Di Indonesia, Hanya Kota Makassar yang Tak Cairkan Dana Hibah Pemulihan Ekonominya Senilai Rp48,8 M

Suriadi
Suriadi

Selasa, 02 Februari 2021 23:17

Nampak gedung hotel dan berbagai tempat usaha swasta di Kota Makassar, (Istimewa).
Nampak gedung hotel dan berbagai tempat usaha swasta di Kota Makassar, (Istimewa).

TROTOAR.ID – Pemerintah melalui Kementerian Pariwisata dan Industri Kreatif (Kemenparekraf) telah menyalurkan dana hibah pariwisata sebagai bagian dari Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) untuk membantu meningkatkan penerapan protokol kesehatan di destinasi wisata di Indonesia.

Anggaran tersebut sebesar Rp3,3 Triliun yang melibatkan 101 daerah kabupaten/kota di Indonesia, tak terkecuali Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan.

Hal itu juga diungkapkan oleh Anggota DPRD Kota Makassar, Nurul Hidayah. Bahwa dari sekian daerah di Indonesia yang menerima dana tersebut, hanya Kota Makassar yang tidak memanfaatkannya. 

“Di Indonesia, hanya Makassar yang tidak memanfaatkan bantuan dana hibah ini,” kata dia kepada trotoar.id, Selasa (2/2/2021).

Pemkot Makassar mendapat anggaran dana hibah sebesar Rp48,8 Miliar. Dari jumlah tersebut, ada sekitar 70 persen atau berkisar Rp34,16 Miliar dialokasikan untuk usaha hotel dan restoran. 

Lalu 30 persennya lagi atau kisaran Rp14,64 Miliar difokuskan untuk dikelola Pemkot Makassar dalam pemulihan ekonomi menunjang sektor pariwisata.

Karena waktu pelaksanaan anggaran tersebut sudah lewat barulah serta mendapat penekanan dari pelaku usaha sehingga Pemerintah Kota Makassar, melayangkan surat ke Kemenparekraf untuk minta kebijaksanaan terkait pencairan dana hibah untuk pemulihan ekonomi tersebut.

“Kami sudah menyurat ke Kementerian untuk diberi kebijakan agar bisa [dana hibah] digunakan tahun [2021] ini,” ucap Pj Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin, dikutip dari Antarasulsel, pada Selasa (12/1/2021).

Adapun tujuan utama dari hibah pariwisata ini adalah membantu pemerintah daerah serta industri hotel dan restoran yang saat ini sedang mengalami gangguan finansial serta recovery penurunan pendapatan asli daerah (PAD) akibat pandemi akan tetapi jangka waktu pelaksanaannya hanya hingga Desember 2020 lalu, sehingga dana hibah di Makassar hangus sebelum dibagikan kepada pelaku usaha terkait.

Dana hibah selanjutnya?

Meski begitu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang baru, Sandiaga Uno tengah menyusun program dana hibah pariwisata tahap selanjutnya, sebagai lanjutan program hibah pariwisata tahap satu, yang dijalankan di bawah kepemimpinan Wishnutama Kusubandio.

“Saat ini kami sedang (siapkan dana) hibah pariwisata lainnya, tahap 2-3 dan berikutnya,” kata Angela Tanoesoedibjo selaku Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, dalam gelaran dialog virtual bersama Kadispar 34 Provinsi Indonesia,  Sabtu (26/12/2020).

Dana hibah tahap satu yang diberikan kepada pemerintah daerah saat itu dibagi dengan imbangan 70 persen dialokasikan untuk bantuan langsung kepada industri hotel dan restoran. Sedangkan 30 persennya untuk pemerintah daerah digunakan untuk penanganan dampak ekonomi dan sosial, terutama pada sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. 

Penulis : Alam/trotoar.id

 Komentar

Berita Terbaru
Politik24 Agustus 2026 17:00
Jelang Pemilu 2029, Gerindra, Golkar dan PDIP Sulsel Pasang Target Tinggi
MAKASSAR, Trotoar.id — Jelang Pemilu 2029, sejumlah partai politik di Sulawesi Selatan mulai memanaskan mesin politik dengan memasang target peroleh...
Parlemen24 Agustus 2026 13:08
DPRD Sulsel Minta Ganti Rugi Lahan Stadion Sudiang Dikaji Mendalam
MAKASSAR, Trotoar.id  — Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sulawesi Selatan meminta pemerintah melakukan kajian secara menyeluruh sebelum menetapkan pem...
Metro24 Agustus 2026 13:08
Pemkot Makassar Siapkan Strategi Bawa Produk Lokal dan Pariwisata ke Pasar Global
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar mulai membuka jalur kolaborasi untuk membawa potensi pariwisata, produk Usaha Mikro, Kecil, dan Mene...
Metro23 Agustus 2026 22:12
Makassar Tuan Rumah, Munafri Sambut 1.173 Peserta MTQ KORPRI Nasional 2026
MAKASSAR, Trotoar.id — Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menyambut 1.173 peserta Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) VIII KORPRI Tingkat Nasional 202...