86 Tahun 2017 pasal 342 yang menyatakan bahwa dalam rangka efektifitas perubahan RPJMD tidak dapat dilaksanakan apabila sisa masa berlaku RPJMD kurang dari 3 tahun.

Kepala Bappeda Bantaeng, Muh. Dimiati Nongpa saat memberikan gambaran umum mengatakan bahwa ada beberapa hal dimana Pemkab Bantaeng telah mencapai bahkan melampaui target RPJMD. Seperti laju pertumbuhan ekonomi di tahun 2019 yang mencapai 10,75%, ini merupakan laju pertumbuhan tertinggi di Sulsel. Sementara target RPJMD tahun 2019 hanya 7,75%.

Dalam hal penanggulangan kemiskinan yang mencapai 9,03%, ini melampaui target yang ditetapkan yakni sebesar 9,24%. Tingkat pengangguran mencapai 3,98% di tahun 2019 sementara target hanya 4,81%. “Ini artinya penurunan tingkat pengangguran kita sudah melampaui target di RPJMD. Dan ini menyebabkan keharusan melakukan penyesuaian-penyesuaian”, ujarnya.

Sementata itu, Bupati Bantaeng, H. Ilham Azikin yang membuka kegiatan secara resmi menyampaikan harapan agar hal ini menjadi tantangan. Ada indikator yang sudah kita capai bahkan lampaui. Di sisi lain pandemi memaksa kita turun dari capaian-capaian di tahun 2019 tersebut. 

“Kami harap bahwa teman-teman khususnya para pemateri hari ini dapat memberi gambaran dan mengantar kita untuk menghadapi tantangan-tantangan itu. Lampuan capaian di tahun sebelumnya, disesuaikan dengan upaya perencanaan, sehingga target dapat secara rasional kita tetapkan”, kata Bupati.

Menjadi narasumber pada kesempatan itu antara lain Tenaga Ahli Ditjen Bangda, Perwakilan Bappeda Provinsi, serta Kepala BPS Bantaeng.
[22/10 12.45] Sukma Humas Btg: Hari Santri Nasional, Bupati Bantaeng: “Ponpes Senantiasa Dukung Peningkatan SDM”

Bantaeng (22/10). Sebagai salah satu rangkaian Hari Santri Nasional Tingkat Kabupaten Bantaeng, baru saja digelar Seminar Sehari yang diinisiasi oleh Kementerian Agama Bantaeng bekerjasama Pondok Pesantren Bantaeng, di Ruang Pola Kantor Bupati Bantaeng, Kamis Pagi.

Berbagai rangkaian kegiatan memang telah dilaksanakan sebelumnya dalam menyambut Hari Santri Nasional ke-5 di Indonesia dan ke-3 di Kab. Bantaeng, beberapa diantarnya yakni lomba inovasi metode pembelajaran Pondok Pesantren serta lomba menulis artikel Santri se-Kab. Bantaeng.

Ketua Ikatan Pesantren Indonesia Kab. Bantaeng, Hasanuddin Arsy mengatakan bahwa Pemerintah selalu hadir di tengah kita sebagai komitmen pemerintah dalam mendukung kegiatan pesantren. “Besar harapan melalui seminar ini kita bisa mewujudkan Bantaeng sebagai kota santri”, ujarnya.

Sementara itu Bupati Bantaeng, H. Ilham Azikin yang sebelum membuka seminar sehari mengatakan bahwa menjadi sebuah kebahagiaan menjadi bagian dari kegiatan yang tentunya akan memberi manfaat besar tidak hanya bagi keluarga besar lingkup pesantren Kab. Bantaeng, tetapi kita yakini menjadi bagian pencapaian sebagai komitmen membangun sumber daya manusia yang lebih berakhlak, beriman dan bermanfaat bagi masyarakat di Kab. Bantaeng.

“Supporting Pemkab Bantaeng terhadap kehidupan dan eksistensi pesantren di Kab. Bantaeng tentu menjadi sebuah kewajiban. Ponpes menjadi bagian yang sangat mendukung Pemerintah Daerah dalam menciptakan SDM yang lebih baik”, kata Bupati.

Lebih lanjut ditambahkan oleh Bupati bahwa pemerintah berkomitmen memelihara aspek infrastruktur yang sudah baik, tinggal menciptakan SDM yang lebih unggul untuk memanfaatkan segala infrastruktur untuk beraktifitas di Kab. Bantaeng.

Pada kesempatan itu, dilakukan pula penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah dari Pemkab Bantaeng kepada Pondok Pesantren. Menjadi pemateri pada seminar tersebut yakni Wakil Bupati Bantaeng, H. Sahabuddin dan Ketua DPW Ikatan Pesantren Indonesia (IPI) Sulsel, Iqbal Abd. Djalil.

Turut hadir antara lain Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng, H. Muh. Yunus, serta para Pimpinan Pondok Pesantren.

Leave a Reply