Plt Gubernur Sulsel: Jangan Takut Divaksin

Suriadi
Suriadi

Rabu, 03 Maret 2021 17:17

Plt Gubernur Sulsel: Jangan Takut Divaksin

TROTOAR.ID, MAKASSAR – Vaksinasi Covid-19 tahap kedua di Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) telah dimulai, 1 Maret 2021. Jika vaksinasi tahap pertama diperuntukkan bagi tenaga kesehatan, kini tahap dua khusus untuk pelayan publik.

Diantaranya Guru, TNI/Polri, DPRD, Tokoh Agama, Pejabat Daerah, ASN, BUMN, BUMD, Satpol PP, pedagang pasar, petugas pariwisata, organda, dan ojek/taksi online.

Kepala Dinas Kesehatan Sulsel, dr Ichsan Mustari, mengatakan, untuk vaksinasi tahap dua ini mulai dilakukan 1 Maret hingga 31 April 2021, dengan jumlah sasaran vaksinasi sebanyak 694.858 orang.

Per tanggal 2 Maret, total yang telah divaksin sebanyak 905 orang (0,13 persen), dengan total tertunda 70 (0,01 persen), dan total tertolak 8 (0,001 persen).

Ia pun membeberkan, capaian vaksinasi tahap satu untuk tenaga kesehatan. Pada dosis satu, dari total sasaran 58.858, sebanyak 56.754 (96,43 persen) yang telah divaksin, total tertunda 3.381 (5,74 persen), total tertolak 2.945 (5 persen).

Pada dosis kedua bagi nakes, dari total sasaran 58.858, dengan total divaksin 44.614 (75,80 persen), total tertunda 581 (0,99 persen), total tertolak 16 (0,03 persen).

“Selisih antara dosis 1 dan dosis 2 terjadi karena pemberiannya 14 hari. Artinya bahwa 14 hari kemudian jumlah dosis 2 akan sama dengan jumlah dosis 1 (94,45 persen),” jelasnya.

Untuk target sasaran ASN, vaksinasi mulai dilakukan di Kantor Gubernur Sulsel, 2 Maret 2021. Salah satu pejabat yang divaksin Asisten III Tautoto Tanaranggina.

Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, berharap pelaksanaan vaksinasi untuk pelayan publik bisa berjalan lancar dan bisa mencapai target.

“Alhamdulillah, vaksinasi tahap dua untuk pelayanan publik telah dimulai. Kita berharap antusiasme dari pelayan publik untuk mensukseskan vaksinasi ini,” ungkapnya.

Langkah ini, kata dia, sebagai salah satu cara untuk menekan angka penyebaran virus Corona. Bahkan dirinya pun menjadi orang pertama yang melakukan vaksinasi Covid-19 di Sulsel. Bahkan menjadi bukti ke masyarakat tidak adanya dampak serius dengan melakukan vaksin Covid-19.

“Yang perlu diperhatikan, para penerima vaksin ini harus melalui skrining terlebih dahulu. Jika memenuhi syarat baru bisa melakukan vaksin. Jangan takut divaksin,” pesannya.

Tanggal 2 Maret 2021 menjadi satu tahun Covid-19 di Indonesia. Angka kesembuhan di Sulsel per 2 Maret 2021 pukul 20:00 WITA berada di angka 92,2 persen, dan menjadi angka kesembuhan tertinggi di satu minggu terakhir.

Angka Rt atau effective reproduction number berada di bawah 1 yaitu 0,99. Namun dengan masuknya virus corona di Indonesia, menjadikan kita tetap perlu meningkatkan kewaspadaan dan menjaga protokol kesehatan. (*)

Penulis : Ady

 Komentar

Berita Terbaru
Politik24 Agustus 2026 17:00
Jelang Pemilu 2029, Gerindra, Golkar dan PDIP Sulsel Pasang Target Tinggi
MAKASSAR, Trotoar.id — Jelang Pemilu 2029, sejumlah partai politik di Sulawesi Selatan mulai memanaskan mesin politik dengan memasang target peroleh...
Parlemen24 Agustus 2026 13:08
DPRD Sulsel Minta Ganti Rugi Lahan Stadion Sudiang Dikaji Mendalam
MAKASSAR, Trotoar.id  — Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sulawesi Selatan meminta pemerintah melakukan kajian secara menyeluruh sebelum menetapkan pem...
Metro24 Agustus 2026 13:08
Pemkot Makassar Siapkan Strategi Bawa Produk Lokal dan Pariwisata ke Pasar Global
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar mulai membuka jalur kolaborasi untuk membawa potensi pariwisata, produk Usaha Mikro, Kecil, dan Mene...
Metro23 Agustus 2026 22:12
Makassar Tuan Rumah, Munafri Sambut 1.173 Peserta MTQ KORPRI Nasional 2026
MAKASSAR, Trotoar.id — Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menyambut 1.173 peserta Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) VIII KORPRI Tingkat Nasional 202...