8 Orang Selamat dari Jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air SJ-182

Nuralamsyah
Nuralamsyah

Minggu, 10 Januari 2021 14:49

Sriwijaya Air
Sriwijaya Air

TROTOAR.ID, Jakarta – Satu keluarga asal Pontianak selamat dari kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ-182 yang jatuh di sekitar Kepulauan Seribu, DKI Jakarta, Sabtu (9/1/2021).

Kisah itu diungkap oleh Atma Budi Wirawan, keluarga calon penumpang penerbangan tersebut melalui Instagram pribadi di @atmabudi pada Minggu (10/1/2021). Awak media Liputan6 sudah mengkonfirmasi kepada pemilik akun tersebut dan mendapatkan izin mengutip tulisan itu.

Budi menjelaskan pada awalnya keluarganya yang total berjumlah delapan orang akan pulang ke Pontianak menggunakan pesawat Sriwijaya Air dengan nomor penerbangan SJ-182. Namun lantaran harus menjalani swab test dengan biaya yang dianggap cukup mahal, maka mereka urung naik pesawat tersebut.

Semestinya, mereka pulang dengan pesawat udara Sabtu sore kemarin dengan penerbangan Sriwijaya SJ-182, tiket sudah dibeli sekitar semingguan sebelumnya.

“Setelah mengetahui biaya Tes PCR yang teramat sangat mahal, dan melalui perdebatan panjang di WAG keluarga, diputuskan pulang dengan kapal laut saja, harga tiketnya murah, hanya 220 ribuan/orang,” tulis Budi.

Setelah dirembukan dalam grup WhatsApp keluarga, kata Budi kedelapan keluarganya itu memilih untuk naik kapal laut dari Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta dan membiarkan tiket pesawat itu hangus.

“Sudahlah… Tiket pesawat hangus ikhlaskan saja, daripada harus membayar lagi 1.200.000/orang untuk Tes PCR, total 9.600.000 yang harus dirogoh,” beber Budi.

“Allah-lah sebaik-baiknya pengatur skenario kehidupan manusia,” Budi menambahkan.

“Qadarullah, pesawat Sriwijaya SJ-182 yang semestinya mereka tumpangi, hilang kontak setelah 4 menit take-off dari Soetta, Sabtu 09/01 pukul 14.40,” sambungnya.

Kendati begitu, Budi mengakau turut merasakan duka atas insiden nahas tersebut. Dirinya berharap agar para korban dapat dengan tanang berpulang ke Tuhan.

“Turut berduka cita yang sedalam-dalamnya untuk para korban. Semoga berpulang ke Rahmatullah dengan husnul khotimah, dan bagi keluarga korban agar senantiasa diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menerima musibah yang sama-sama tak kita inginkan ini,” harapnya.

Sementara itu kapal laut yang ditumpangi keluarga Budi baru saja tiba di Pontianak, Kalimantan Barat pada Minggu pagi ini.

“Alhamdulillah, kapal laut KM Lawit yang mereka ditumpangi, baru saja tiba di Pelabuhan Pontianak dalam keadaan selamat. Cukuplah Allah sebagai tempat berserah diri,” tulisnya. (**)

 Komentar

Berita Terbaru
Pemda Lutra Kirim Bantuan untuk Korban Gempa di Sulbar
Daerah23 Januari 2021 23:25
Pemda Lutra Kirim Bantuan untuk Korban Gempa di Sulbar
TROTOAR.ID, LUWU UTARA --- Pemerintah Kabupaten Luwu Utara mengirimkan bantuan kemanusiaan untuk warga korban gempa bumi di Mamuju dan Majene, Provin...
Hari Perlawanan Rakyat Luwu, Anggota DPR Muhammad Fauzi Minta Jaga Sinergitas
Daerah23 Januari 2021 21:10
Hari Perlawanan Rakyat Luwu, Anggota DPR Muhammad Fauzi Minta Jaga Sinergitas
TROTOAR.ID MAKASSAR - Hari ini, 23 Januari 2021 diperingati sebagai hari Perlawanan Rakyat Luwu ke-75 dan juga Hari Jadi Luwu ke-753. Semangat juang d...
Ucapan Selamat Serta Pesan Singkat dari Anggota DPRD Makassar kepada Danny-Fatma: Banjir dan Covid-19
Parlemen23 Januari 2021 20:41
Ucapan Selamat Serta Pesan Singkat dari Anggota DPRD Makassar kepada Danny-Fatma: Banjir dan Covid-19
TROTOAR.ID - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar menetapkan pasangan Danny-Fatma sebagai pemenang dalam Pemilihan Wali Kota ...
Mentan SYL Bertolak ke Sulbar Naik Helikopter, Menyalurkan Bantuan Sekitar 20 Truk Logistik
News23 Januari 2021 19:52
Mentan SYL Bertolak ke Sulbar Naik Helikopter, Menyalurkan Bantuan Sekitar 20 Truk Logistik
TROTOAR.ID - Menteri Pertanian (Mentan) RI, Syahrul Yasin Limpo (SYL), turun menyalurkan bantuan untuk korban gempa di Kabupaten Majene ...