Pemda Sinjai Target 8.300 Ekor Sapi Hasil IB di Tahun Ini

Awal Febri
Awal Febri

Kamis, 22 Juli 2021 20:49

Bupati Sinjai saat memasukkan IB ke dalam indukan sapi.
Bupati Sinjai saat memasukkan IB ke dalam indukan sapi.

TROTOAR.ID, SINJAI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) menargetkan sedikitnya 8.300 ekor sapi hasil Inseminasi Buatan (IB) atau kawin suntik pada tahun 2021 ini.

Kepala Dinas PKH, H. Burhanuddin menjelaskan, Inseminasi Buatan ini merupakan salah satu program unggulan Pemkab Sinjai yang dilaksanakan sejak awal kepemimpinan Bupati Sinjai Andi Seto Asapa (ASA) dan Wakil Bupati Hj. Andi Kartini Ottong.

“Pada Tahun 2020 lalu, realisasi pelaksanaan IB itu sebanyak 6.341 dari jumlah akseptor sebanyak 5.073 kemudian jumlah kelahiran 2.661. Sementara target pada tahun 2021 8.300 ekor, realisasinya saat ini sudah 3.175, kemudian realisasi kelahiran sebanyak 1.062,” ungkapnya saat ditemui diruang kerjanya, Kamis (22/7/2021).

Baca Juga  Buka Pemilihan Duta Anak, Bupati Barru: Anak Bukan Penonton, Tapi Aktor Pembangunan

Burhanuddin menyebut bahwa, hingga di bulan Juli realisasi dari program tersebut belum sampai 50 persen. Sebab, untuk Kabupaten Sinjai rata-rata musim kawin IB berlangsung pada bulan Agustus, September dan Oktober.

“Realisasinya belum sampai 50 persen karena untuk kabupaten Sinjai memang rata-rata musim kawin IB itu ada di Bulan Agustus, September dan Oktober. Sehingga pelaksanannya nanti akan lebih banyak di bulan tersebut,” ujarnya.

Baca Juga  Momen Idul Fitri, Pelabuhan Cappa Ujung Ramai Penumpang Kapal 

Meski begitu, Burhanuddin optimistis target tersebut dapat dicapai sampai akhir tahun 2021 ini. 

“Insha Allah target kita bisa capai sampai akhir tahun karena memamg kita didukung dengan sumber daya yang cukup, kemudian untuk operasional kita didukung oleh APBN,” katanya.

Burhanuddin juga mengungkap, manfaat dari program IB tersebut, seperti disamping untuk mempercepat jarak kelahiran, hasil IB yang didapat oleh masyarakat nilainya jauh lebih tinggi dari hasil kawin alam.

Baca Juga  Seluruh Camat di Sinjai Diminta Bikin Forkopimcam

“Perbedaan nilai jualnya yang sangat signifikan untuk hasil IB sendiri seperti sapi limosin, simental dan anggus umur 6-8 bulan sudah bisa di pasarkan Rp12-13 juta, sementara yang selama ini mereka dapat dari hasil perkawinan alam dari sapi bali umur 6-8 bulan paling dihargai dengan nilai 1,5 juta,” jelasnya.

Bagi masyarakat yang hendak mendapatkan layanan ini, bisa menghubungi langsung petugas Inseminator yang tersebar di delapan kecamatan. Sapi yang di IB juga akan mendapatkan asuransi ternak secara gratis dari Pemkab Sinjai. (Alam)

 Komentar

Berita Terbaru
Parlemen27 Oktober 2026 00:51
Pansus DPRD Sulsel Sepakat Tak Naikkan Tarif PKB dan BBNKB, Konsultasikan Perubahan Perda ke Kemendagri
4 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO JAKARTA, Trotoar.id — Panitia Khusus (Pansus) DPRD Provinsi Sulawesi Selatan yang membahas perubahan Pe...
Parlemen27 Oktober 2026 00:46
Pansus DPRD Sulsel Dorong Dana Abadi Kebudayaan dan Perlindungan Masyarakat Adat
7 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO JAKARTA, Trotoar.id — Panitia Khusus (Pansus) Pemajuan Kebudayaan DPRD Sulawesi Selatan mendorong pengu...
Metro26 Oktober 2026 14:44
Stadion Untia Mulai Ditimbun, Appi Kejar Target Rampung Akhir 2027
9 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Pembangunan Stadion Untia di Kecamatan Biringkanaya, Makassar, mulai memasuki ta...
Politik26 Oktober 2026 00:44
Menteri UMKM Maman Abdurahman, NH hingga IAS Bernyanyi Bersama Wali Band Hibur Warga Makassar
8 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Panggung Pesta Rakyat Partai Golkar di Kota Makassar tak hanya menjadi ruang hib...