Legislator PKS Serukan Perpers Legalisasi Miras Dicabut

Nuralamsyah
Nuralamsyah

Selasa, 02 Maret 2021 02:06

Anggota Komisi I DPR RI Jazuli Juwaini. | Istimewa.
Anggota Komisi I DPR RI Jazuli Juwaini. | Istimewa.

TROTOAR.id—Anggota Komisi I DPR RI Jazuli Juwaini menyerukan agar Peraturan Presiden (Perpres) 10 Tahun 2021 tentang Bidang Usaha Penanaman Modal yang melegalkan minuman keras (miras) atau minuman beralkohol segera dicabut dari skala industri hingga skala perdagangan eceran dan kaki lima sebagai Daftar Investasi Positif (DPI). 

Mengingat, ungkap Jazuli, kebijakan tersebut sangat menciderai moral yang terkandung dalam nilai-nilai Pancasila dan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945. Penegasan tersebut disampaikan Jazuli dalam siaran persnya yang diterima Parlementaria, Jakarta, Senin (1/3/2021). 

“Pemerintah seharusnya menjaga nilai-nilai dasar negara dan konstitusi, menghadirkannya dalam kebijakan negara di berbagai sektor. Bukan malah mencederainya atas nama pragmatisme ekonomi. Kami mengingatkan, agar jangan sampai kebijakan negara kehilangan arah,” ujar Jazuli.

Politisi Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (F-PKS) itu menegaskan, segenap masyarakat khususnya sila pertama yakni Ketuhanan Yang Maha Esa dan sila kedua Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab. Terkait sila pertama, tandasnya, semua agama melarang minuman keras karena mudaratnya jelas dirasakan.

Adapun berkaitan dengan sila kedua, tegas legislator daerah pemilihan Banten II tersebut, tentang minuman keras jelas mengancam sendi-sendi kemanusiaan yang beradab dan bermartabat. Karena, merusak kesehatan fisik, mental, akal dan pikiran generasi bangsa Indonesia. Serta menjadi faktor utama kriminalitas, keonaran sosial, dan gangguan kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat).

Di samping pertimbangan moral Pancasila dan UUD 1945, usul Jazuli, pemerintah semestinya menimbang ekses miras yang merusak tatanan sosial dan mengancam generasi bangsa. Maka, Ketua Fraksi PKS DPR RI ini mendorong aparat keamanan sebagai penanggung jawab kamtibmas. 

“Tugas kita bersama untuk menjaga generasi bangsa dari bahaya miras. Tugas kita bersama membantu aparat untuk menjaga kamtibmas. Mungkin, pemerintah khilaf dan menjadi kewajiban kami di Fraksi PKS untuk mengingatkan agar kebijakan ini dibatalkan,” pungkas Anggota BKSAP DPR RI ini. (pun/sf)

 Komentar

Berita Terbaru
Pergulatan di Ring Nol: Dari JP Coen, DN Aidit hingga SMSI
Nasional17 April 2021 00:20
Pergulatan di Ring Nol: Dari JP Coen, DN Aidit hingga SMSI
TROTOAR.id – Gedung tua di Jalan Veteran II No. 7c, Jakarta Pusat itu, ternyata menyimpan sejumlah cerita misteri-historis. Namun, sayangnya tak...
Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Bone, Diduga Terkait dengan Bom Bunuh Diri Katedral
Kriminal17 April 2021 00:07
Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Bone, Diduga Terkait dengan Bom Bunuh Diri Katedral
TROTOAR.id – Terduga teroris di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel), ditangkap oleh Densus 88 Antiteror. Terduga teroris yang dianggap itu...
TP Temui ASS, Ini yang Mereka Cerita
Metro16 April 2021 23:42
TP Temui ASS, Ini yang Mereka Cerita
TROTOAR.id – Sinergitas Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) terus ditingkatkan bersama dengan kabupaten/kota. Hal itu dilakukan untuk ...
Saat Mudik Lebaran, Jokowi Berpesan: Mari Utamakan Keselamatan
Nasional16 April 2021 23:36
Saat Mudik Lebaran, Jokowi Berpesan: Mari Utamakan Keselamatan
TROTOAR.id – Bulan Ramadan tahun ini merupakan Ramadan kedua di tengah pandemi Covid-19. Seluruh pihak masih harus berupaya untuk mencegah penye...