Sekilas ungkapan dosen IAIM Sinjai tentang proses perkuliahan daring di tengah pandemi

Awal Febri
Awal Febri

Selasa, 12 Januari 2021 19:17

Kampus biru IAIM Kabupaten Sinjai, Sulsel.
Kampus biru IAIM Kabupaten Sinjai, Sulsel.

TROTOAR.ID, Sinjai – Virus Corona Disease (Covid-19) diketahui pertama kali muncul di sebuah pasar hewan dan makanan laut di kota Wuhan, Cina pada akhir Desember 2019. Setelah itu, virus tersebut kemudian menular antar manusia dengan sangat cepat dan menyebar ke puluhan negara, termasuk Indonesia, hanya dalam beberapa bulan saja. Penyebarannya yang cepat membuat beberapa negara menerapkan kebijakan untuk memberlakukan lockdown untuk mencegah penyebaran virus corona.

Di Indonesia, pemerintah menerapkan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk menekan penyebaran virus ini. Tepat pada 1 Juni 2020 ketika itu, pemerintah memberlakukan ‘New Normal’ dengan peraturan tetap mematuhi protokol kesehatan saat bepergian ke luar rumah. 

Hingga saat ini, pandemi covid-19 masih terus mewabah di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Pemerintah terus berupaya untuk mengatasi bencana non-alam ini, di lain sisi memikirkan bagaimana perekonomian masyarakat terus berjalan namun tetap memperhatikan kesehatan masyarakat. 

Di tengah hantaman pandemi ini, semua kegiatan harus mengikuti protokol kesehatan dan membatasi adanya pertemuan yang dapat mengakibatkan perkumpulan massa, tidak terkecuali sektor pendidikan. Semua aktivitas pendidikan, mulai dari tingkat dasar, menengah hingga tingkat perguruan tinggi dilakukan secara daring, tanpa tatap muka antara pengajar dan peserta didik.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menerbitkan Surat Edaran Nomor 15 Tahun 2020 tentang Pedoman Penyelenggaraan Belajar Dari Rumah Dalam Masa Darurat Penyebaran Covid-19. Pembelajaran dilaksanakan secara daring atau belajar dari rumah menggunakan sistem online. Sehingga tiap-tiap perguruan tinggi pun menerapkan skema online atau daring (Dalam jaringan).

Tak terkecuali di sebuah kampus biru di Kabupaten Sinjai, Provinsi Sulawesi Selatan, di mana para Peserta Kuliah Kerja Nyata Profesi (KKN-P) khususnya angkatan ke-XXVI Institut Agama Islam Muhammadiyah (IAIM) Sinjai mengikuti tes baca Al-Qur’an dan ceramah menggunakan skema daring.

Hal itu diceritakan oleh salah satu Dosen Penguji di IAIM Sinjai, Siar Ni’mah. Menurutnya, meski di tengah situasi yang terbatas ini, proses pembelajaran tetap harus diselenggarakan agar amunisi untuk para mahasiswa tidak kurang apalagi saat diturunkan ke masyarakat. 

WhatsApp Image 2021 01 12 at 18.05.17 edited
Dosen IAIM Sinjai, Siar Ni’mah, (Foto pribadi).

“Tes mengaji untuk mahasiswa peserta KKN merupakan suatu hal yang sangat penting sebab peserta akan mempraktekkan ilmu pendidikan dan keagamaannya di masyarakat. Tes mengaji kali ini dilakukan secara online dengan video call,” kata dia, Senin (12/1).

Menurutnya, hal ini tidak boleh ditawar-tawar lagi dan peserta harus lebih menyiapkan dirinya karena masyarakat tentu akan menilai kompetensi calon sarjana seperti kemampuan memberikan solusi.

“Seperti praktik keagamaan; ceramah, khutbah, mengaji, serta inovasi lainnya,” kata Alumni Darul Khuffat 77 ini.

Ia menjelaskan bahwa peserta KKN kali ini dibagi menjadi sembilan kelompok dan setiap kelompok mempunyai satu penguji berbeda.

“Pembekalan ini berlangsung selama dua hari, dimulai pada tanggal 11 sampai 12 Januari 2021. Dan. tes yang diikuti peserta ini sebagai rangkaian pembekalan, semua peserta antusias mengikuti tes mengaji,” tutupnya. || Laporan: Anthy.

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah07 Agustus 2026 14:54
Dari Buku ke Masa Depan, Andi Ina Pastikan Bantuan Kemendikdasmen Perkuat Budaya Literasi Anak Barru
MAKASSAR, Trotoar.id – Komitmen Pemerintah Kabupaten Barru membangun generasi yang gemar membaca kembali mendapat dukungan dari Pemerintah Pusat. Us...
Parlemen07 Agustus 2026 13:51
Umiyati Apresiasi Langkah KONI Makassar Lindungi Atlet PORPROV Lewat BPJS Ketenagakerjaan
MAKASSAR, Trotoar.id – Di balik ambisi meraih gelar juara pada Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) Sulawesi Selatan 2026, Komite Olahraga Nasional Ind...
Metro07 Agustus 2026 12:48
Surplus Rp130 Miliar Jadi Sinyal Positif, Bapenda Makassar Genjot Pendapatan dan Bersih-bersih Pajak
MAKASSAR, Trotoar.id — Di tengah tantangan fiskal yang dihadapi banyak pemerintah daerah, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar justru men...
Politik06 Agustus 2026 15:53
Golkar Sulsel Bersiap dengan Wajah Baru, IAS Targetkan Struktur Rampung Pekan Depan
Makassar, Tritoar.id – Langkah konsolidasi Partai Golkar Sulawesi Selatan memasuki fase akhir.  Setelah melalui serangkaian pembahasan intensif, ti...