Pemerintah Sebut PPKM Skala Mikro Efektif Menekan Covid-19

Nuralamsyah
Nuralamsyah

Sabtu, 20 Februari 2021 17:45

Seseorang yang berjalan di depan sebuah tembok yang berisi lukisan sebagai tanda bahwa tenaga kesehatan mengajak semua masyarakat Indonesia untuk lawan virus corona. FOTO: Istimewa.
Seseorang yang berjalan di depan sebuah tembok yang berisi lukisan sebagai tanda bahwa tenaga kesehatan mengajak semua masyarakat Indonesia untuk lawan virus corona. FOTO: Istimewa.

TROTOAR.ID – Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala mikro yang telah dimulai sejak 9 Februari 2021 tersebut didasari oleh hasil evaluasi Pemerintah terhadap kebijakan pembatasan dengan cakupan wilayah yang sebelumnya lebih luas.

Saat berbincang dengan para pemimpin redaksi media nasional di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (17/02/2021), Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan alasan Pemerintah menerapkan pembatasan dengan lingkup yang lebih kecil.

“Kenapa saya ngomong di awal minggu itu PPKM tidak efektif? Ya karena memang kurvanya tidak ada yang melandai turun. Tetapi yang kedua kelihatan sekali sudah turun. Yang ketiga ini turun lagi. Kasus aktif juga kalau kita ingat, mungkin tiga minggu yang lalu, itu masih di angka-angka 14 ribu bahkan 15 ribu. Sekarang minggu-minggu terakhir kemarin ini, sudah di 8 ribu-9 ribu,” kata Presiden.

Menurut Presiden, pembatasan dengan lingkup kecil akan lebih efektif dibandingkan dengan lingkup yang luas. Presiden mencontohkan, jika hanya ada satu orang di satu RT yang terinfeksi COVID-19, maka cukup RT tersebut yang dikarantina.

“Awal-awal sebetulnya juga saya sudah sampaikan, PSBB skala mikro. Karena enggak efektif. Wong yang merah itu satu RT kok, yang di-lockdown, di-PSBB-kan satu kota, ekonominya dong yang kena. Kalau yang kena satu kelurahan, ya sudah satu kelurahan itu saja yang diisolasi, dikarantina, tapi bukan satu kota,” jelasnya.

Kebijakan serupa PPKM skala mikro juga telah diterapkan di negara lain selain Indonesia, antara lain di India. Kepala Negara menyebut bahwa India berhasil menekan kasus aktif bukan melalui kebijakan lockdown secara luas, melainkan lockdown dalam skala mikro.

“Meskipun awal-awal India itu lockdown total. Sehingga kok India sekarang ganti ini? Ternyata strateginya sama, PPKM skala mikro,” paparnya.

Presiden memandang bahwa Indonesia memiliki kekuatan untuk menjalankan kebijakan tersebut, yakni perangkat pemerintahan hingga unsur terkecil di tingkat RT/RW, maupun perangkat aparat keamanan dari TNI-Polri melalui Babinsa dan Bhabinkamtibmas. Hal tersebut diyakini akan sangat membantu pelaksanaan PPKM skala mikro.

“Saya melihat kekuatan kita itu memiliki desa yang ada RT/RW-nya dan di situ ada yang namanya Babinsa dan Bhabinkamtibmas, ini yang semua perangkat itu yang kita pakai sekarang ini. Memang kalau nanti kita di dashboard kita sudah sampai ke level RT, itu memudahkan sekali,” tandasnya. (BPMI/UN)

 Komentar

Berita Terbaru
Nadiem Umumkan Skema Dana BOS dan DAK 2021, Ini Rinciannya
Nasional26 Februari 2021 00:42
Nadiem Umumkan Skema Dana BOS dan DAK 2021, Ini Rinciannya
TROTOAR.id—Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) hari ini, Kamis (25/02/2021) mengumumkan kebijakan terkait skema penyaluran Bantuan O...
Usai Zoom Meeting Bersama Komunitas Pendukungnya, Fatma Pilih Gowes Jaga Kebugaran
Metro25 Februari 2021 20:05
Usai Zoom Meeting Bersama Komunitas Pendukungnya, Fatma Pilih Gowes Jaga Kebugaran
TROTOAR.ID, MAKASSAR - Sehari jelang pelantikan kepala daerah dan wakil kepala daerah, Fatmawati Rusdi meluangkan waktunya sejenak untuk berolahraga d...
Hindari Kerumunan, Fatma Harap Pendukung dan Warga Patuhi Protokol Kesehatan
Metro25 Februari 2021 20:02
Hindari Kerumunan, Fatma Harap Pendukung dan Warga Patuhi Protokol Kesehatan
TROTOAR.ID, MAKASSAR- Hitungan jam lagi, pasangan Moh Ramdhan Pomanto-Fatmawati Rusdi (Danny-Fatma) akan resmi menjadi walikota dan wakil walikota Mak...
Nunung Dasniar Ajak Pemuda Makassar Awasi Peredaran Miras
Metro25 Februari 2021 20:01
Nunung Dasniar Ajak Pemuda Makassar Awasi Peredaran Miras
TROTOAR.ID, MAKASSAR - Anggota DPRD Kota Makassar, Nunung Dasniar mengajak pemuda yang ada di Kota Makassar ikut membantu sosialisasikan Perda nomor 4...