Pemkab Sinjai Galakkan Inovasi ‘Aksi Tali Sepatu’ Tekan Stunting, Irwan Suaib: Ini Komitmen Bupati ASA

Suriadi
Suriadi

Kamis, 15 Juli 2021 16:50

Kepala Bappeda Irwan Suaib. (Dok: trotoar/Alam).
Kepala Bappeda Irwan Suaib. (Dok: trotoar/Alam).

TROTOAR.ID, MAKASSAR – Inovasi ‘Aksi Tali Sepatu’ merupakan cara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai dalam melakukan upaya penanganan kasus stunting atau gizi buruk.

Menurut Kepala Bappeda Sinjai, Irwan Suaib, inovasi ‘Aksi Tali Sepatu’ merupakan akronim dari aksi konvergensi kegiatan lintas sektor dalam Penanganan stunting, dimana dalam pemaparannya, Ia menjelaskan aksi 5-8 percepatan penanganan stunting.

Pemaparan tersebut dilakukan Irwan dalam kegiatan penyelenggaraan penilaian aksi konvergensi penanganan stunting pemerintah daerah yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel) yang dipusatkan di Ballroom Phinisi Hotel Claro Makassar. Rabu, (14/07/2021) Kemarin.

“Tadi telah dipaparkan inovasi Kabupaten Sinjai, yaitu Aksi Tali Sepatu. Dimana aksi tersebut kita mengibaratkan bahwa tali sepatu itu biasa tidak sama bentuknya, namun arahnya sama. Jadi kami mencoba melakukan kolaborasi dalam kegiatan-kegiatan dari perangkat daerah lainnya menuju penanganan stunting,” ucapnya

Di Kabupaten Sinjai lanjut Irwan, penanganan stunting ini telah diatur berdasarkan Surat Keputusan (SK) Bupati Sinjai Nomor 258 Tahun 2020 tentang Tim Koordinasi Percepatan Pencegahan dan Penanganan Stunting di Kabupaten Sinjai.

Hingga saat ini katanya, angka kasus stunting di Sinjai terus mengalami penurunan dari tahun ke tahun. Tercatat di tahun 2020 lalu, angka stunting di Bumi Panrita Kitta berada di angka 7,14 persen.

Insya Allah bahwa inovasi yang kita lakukan dengan keterlibatan dari semua sektor, saya yakin dan percaya kita mampu menurunkan angka stunting di Kabupaten Sinjai,” imbuhnya.

Apalagi, ini merupakan salah satu komitmen Bupati Sinjai Andi Seto Asapa (ASA) yang sangat kuat dalam menangani stunting.

Melalui kesempatan ini, Irwan optimis bahwa inovasi Pemkab Sinjai mampu bersaing dengan Kabupaten lainnya yang ada di Sulsel.

“Tadi baru kita menyajikan data bahwa di Kabupaten Sinjai, dari 67 desa dan 13 kelurahan itu sudah terbentuk Kader Pembangunan Manusia (KPM). Ini kan belum ada di Sulawesi Selatan, kita yang pertama melakukannya, maka dari itu kita selalu optimis,” tutupnya. 

Pemaparan inovasi penanganan stunting Pemkab Sinjai turut dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Sinjai Drs. Akbar, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Sinjai A. Ilham Abubakar.

Hadir pula Kepala Dinas Kesehatan dr. Emmy Kartahara Malik, Kepala Dinas P3AP2KB Sinjai, A. Tenri Rawe Baso, Kepala Dinas PMD Sinjai, Hj A. Hariani Rasyid, serta Kepala Dinas Kominfo dan Persandian Sinjai, Tamzil Binawan. (Alam)

 Komentar

Berita Terbaru
Metro14 Mei 2026 22:12
Pemprov Sulsel Tindak Lanjuti Rekomendasi DPRD atas LKPJ 2025
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti seluruh rekomendasi DPRD terhadap Laporan K...
Politik14 Mei 2026 22:08
Kaswadi Siap Sambut Konsolidasi Golkar di Soppeng, Target Perkuat Soliditas Jelang Musda
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Soppeng, Andi Kaswadi Razak, menyatakan kesiapan penuh menyambut agenda konsolidasi DPD ...
Politik14 Mei 2026 18:02
Usman Marham Ajak Kader Jaga Solidaritas Jelang Musda Golkar Sulsel
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Pinrang, Usman Marham, mengajak seluruh kader untuk tetap menjaga soliditas dan kebersam...
Metro14 Mei 2026 16:47
178 Lapak PKL di Mariso Ditertibkan, Pemkot Makassar Utamakan Pendekatan Humanis
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Kota Makassar menertibkan sebanyak 178 lapak pedagang kaki lima (PKL) yang selama puluhan tahun menempati fasilita...