Sidang Agung Sucipto, Anak Buah Sari Ngaku Dikasi Duit Rp15 Juta

ANTI CIBOL
ANTI CIBOL

Kamis, 27 Mei 2021 16:15

Sembilan Saksi dihadirkan Dalam Sidang Mendengarkan keterangan Saksi Terhadap Terdakwa Agung Sucipto
Sembilan Saksi dihadirkan Dalam Sidang Mendengarkan keterangan Saksi Terhadap Terdakwa Agung Sucipto

Trotoar.id, Makassar — Sidang kedua Agung Sucipto tersangka pemberi suap terhadap Gubernur nonaktif Nurdin Abdullah kembali digelar, di Ruang Harifin Tumpa Pengadilan Negeri Tipikor Makassar 

Pada sidang tersebut ada sembilan saksi yang dihadirkan dalam mendengarkan keterangan saksi terhadap kasus Agung sucipto tersangka pemberi suap Nurdin Abdullah 

Pada sidangvtersebutbterungkaonjika Mantan kepala Biro pengadaan Barang dan jasa Sara Pudjiastuti memiliki perencanaan penting dalam kasus tersebut 

Bahkan sari selalu kepala Biro mengumpulkan seluruh Kelompok Kerja (Pokja) untuk mengawal apa yang diperintahkan  Nurdin Abdullah untuk memenangkan dua Perusahaan milik Agung Sucipto pada tender yang dilakukan oleh Biro Pengadaan Barang dan jasa. 

Baca Juga  Anak Buah Ferry Mengaku Pernah Memberi Uang ke Ajudan NA Senilai Rp2,2 M, Katanya untuk Operasional

Sebelum tender, kelompok kerja dikumpulkan Sari di ruang kerjanya, dan meneruskan instruksi Nurdin Abdullah kepadanya untuk memperhatikan PT Cahaya Sepang milik Agung Sucipto terdakwa kasus pemberi suap. 

“Sebelum tender kami Pokja dikumpulkan di kantor oleh Bu Sari Kepala Biro kalau itu dan beliau meminta kami agar memperhatikan PT Cahaya Sepang milik Agung Sucipto,” kata salah satu saksi, Andi Salmiati saat ditanya oleh Jaksa Penuntut Umum dari KPK dalam sidang yang digelar Kamis 27 Mei 2021.

Baca Juga  Berbaur Bersama Warga, Kader Golkar Jemput TP di Batas Kota

Tidak sampai disitu saja, jaksa penuntut umum KPK juga mencecar saksi beberapa pertanyaan, termasuk soal pemberian uang dari pihak  kontraktor yang diserahkan sari kepada Pokja.

Saksi pun tidak membantah akan hal tersebut, malahan saksi mengakui jika dirinya diberi uang sebesar Rp15 juta per orang usia proses tender dilakukan, namun dirinya tidak mengetahui asal uang tersebut

“Memang kami dikasih uang Rp15 Juta per pokja, oleh Kabiro (Sari Pujiastuti) tapi kami tidak tahu asal uang itu, ” Aku Saksi 

Pada sidang hadir juga beberapa saksi lain diantaranya  Yusril Mallombasang, Herman Parudani, Samsuriadi, Abdul Muin, dan Munandar Naim.

Baca Juga  Wisata Salu Caddia di Bantaeng, Suasana Indah Alam Pedesaaan

Dalam kasus tersebut JPU KPK, menyebut agung Sucipto didakwa melanggar pasal 5 ayat (1) huruf a UU Tipikor atau Pasal 5 ayat (1) huruf b. Kemudian dilapis atau dialternatifkan dengan pasal 13 UU Tipikor Jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.

Yang menyiapkan Nurdin Abdullah sebanyak dua kali sejak tahun 2019 hingga 2021, yang pertama dengan jumlah 150 ribu Dollar Singapura dan Rp2,5 miliar yang didapat saat dilakukan tangkap tangan pada akhir Februari lalu.

Penulis : Ady

 Komentar

Berita Terbaru
Parlemen08 November 2026 22:46
Suharmika: Usia 419 Tahun Makassar Harus Jadi Energi Baru Percepat Kemajuan Kota
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Memasuki usia ke-419 tahun, Kota Makassar diharapkan tidak hanya semakin berkembang dari sisi pembangunan fisik, tetapi juga ...
Parlemen08 November 2026 21:15
HUT ke-419 Makassar, Supraatman: Pembangunan Harus Berdampak, Warga Harus Merasa Aman
Ketua DPRD Kota Makassar, Supratman...
Daerah08 November 2026 20:23
Emas Petanque PORPROV XVIII untuk Sidrap, Nuralisyah Fitri Bakil Ukir Prestas
SIDRAP, TROTOAR.ID — Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) menambah catatan prestasi di ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) XVIII Sulawesi Selata...
Daerah08 November 2026 17:47
HKN ke-62, Pemkab Barru Perkuat Komitmen Pemerataan Layanan Kesehatan
BARRU, Trotoar.id — Pemerintah Kabupaten Barru menegaskan komitmennya memperkuat kualitas dan pemerataan pelayanan kesehatan bagi seluruh lapisan ma...