TROTOAR.ID – Polisi menangkap para pelaku begal ini pada Sabtu (23/1) sekitar pukul 23.00 WITA. Dua orang begal yang merampok dan menebas tangan ibu-ibu di Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan, menggunakan parang beberapa waktu lalu.
Pelakunya adalah Al Ghazali (18) dan Muh Akbar (25). Mereka ditembak lantaran melawan dan melarikan diri.
“Petugas sempat memberikan tembakan peringatan, tapi tidak dihiraukan. Sehingga dilumpuhkan dengan tembakan sebanyak dua kali ke kakinya,” kata Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, Kompol Agus Haerul saat diwawancarai, dikutip dari kumparan. Minggu (24/1).
Kedua pelaku begal sadis di Kota Makassar ini, ditangkap di lokasi berbeda. Pertama, polisi menangkap Al Ghazali di Jalan Kandea Makassar, pada Kamis (21/1) malam. Alga di hadapan polisi, mengakui perbuatannya telah menebas korban dengan parang saat merampas tasnya.
Pada saat beraksi, Alga ditemani oleh Muh Akbar. Rekannya ini, berperan sebagai joki atau membonceng Alga. Sehingga, malam itu, polisi langsung mencari Muh Akbar di rumahnya di Maccini Kidul, Kota Makassar. Tapi, Akbar tidak berada di rumahnya. Dia bermalam di luar.
“Sempat mendatangi rumah Akbar, tapi dia tidak ada dirumahnya,” ucap Agus.
Pencarian terus dilanjutkan. Sabtu (23/1) sekitar pukul 23.00 WITA, keberadaan Muh Akbar terdeteksi. Dia diketahui berada di salah satu hotel di bilangan Jalan Jenderal Sudirman. Sehingga, petugas kembali bergerak dan berhasil menangkap Akbar di dalam salah satu kamar hotel itu.
“Akbar berhasil ditangkap saat bersantai di dalam kamar hotel,” tambahnya.
Setelah berhasil menangkap kedua pelaku begal sadis ini, polisi kemudian melakukan pengembangan penunjukan lokasi serta mencari barang bukti. Namun ditengah perjalanan, kedua pelaku melawan dan berusaha kabur. Sehingga, polisi terpaksa melumpuhkan mereka lalu dibawa ke RS Bhayangkara Makassar, untuk diberikan perawatan medis.
“Akbar yang membonceng (joki) Al Ghazali saat melakukan pemarangan terhadap CD, korban. Pemarangan itu, lantaran korban melakukan perlawanan saat Alga menarik tasnya,” tegasnya.
Atas perbuatannya, kedua pelaku bersama barang bukti sebilah parang, sepeda motor, dan barang korban, kini telah diamankan di Mako Polsek Panakkukang untuk proses hukum lebih lanjut.
Sebelumnya, beredar sebuah video rekaman kamera pemantau (CCTV) yang memperlihatkan seorang ibu-ibu tangannya ditebas senjata tajam oleh begal di Makassar, Sulsel, di depan rumah kontrakannya.
Dalam video tersebut, terlihat ibu-ibu itu mengendarai motor dan berboncengan dengan anaknya. Setibanya di depan kontrakannya, begal menghampirinya dengan membawa sebilah senjata tajam dan berusaha merampas tas korban. Akan tetapi, korban memberikan perlawanan.
Karena melawan, begal langsung menebas tangan ibu-ibu itu lalu kabur.



Komentar