TROTOAR.id – Namanya Suardi, dia seorang Kepala Dusun di Desa Turungan Baji. Ia hidup dari bekerja sebagai petani, menghidupi keluarganya dari berkebun dan beternak hewan, tapi jangan heran, ia adalah ada seorang sarjana, bisa disebut “Petani berdasi.”
Ia menceritakan, dari kecil hingga dirinya merantau ke kota menuntut ilmu kemudian beberapa tahun setelahnya ia kembali lagi ke kampung halamannya, ada satu satu hal yang tak pernah berubah, yakni pembangunan jalan.
Beberapa tahun kemudian ia maju sebagai kepala dusun, tapi tetap saja tak bisa berbuat banyak, hanya sekedar mimpi bahwa ia ingin adanya perbaikan jalan di dusunnya, yakni Dusun Soppeng.
Baca Juga :
Tetapi kini tidak lagi sekedar mimpi, angan-angan tersebut rupanya menjadi kenyataan di masa pemerintahan Bupati Sinjai Andi Seto Gadhista Asapa dan Wakil Bupati Sinjai Andi Kartini Ottong soal perbaikan jalan di Desa Turungan Baji, Kecamatan Sinjai Barat, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, yang selama ini dikeluhkan warga.
Meski telah jadi persoalan warga setempat bahkan menjadi polemik hingga buntut aksi demonstrasi berturut-turut yang dipimpin oleh kaum muda di desa itu, rupanya membuahkan hasil yang tak sedikit disyukuri bahkan diapresiasi oleh warga di kampung itu, tak terkecuali Suardi.
Suardi bahkan mengaku terperangah seolah tak percaya, kata dia, ketika mendengar kabar kemarin. bahwa jalan tersebut rupanya akan dikerja oleh pemerintah kabupaten, tepat di tahun 2020
Dia cerita bahwa dari sejak dirinya dilahirkan dari rahim ibu ke dunia bahkan sejak kampung itu berdiri baru kali ia merasakan ada pengaspalan di Dusun Soppeng.
Olehnya itu, sebagai orang yang diberi amanah menjadi pemimpin di dusun itu tentunya sangat berterima kasih kepada Bupati Sinjai, bahkan ia juga mengapresiasi solidaritas pemuda di kampung itu.
“Sangat berterima kasih kepada Bupati Sinjai karena dapat memperbaiki jalan dan kami selaku warga atau mewakili masyarakat Dusun Soppeng mengucapkan terima kasih atas pembangunan jalannya. Karena dibangunnya jalan ini, kendaraan sudah begitu lancar dan tidak terlalu susah untuk melewati jalan itu,” kata Suardi, Sabtu (27/3/2021)
Terlepas dari itu, ia berharap agar pemerintah tetap melanjutkan pembangunannya, “Harapan kami selaku warga masyarakat, mudah-mudahan pemerintah tetap melanjutkan pembangunannya dan menuntaskan secepatnya, karena sedikit saja yang sampai sekarang sangat rusak yaitu Jalan Sappiareng [penghubung Kecamatan Sinjai Barat–Bulupoddo],” ujarnya.
Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Desa Turungan Baji, “Kami atas nama Pemerintah Desa Turungan Baji sekaligus mewakili seluruh masyarakat mengucapkan terima kasih serta apresiasi yang sebesar-besarnya atas selesainya pembangunan hotmix di Dusun Soppeng, Desa Turungan Baji,” kata Agus Ampa, SE.
Ia pun berharap, semoga kedepannya jalan tersebut masih tetap menjadi prioritas dalam APBD Sinjai, “Melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) karena masih tersisa 1,6 Km lagi,” ungkapnya. (alls9/trotoar.id)




Komentar