Pastikan Kesiapan Jajaran, Bawaslu Sulsel Lakukan Pendampingan Pemberian Keterangan di MK

Suriadi
Suriadi

Selasa, 19 Januari 2021 18:36

Pastikan Kesiapan Jajaran, Bawaslu Sulsel Lakukan Pendampingan Pemberian Keterangan di MK

TROTOAR.ID, MAKASSAR — Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan menyatakan kesiapan jajaran pengawas pemilihan umum di 24 kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan dalam memberikan keterangan sebagai pihak terkait dalam persidangan penyelesaian sengketa hasil Pilkada 2020 di Mahkamah Konstitusi (MK).

Memastikan kesiapan tersebut, Ketua Bawaslu Sulsel HL Arumahi bersama dengan tim yang terdiri dari Anggota Bawaslu Sulsel Kordiv Hukum Adnan Jamal, Kordiv Penanganan Pelanggaran Azry Yusuf, Kordiv Pengawasan Amrayadi dan Kordiv Hubungan Masyarakat (Humas) Saiful Jihad, Kordiv Penyelesaian Sengketa Asradi, dan Kordiv Organisasi Hasmaniar Bachrun serta Kepala Bagian Hukum, Humas dan Data Informasi Nurmalawati Pulubuhu melakukan rapat pendampingan kepada kabupaten/kota untuk memberikan keterangan pada sidang di MK.

Baca Juga  Dihadapan Suporter PSM, Ketua DPRD: Stadion Mattoangin Wajib Dibangun

“Rapat hari ini untuk memastikan kesiapan jajaran pengawas di kabupaten dan kota dalam, membuat keterangan hingga bisa disajikan dengan baik pada sidang di MK nanti jika ada peserta Pilkada yang bersengketa,” kata Kordiv Humas Bawaslu Sulsel Saiful Jihad, Senin (19/1/2021).

Dalam rapat koordinasi yang dilakukan dalam jaringan (Daring) tersebut, Ketua Bawaslu Sulsel HL Arumahi mengingatkan untuk tidak mengabaikan eksistensi Pengawas Pemilu dalam proses penanganan perkara.

Baca Juga  Ini Kesiapan Ilham Azikin Hadapi Pelantikan 24 September

“Sebab, proses penanganan saat tahapan itulah yang menjadi bagian penting dari keterangan pengawas Pemilu nantinya jika para pihak atau peserta itu bersengketa di MK,” jelas Arumahi.

Karenanya, Bawaslu Provinsi memastikan akan melakukan pendampingan langsung kepada Bawaslu Kabupaten dan Kota agar siap memberikan keterangan pada sidang di MK nanti.

Sementara itu, Koordinator Divisi Hukum dan Data Informasi Bawaslu Sulsel Adnan Jamal mengingatkan, agar dalam memberikan keterangan dalam PHP di MK, jajaran Bawaslu daerah harus melakukan inventarisasi dokumen.

Baca Juga  Mardiana Rusli Tegaskan Pemilih Potensi Ganda di Takalar Harus Dimutakhirkan Melalui Coktas PDPB

“Inventaris Form A pengawasan, penanganan pelanggaran, penyelesaian sengketa, Form C Hasil dan dokumen lain yang berkaitan dengan pokok permohonan,” kata Adnan.

Setiap tindakan yang dilakukan Kabupaten dan Kota harus tetap berkoordinasi dengan Bawaslu Provinsi. Hal ini agar keterangan yang disajikan tidak ada perbedaan satu sama lain saat sidang di MK.

“Dalam memberikan keterangan tertulis disusun berdasarkan Perbawaslu Nomor 22 Tahun 2018 tentang Tata Cara Pemberian Keterangan dalam Perselisihan Hasil di Mahkamah Konstitusi”, tegasnya.

 Komentar

Berita Terbaru
Politik30 Oktober 2026 22:32
Golkar Sulsel Konsolidasikan Kekuatan di Malino, IAS Tekankan Soliditas dan Kesatuan Gerak
MAKASSAR, Trotoar.id — Partai Golkar Sulawesi Selatan mulai memperkuat fondasi organisasi di bawah kepemimpinan Ilham Arief Sirajuddin (IAS).  Mela...
Parlemen30 Oktober 2026 19:20
Sufriadi Arif Pimpin PSTI Sulsel, Saatnya Bangkit dari Kejayaan Masa Lalu
MAKASSAR, Trotoar.id — Sepak takraw Sulawesi Selatan memasuki babak baru. Di bawah kepemimpinan Sufriadi Arif, Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PST...
Politik30 Oktober 2026 16:24
Jelang Musda 3 November, Hastan Mattanete Masuk Bursa Ketua Golkar Pinrang
PINRANG, Trotoar.id — Perebutan kursi Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Pinrang mulai memasuki fase krusial. Menjelang Musyawarah Daerah (Musda) ...
Politik30 Oktober 2026 14:12
Jelang HUT NasDem, Kader DPW dan GPND Sulsel Tebar Kepedulian Lewat Jumat Berkah
MAKASSAR, Trotoar.id — Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Partai NasDem, kader Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Sulawesi Selatan ...