Jokowi Tak Ingin Novel Baswedan Cs Keluar dari KPK

Suriadi
Suriadi

Senin, 17 Mei 2021 18:55

Gedung KPK.
Gedung KPK.

Trotoar.id, — Presiden Joko Widodo tidak mengizinkan pemberhentian 75 Pegawai  Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang dinyatakan tidak lulus pada seleksi Wawasan Kebangsaan 

Dia menyatakan perubahan status dari pegawai KPK menjadi Aparatur Sipil Negara tidak harus menghilangkan orang-orang yang memiliki integritas dalam pemberantasan Kasus Korupsi 

“Hasil Seleksi Wawasan Kebangsaan menjadi masukan untuk langkah-langkah perbaikan sistem di KPK baik pada individu atau institusi KPK dan tidak serta merta jadi dasar berhentikan 75 pegawai KPK yang tidak lolos tes,” kata Jokowi dalam video yang ditayangkan di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Senin (17/5).

Jokowi juga tidak ingin Hasil Seleksi pengalihan status pegawai KPK menjadi ASN diharapkan sebagai upaya mengisi kekurangan seharusnya dilakukan perbaikan

Jokowi Juga meminta kepada KPK, BKN dan Menpan RB untuk membuat stimulan demi menyelamatkan 75 pegawai KPK demi tidak terjadinya pemecatan terhadap pegawai tereebut dengan berdasar pada prinsip-prinsip.

“Saya minta kepada para pihak yang terkait khususnya pimpinan KPK, Menteri PAN-RB dan juga Kepala BKN untuk merancang tindak lanjut bagi 75 pegawai KPK yang dinyatakan tidak lulus tes dengan prinsip-prinsip sebagaimana yang saya sampaikan tadi,” jelasnya.

Ia kemudian meminta tiga lembaga yakni KPK-BKN-Menpan untuk merancang skenario khusus demi menghindari pemecatan 75 pegawai tersebut. Menurut Jokowi, tindak lanjut tersebut harus disesuaikan dengan prinsip-prinsip yang berlaku.

“Saya minta kepada para pihak yang terkait khususnya pimpinan KPK, Menteri PAN-RB dan juga Kepala BKN untuk merancang tindak lanjut bagi 75 pegawai KPK yang dinyatakan tidak lulus tes dengan prinsip-prinsip sebagaimana yang saya sampaikan tadi,” jelasnya.

Penulis : Upi

 Komentar

Berita Terbaru
Hukum17 Juni 2021 23:01
Edy Rahmat Mengaku Pungut Upeti Dari Anggu Atas Perintah NA
Trotoar.id, Makassar -- Mantan anak buah Nurdin Abdullah, Edy Rahmat mengungkapkan fakta baru dalam kasus suap dan gratifikasi Gubernur Sulsel nonakti...
Metro17 Juni 2021 22:28
Dibawa oleh Walkot Makassar Naik Kapal Phinisi Kelilingi Laut Losari, Sandiaga Uno: F8 Kebangkitan Pariwisata dari Indonesia Timur
TROTOAR.ID, MAKASSAR — Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno melakukan kunjungan kerja ke Kota Makassar, di Center Point of Indonesia...