Kain Tenun Rongkong Wakili Sulsel Lomba Cerita Warisan Tradisional Nusantara Tingkat Nasional

Suriadi
Suriadi

Sabtu, 24 April 2021 13:57

Kain Tenun Rongkong Wakili Sulsel Lomba Cerita Warisan Tradisional Nusantara Tingkat Nasional

Trotoar.id, Makassar — Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan baru-baru ini menggelar Lomba Foto Daring, dengan Tema “Cerita Warisan Tradisional (Wastra);.

Kain Tradisional Sulawesi Selatan”. Pemenangnya pun telah diumumkan, yaitu Sutera Motif Kalong (Kabupaten Soppeng), Kain Tenun Rongkong (Kabupaten Luwu Utara), dan Kesederhanaan Tope Le’leng (Kabupaten Bulukumba).

Lomba Foto Daring Cerita Wastra adalah salah satu rangkaian lomba pada kegiatan Ramadan Fest 2021 Dinas Koperasi dan UKM Sulsel yang digelar sejak 18 – 25 April 2021.

Baca Juga  Kukuhkan Pengurus, Suaib Mansyur Harap Genre Jadi Garda Terdepan Remaja Kreatif  

Khusus Lomba Foto Daring Cerita Wastra, ketiga pemenang lomba akan mewakili Sulsel pada ajang yang sama di tingkat nasional yang digelar Kementerian Koperasi dan UKM.

Sebagai juara II, Kain Tenun Tenun Rongkong asal Luwu Utara berhak mewakili Sulawesi Selatan dalam ajang yang sama di tingkat nasional. Foto Kain Tenun Rongkong sendiri diperagakan Bulan Masagena, dengan fotografer Aldhy Supriadi. Gambar diambil pada 2020 dengan lokasi pengambilan gambar Kampung Tenun Rongkong.

“Ketiga pemenang cerita Wastra ini akan ikut berlomba di ajang nasional dan mohon doa kiranya agar para juara yang mewakili Sulsel bisa menjadi juara di tingkat nasional nantinya,” ujar Wakil Ketua Dekranasda Sulsel, Sri Rezky Hayat, seperti dikutip heraldmakassar.com, Jumat (23/4/2021), kemarin.

Baca Juga  Dokumen KTSP 2022-2023 Mulai Disusun, Kadisdik Sinjai Pesankan Ini

Masih melansir heraldmakassar.com, Cerita Wastra merupakan kegiatan dalam rangka memperkenalkan wastra (kain tradisional) yang sarat akan makna budaya nusantara, dalam bentuk kompetisi foto daring.

Sekadar diketahui, Kain Tenun Rongkong adalah salah satu identitas kejayaan peradaban kerajaan Luwu di masa lampau. Kain Tenun Rongkong terbuat dari kapas sebagai bahan dasar yang kemudian dipintal jadi benang, diikat untuk membuat motif dan diberi pewarna alami dari akar dan dedaunan kayu tertentu, dan ditenun menggunakan alat tenun tradisional yang terbuat dari kayu.

Baca Juga  IDP Apresiasi Peserta Latsar CPNS

Tak kalah pentingnya untuk diketahui, Tenun Rongkong ini telah mendapatkan Surat Pencatatan Ciptaan atau sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HaKI) oleh Kementerian Hukum dan HAM pada awal 2020 yang lalu. (*/LH)

Penulis : LH

 Komentar

Berita Terbaru
Politik06 November 2026 16:39
IAS Minta Pengurus Golkar Sulsel Melek Media dan Digital, Jangan Gagap Zaman
JAKARTA, TROTOAR.ID — Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan, Ilham Arief Sirajuddin (IAS), meminta seluruh jajaran pengurus dan kader Golkar di...
Daerah06 November 2026 15:36
Langkah Sidrap Membangun Kesejahteraan Berbuah Anugerah Cita Negeri 2026
JAKARTA, TROTOAR.ID — Upaya Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kualitas kesehatan, da...
Metro06 November 2026 15:18
TPA Tamangapa Disiapkan Jadi Hutan Kota, Munafri dan Kapolda Sulsel Tanam 100 Tabebuya
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Kota Makassar terus mempercepat upaya pemulihan lingkungan di kawasan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Tamangapa, Ant...
Metro06 November 2026 15:11
Ketua TP PKK Sulsel Dorong Pembentukan Day Care dan Kelompok Peduli Lansia di Soppeng
SOPPENG, TROTOAR.ID — Perhatian terhadap kesejahteraan lanjut usia (lansia) tidak cukup hanya melalui pelayanan kesehatan. Mereka juga membutuhkan r...