DPRD Makassar Menanti Wali Kota Mengumumkan THM yang akan Ditutup dan Dicabut Izinnya

Awal Febri
Awal Febri

Jumat, 28 Mei 2021 20:16

Tempat Hiburan Malam . Foto ini hanya ilustrasi saja yang diambil Google.
Tempat Hiburan Malam . Foto ini hanya ilustrasi saja yang diambil Google.

TROTOAR, MAKASSAR – Publik tengah menanti keputusan Wali Kota Makassar Danny Pomanto untuk mencabut izin usaha tempat hiburan malam atau THM yang melanggar protokol kesehatan (prokes). Sehingga bakal diberi hukuman berupa pencabutan izin usaha.

Ketua Komisi D DPRD Kota Makassar Wahab Tahir mendukung sikap Wali Kota Makassar dan menantikan ketegasan pemerintah.

“Memang seperti itu, Pak Wali Kota tegas demi keselamatan dan kesehatan rakyatnya,” kata Wahab, Jumat, 28 Mei 2021.

Sehari sebelumnya, Danny mengaku akan mengumumkan THM yang akan dicabut izinnya dalam waktu dekat. “Saya akan umumkan usaha yang akan saya cabut izinnya hari Jumat. Kita tidak bisa main-main dengan ini,” katanya, Kamis (27/5/2021).

Melalui camat, Danny mendapat informasi bahwa ada beberapa yang melanggar prokes. Sehingga ia memerintahkan supaya ditutup. “Beberapa camat telepon saya, saya bilang, tutup,” tegasnya.

Sementara yang melanggar prokes secara terang-terangan bahkan viral maka Danny akan mencabut izinnya. “Beberapa hiburan malam yang viral (melanggar protokol kesehatan) saya akan cabut izinnya. Pasti saya cabut izinnya,” kata Danny.

Danny mengaku sangat menyayangkan sikap para pelaku usaha yang melanggar protokol kesehatan. Karena menurutnya, pandemi Covid-19 tidak akan berakhir tanpa kerja sama seluruh pihak.

Oleh karena itu, dalam waktu dekat ini, Danny kembali membentuk tim Covid-19 Hunter yang akan fokus bekerja dalam proses tracing dan testing.

Pasalnya, ia menilai bahwa testing yang dilakukan beberapa waktu terakhir tidak maksimal sehingga mengakibatkan jumlah kasus per hari naik turun secara signifikan.

“Saya berharap seluruh komponen di Pemkot Makassar agar bersiap. Tidak boleh kita lengah. Hari ini 43 kasus, kemarin 4 kasus. Memang ini saya lihat akibat ada pemeriksaan yang menumpuk. Karena aneh-aneh ini jumlah kasus. Ada 2, 21, 3, 36 terus turun 31, terus turun 4, terus meledak lagi 43,” pungkasnya. (Alam)

 Komentar

Berita Terbaru
Metro25 Mei 2026 18:41
Appi–Aliyah Salat Idul Adha Bersama Warga di Karebosi, Kurban Presiden Disembelih di Masjid At-Taqwa
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Kota Makassar akan memusatkan pelaksanaan Salat Idul Adha 1447 Hijriah di Lapangan Karebosi, Rabu, 27 Mei 2026. Sa...
Parlemen25 Mei 2026 18:35
Abrasi Sungai Walanae Ancam Permukiman dan Lahan Pertanian di Wajo, DPR RI Minta Penanganan Cepat
WAJO — Ancaman abrasi Sungai Walanae di wilayah perbatasan Kabupaten Wajo dan Bone kian mengkhawatirkan. Kerusakan yang terus meluas kini berstatus ...
Metro25 Mei 2026 18:32
Pemkot Makassar Kembali Raih WTP, Appi: Bukti Tata Kelola Keuangan Kian Berkualitas
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Kota Makassar kembali menorehkan prestasi di bidang tata kelola keuangan daerah dengan meraih opini Wajar Tanpa Pe...
Daerah25 Mei 2026 18:29
Urat Nadi Lumbung Pangan Terputus, Bupati Sidrap Perjuangkan Hibah Rp15,4 Miliar ke BNPB
SIDRAP, TROTOAR.ID — Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) tancap gas memperjuangkan pemulihan infrastruktur vital pascabencana. Bupati Si...