Jaga Sejarah Ulama di Pangkep, Anir-Lutfi Rancang Rumah Dakwah Digital

Suriadi
Suriadi

Sabtu, 24 Oktober 2020 15:23

Jaga Sejarah Ulama di Pangkep, Anir-Lutfi Rancang Rumah Dakwah Digital

TROTOAR. ID, PANGKEP – Kabupaten Pangkep memiliki kontribusi penting dalam melahirkan ulama dan tokoh Islam di Sulawesi Selatan. Sejarah inilah yang mendasari pasangan Andi Nirawati-Lutfi Hanafi (Anir-Lutfi) akan menghadirkan Rumah Dakwah Digital.

Rencananya, gedung Rumah Dakwah Digital akan dibangun di pusat kota Pangkajene, berhadapan langsung dengan gedung Islamic Center. “Pangkep dulu sejarahnya memiliki banyak ulama-ulama. Rumah Dakwah Digital adalah upaya mengembalikan dan melahirkan ulama-ulama dan sebagai pusat penyiaran informasi dan pendidikan dakwah Islam,” kata Anir, Jumat (23/10/2020).

Baca Juga  Anir-Lutfi Jamin Ketersediaan Air Bersih dan Pembangunan Sanitasi

Adalah Pulau Salemo tempat belajar sejumlah ulama kharismatik pada tahun 1900-1955 silam. Pulau Salemo, berada di Kecamatan Liukang Tupabbkiring Utara, Kabupaten Pangkep.

Data dari Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Agama menyebutkan, ada sejumlah ulama yang pernah mengajar ilmu agama, belajar ilmu agama, dan belajar mengaji di Pulau Salemo.

Histori inilah yang membuat Anir bahwa Pangkep sejatinya tetap dikenal sebagai kabupaten yang religius. Dengan Rumah Dakwah Digital, Pangkep yang religius tetap bertahan di tengah maraknya invasi budaya luar.

Baca Juga  [BREAKING NEWS] Warga Berlarian Menjauhi Gunung Semeru yang Erupsi, Disebut Lebih Besar dari Tahun Lalu

Rumah Dakwah Digital, kata Anir, adalah upaya menjawab tantangan zaman. Syiar dan pendidikan agama Islam tidak lagi terbatas oleh ruang dan waktu.

“Melalui Rumah Dakwah Digital ini juga proses penyebaran ajaran-ajaran agama dilakukan berbasis digital. Sehingga tiada batas waktu dan ruang untuk belajar, mengajarkan agama. Demikian pula halnya dengan kegiatan keagamaan lainnya dapat dikembangan dengan teknologi. Apalagi di tengah pandemi Covid-19, membawa kita berinovasi dalam pendidikan,” jelas perempuan kelahiran Labakkang ini.

Baca Juga  Syamsuddin Hamid Minta Masyarakat Menangkan AIZ di Pilkada Pangkep

Selain Rumah Dakwah Digital, Taman Musafir tetap akan menjadi ikon bahwa Pangkep wisata kota religius. Taman Musafir nantinya bakal direhabilitasi dengan tetap mempertahankan nilai artistiknya.

Dengan bentuk yang lebih elegan, minimalis, kesan mewah ikonik Kabupaten Pangkep ini akan lebih menarik wisatawan lebih banyak lagi untuk berswafoto ria. (*)

 Komentar

Berita Terbaru
Politik29 Oktober 2026 15:36
Usman Marham Turun Kawal Musda Golkar Pinrang dan Enrekang, Pastikan Konsolidasi Sesuai Juklak
MAKASSAR, Trotoar.id — Menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar di Kabupaten Pinrang dan Enrekang yang dijadwalkan berlangsung ...
Parlemen28 Oktober 2026 20:49
Perjuangkan Hak Daerah atas Keuntungan Tambang, Pansus DPRD Sulsel Temui Kementerian ESDM
JAKARTA, Trotoar.id — Sulawesi Selatan tidak boleh hanya menjadi wilayah eksploitasi sumber daya alam tanpa memperoleh manfaat yang optimal bagi pem...
Metro28 Oktober 2026 20:34
Naoemi Octarina Dukung Sekolah Rakyat, Perkuat Akses Pendidikan dan Masa Depan Anak
MAKASSAR, Trotoar.id — Pendidikan menjadi salah satu kunci untuk memutus mata rantai ketimpangan sosial dan membuka peluang masa depan yang lebih ba...
Daerah28 Oktober 2026 17:08
Barru Bidik Investasi Rp1,7 Triliun, Sekda Teken LoI Pembangunan Pabrik Bawang Putih
MAKASSAR, Trotoar.id — Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan, membidik peluang investasi senilai Rp1,7 triliun melalui rencana pembangunan pabrik pengol...