TROTOAR.ID, JAKARTA – Pakar Ekonomi Rizal Ramli menanggapi permintaan maaf Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan kepada masyarakat Indonesia karena penanganan Covid-19 di Indonesia, khususnya PPKM Darurat, belum optimal.
“Dari lubuk hati yang paling dalam saya minta kepada seluruh rakyat Indonesia, jika dalam penanganan PPKM Jawa dan Bali ini belum optimal,” kata Luhut dalam konferensi pers, Sabtu (17/7/2021).
Direspons oleh Rizal Ramli, “Nah ini yg ditunggu-tunggu gitu dong — Sportif minta maaf,” tulisnya di twitter, Sabtu (18/7).
Baca Juga :
- Di Indonesia Hanya Incenerator Sulsel Beroperasi dengan Izin Lengkap, ASS: Jadi Percontohan dan Dipuji Menko Marves
- Di Hadapan Luhut, Airlangga, Muhadjir Hingga BG, Jokowi Tegaskan Pemilu Dilaksanakan 2024
- Ketika Ulama dan Kiai Minta Jokowi Lanjutkan Periodenya, Luhut: Itu Kan Aspirasi, Kan Enggak Salah, Jangan Ribut-ribut
Olehnya itu, sebagai Koordinator PPKM Jawa dan Bali, Luhut berjanji akan bekerja keras untuk mengendalikan pandemi Covid-19 dalam PPKM Darurat.
“Saya dengan jajaran akan terus bekerja keras untuk menurunkan varian delta ini dan menyalurkan seluruh Bansos kepada masyarakat,” tuturnya.
Sebagai informasi, kasus Covid-19 di Indonesia semakin meroket di tengah penerapan PPKM Darurat.
Bahkan pasien positif bertambah lebih dari 57.000 dalam sehari.
Selain itu, kasus kematian juga semakin meningkat dan kasus aktif juga naik.
Hingga H-3 berakhirnya PPKM Darurat, Pemerintah belum memutuskan apakah kebijakan pengetatan mobilitas masyarakat ini akan diperpanjang atau tidak
“Saat ini kami evaluasi PPKM darurat dengan jangka waktu dan apakah dibutuhkan perpanjangan lebih lanjut. Kami akan melaporkan kepada Bapak Presiden dan dalam 2-3 hari kedepan kita akan mengumumkan secara resmi,” tandasnya. (Alam)




Komentar