Wali Kota Bengkulu Kunjungan ke Makassar untuk Cari Tahu Cara Tangani Pandemi Covid-19

Suriadi
Suriadi

Jumat, 05 Februari 2021 19:35

Wali Kota Bengkulu, bersama Pj Wali Kota Makassar. Jumat (5/2) | Hms/trotoar.id
Wali Kota Bengkulu, bersama Pj Wali Kota Makassar. Jumat (5/2) | Hms/trotoar.id

TROTOAR.ID – Wali Kota Bengkulu Helmi Hasan berkunjung ke pemerintah Kota Makassar, dalam rangka ingin mengetahui cara pemerintah kota Makassar penanganan masalah pandemi Covid -19 di Makassar.

Hal tersebut diutarakan Helmi dihadapan Pj Wali kota Rudy Djamaluddin terkait maksud kunjungannya ke Kota Makassar bersama beberapa kepala dinas Pemkot Bengkulu yang turut serta mendampinginya.

“Sebagai kota besar yang penduduknya punya mobilitas tinggi dibandingkan kota Bengkulu, kita ingin mengetahui bagaimana pemerintah kota Makassar, menangani masalah kesehatan utamanya penanganan pandemi covid 19 di kota Makassar ini,” kata Helmi di ruang pertemuan Sipakalebbi, Jumat (5/2/2021)

Baca Juga  Di Hut Proklamasi, Tautoto TR: Terima Kasih Wahai Pahlawan

Menurutnya, dengan melihat langsung program yang diterapkan oleh Pemkot Makassar terhadap penanganan pandemi Covid 19 diharapkan dapat diterapkan di Kota Bengkulu 

“Mudah mudahan apa yang kami dapatkan disini akan bermanfaat menanggulangi penyebaran Covid 19 khususnya di daerah kami,” ujarnya.

Menanggapi maksud kunjungan Wali Kota Bengkulu tersebut, Rudy Djamaluddin  memaparkan penanganan pandemi Covid 19 oleh pemerintah kota Makassar bersama  satuan tugas penanganan Covid -19,

Baca Juga  Dana Hibah Hangus Gegara Dinas Pariwisata Ulur-ulur Waktu Ditambah Pj Wali Kota Tak Mau Tanda Tangan

“Saat mula awal pemicu pandemi dengan adanya kluster Umroh dan peserta Ijtima dunia di Gowa, pemerintah telah mengambil langkah langkah pencegahan penyebaran covid 19 di Makassar, diantaranya dengan pemberlakuan PSBB, prokes yang ketat, dan  wisata duta covid serta diberlakukannya PKM sesuai perwali No.36, 51, dan 53,” jelas Rudy.

Demikian pula dengan program vaksinasi menurut Eudy sejak dicanangkan oleh bapak presiden tanggal 14 Januari lalu, pemerintah telah melakukan vaksinasi kepada sejumlah tenaga medis yang bertugas di puskesmas maupun rumah sakit di kota Makassar.

Baca Juga  Pemrov Sulsel Bahas Penyusunan CPNS

“Kita jangan takut divaksin karena dengan di vaksin akan melindungi diri kita dan orang lain untuk tidak terpapar Covid 19, apalagi  kebijakan pemerintah kepada warga yang sudah divaksin dapat bebas bergerak untuk melakukan aktivitas ekonomi,” terangnya. (*)

Penulis : Hms/trotoar.id

 Komentar

Berita Terbaru
Parlemen27 Oktober 2026 00:51
Pansus DPRD Sulsel Sepakat Tak Naikkan Tarif PKB dan BBNKB, Konsultasikan Perubahan Perda ke Kemendagri
4 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO JAKARTA, Trotoar.id — Panitia Khusus (Pansus) DPRD Provinsi Sulawesi Selatan yang membahas perubahan Pe...
Parlemen27 Oktober 2026 00:46
Pansus DPRD Sulsel Dorong Dana Abadi Kebudayaan dan Perlindungan Masyarakat Adat
7 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO JAKARTA, Trotoar.id — Panitia Khusus (Pansus) Pemajuan Kebudayaan DPRD Sulawesi Selatan mendorong pengu...
Metro26 Oktober 2026 14:44
Stadion Untia Mulai Ditimbun, Appi Kejar Target Rampung Akhir 2027
9 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Pembangunan Stadion Untia di Kecamatan Biringkanaya, Makassar, mulai memasuki ta...
Politik26 Oktober 2026 00:44
Menteri UMKM Maman Abdurahman, NH hingga IAS Bernyanyi Bersama Wali Band Hibur Warga Makassar
8 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Panggung Pesta Rakyat Partai Golkar di Kota Makassar tak hanya menjadi ruang hib...