Perjuangkan Tunjangan Tenaga Medis, Direktur RSUD SR Teteskan Airmata di Depan Anggota Dewan

Suriadi
Suriadi

Kamis, 19 November 2020 16:57

TROTOAR.ID, MAKASSAR — Dengan meneteskan air mata, Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Rakyat dr. Haeriyah Bohari menyampaikan keluh kesahnya di hadapan para anggota Komisi E DPRD Provinsi Sulawesi Selatan.

Disampaikan jika banyak pegawainya dan tenaga medis yang bertugas di RSUD Sayang Rakyat mengajukan pindah dinas, mengingat mereka harus menghabiskan anggaran hingga jutaan rupiah dalam setiap bulan untuk membayar biaya jalan tol. 

“Ijin pak ketua dan para anggota, semoga di tahun 2021, anggaran belanja pegawai bisa ditambah, mengingat banyak pegawai kami dan tenaga medis mengeluh gajinya habis untuk membayar tol dalam sebulannya,’ jelasnya  dalam rapat sambil meneteskan air mata 

Bahkan dikatakan banyak pegawai yang harus mencari kerja sampingan untuk memenuhi kebutuhan biaya jalan tol yang harus dikeluarkan setiap harinya, belum lagi mereka harus mengeluarkan biaya untuk kebutuhan hidup dan pendidikan anak mereka 

Hingga disebutkan ada beberapa pegawai tidak harus melanjutkan pendidikan anaknya di perguruan tinggi lantaran setengah dari gaji mereka habis untuk membayar jalan tol, yang sebulan dapat dirata-ratakan sekitar Rp1 juta per bulan untuk biaya jalan tol.

Hingga dia berharap ada kebijakan dari DPRD bersama pemerintah Provinsi untuk mengalokasikan anggaran dalam memenuhi kebutuhan biaya jalan tol yang harus dipikul oleh pegawai dan tenaga medis yang bertugas di RSUD Sayang Rakyat.

Mendengar keluhan tersebut, anggota Komisi E DPRD Sulsel Andi Irwandi Natsir mengatakan, keluhan tersebut akan bicarakan dengan pemerintah provinsi, sebab keberadaan RSUD Sayang Rakyat yang ada di perbatasan Makassar-Maros akan membebani tenaga medis yang bertugas di sana 

“Betul dan ini harus dicarikan solusi apakah kita akan alokasikan penambahan anggaran belanja pegawai untuk biaya jalan tol, bagaimana, sebab jika separuh  gaji mereka dipakai bayar jalan tol, akan berpengaruh pada pelayanan RS nantinya,” Kata Irwandi Natsir 

Meski DPR pada tahun 2020 telah mengalokasikan anggaran untuk biaya jalan tol bagi tenaga medis dikatakan itu belum cukup sebab setiap tahunnya biaya jalan tol juga mengalami kenaikan sehingga memang perlu dipertimbangkan untuk penambahan. (***)

 Komentar

Berita Terbaru
Parlemen19 Mei 2026 21:38
Kerjasama Diskominfo, SMPN 1 Bulukumba Gelar Pelatihan Jurnalistik Bagi Siswa
Bulukumba, Trotoar.id – Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Bulukumba, Andi Uke Indah Permatasari membuka pelatihan jurnalistik ekstrakulikuler majal...
Parlemen19 Mei 2026 21:35
Reses di Biringkanaya, Andi Odhika Cakra Serap Aspirasi Warga Soal CCTV, Bansos hingga Sumur Bor
MAKASSAR, TROTOAR.ID – Anggota DPRD Kota Makassar, Andi Odhika Cakra, kembali menyapa konstituennya di Kecamatan Biringkanaya melalui kegiatan reses...
Metro19 Mei 2026 21:30
Warga Tamalanrea Tolak PSEL, Desak Pemerintah Tinjau Ulang Lokasi Proyek
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Rencana pemindahan lokasi proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) ke Kecamatan Tamalanrea memicu gelombang pen...
Parlemen19 Mei 2026 21:22
MAKASSAR, TROTOAR.ID – Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, A. Rachmatika Dewi, menerima audiensi dari PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk di Kantor ...