Jadi Panelis Diskusi Anti Korupsi KPK, Taufan Pawe Beri Pemikiran Berantas Korupsi

Suriadi
Suriadi

Senin, 07 Desember 2020 17:27

Jadi Panelis Diskusi Anti Korupsi KPK, Taufan Pawe Beri Pemikiran Berantas Korupsi

TROTOAR.ID. PAREPARE – Sebagai salah satu panelis dari lima orang kepala daerah terpilih dalam diskusi yang digelar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, Wali Kota Parepare, HM Taufan Pawe menyampaikan sejumlah perspektif sebagai upaya preventif dalam menangkal kerugian negara akibat korupsi.

Berbicara mengenai korupsi dalam tata kelola pemerintahan, Wali Kota Parepare bergelar Doktor di bidang hukum ini, mengungkapkan jika akar permasalahan korupsi harus ditelisik dari hulu ke hilir. Apa itu?

Perspektif dari hulu ke hilir menurut kacamata Taufan Pawe adalah komitmen kepala daerah dalam memberi keteladanan kepada Kepala SKPD sebagai pengguna anggaran.

Baca Juga  Ribuan Kader Hadiri Halal Bihalal Golkar, TP Tak Hadir, NH: SK Golkar Sulsel Bermasalah Secara Hukum di Mahkamah Partai

Dengan adanya komitmen awal kepala daerah kata Taufan, maka upaya memperketat fungsi-fungsi internal dapat dilakukan. Star awal dalam mengimplementasikan komitmen itu lanjut dia, adalah kebiasaan jual beli jabatan.

“Saya melihat yang menjadi permasalahan awal adalah adanya jual beli jabatan. Saya memahami bahwa jual beli jabatan adalah awal dan cikal bakal korupsi. Pemangku jabatan akan berpikir setoran-setoran jika dimulai denfan jual beli jabatan sehingga yang dibutuhkan adalah komitmen kepala daerah agar kita dapat melakukan upaya preventif pencegahan korupsi dalam tata kelola pemerintahan,” urai Wali Kota yang menjunjung tinggi prinsip kinerja dalam promosi jabatan dalam pemerintahannya ini.

Baca Juga  Pesawat Buatannya Jadi Viral, Pemuda Asal Pinrang di Undang Wagub Sulsel

Kebiasaan jual beli jabatan tidak tertera dalam kamus pemerintahan Taufan Pawe. Star awal menakhodai Parepare, ia telah mengaungkan prinsip taat 3 A kepada para pengguna anggaran. Tiga prinsip taat 3A itu, yaitu taat asas, administrasi dan taat anggaran.

“Jual beli jabatan adalah titik lemah setiap kepala daerah dalam menjalankan perintahan yang ideal karena tidak bisa mengendalikan sistem pemerintahan yang ada,” pesan Taufan.

Promosi jabatan yang dilakukan pun berbasis kinerja. ASN inovatif diberi kesempatan menempati posisi strategis.

Lelang jabatan pimpinan tinggi pratama pun dilakukan sebagai wujud transparansi dan bukti bahwa pemerintahan di era putra daerah ini tidak mengenal istilah jual beli jabatan.

Baca Juga  Air Mancur CPI Bakal Difungsikan Kembali

Nampak dalam diskusi bertema “Perspektif Pemberantasan Korupsi Segmen Pemerintah Daerah” yang digelar pada Senin, (7/12/2020) WIB secara virtual ini, Taufan Pawe banyak memberikan sumbangsih pemikiran pencegahan tindak korupsi.

Taufan Pawe tampil sebagai panelis dalam diskusi anti korupsi ini bersama empat orang kepala daerah lainnya, yakni Gubernur Sulsel, Prof Nurdin Abdullah, Gubernur Banten yang hadir diwakili oleh Sekda Provinsi Banten, Bupati Kolaka, Ahmad Safei, dam Wali Kota Jayapura, Benhur Tommy Mano. (*)

 Komentar

Berita Terbaru
Parlemen27 Oktober 2026 00:51
Pansus DPRD Sulsel Sepakat Tak Naikkan Tarif PKB dan BBNKB, Konsultasikan Perubahan Perda ke Kemendagri
4 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO JAKARTA, Trotoar.id — Panitia Khusus (Pansus) DPRD Provinsi Sulawesi Selatan yang membahas perubahan Pe...
Parlemen27 Oktober 2026 00:46
Pansus DPRD Sulsel Dorong Dana Abadi Kebudayaan dan Perlindungan Masyarakat Adat
7 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO JAKARTA, Trotoar.id — Panitia Khusus (Pansus) Pemajuan Kebudayaan DPRD Sulawesi Selatan mendorong pengu...
Metro26 Oktober 2026 14:44
Stadion Untia Mulai Ditimbun, Appi Kejar Target Rampung Akhir 2027
9 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Pembangunan Stadion Untia di Kecamatan Biringkanaya, Makassar, mulai memasuki ta...
Politik26 Oktober 2026 00:44
Menteri UMKM Maman Abdurahman, NH hingga IAS Bernyanyi Bersama Wali Band Hibur Warga Makassar
8 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Panggung Pesta Rakyat Partai Golkar di Kota Makassar tak hanya menjadi ruang hib...