Jokowi Blusukan ke Apotek, Politisi Demokrat Asal Papua: Pura-pura Sidak Padahal Anak Buahnya Mafia Obat Cacing

Awal Febri
Awal Febri

Sabtu, 24 Juli 2021 16:58

Presiden Joko Widodo saat blusukan ke salah satu Apotek di Bogor, Jumat (23/7). [Ist]
Presiden Joko Widodo saat blusukan ke salah satu Apotek di Bogor, Jumat (23/7). [Ist]

TROTOAR.ID, JAKARTA – Politisi Partai Demokrat asal Papua Christ Wamea lantas membuat sebuah cuitan di Twitter dengan mengatakan bahwa itu pura-pura sidak ke Apotek, padahal anggotanya sendiri mafia obat cacing.

“Pura-pura sidak ke apotek padahal anak buahnya sendiri mafia obat cacing,” kicau Christ, Sabtu 24 Juli 2021.

Padahal sehari sebelumnya Presiden Joko Widodo melakukan sidak ke satu apotek di Kota Bogor, Jawa Barat, Jumat (23/7/2021). Kedatangan orang nomor satu di Indonesia itu untuk mengecek persediaan obat COVID-19 di pasaran.

Obat antivirus yang dicari mantan Gubernur DKI Jakarta itu, yakni Oseltamivir dan Favipiravir. Selain itu, Jokowi juga menanyakan ketersedian obat antibiotik Acetromicin dan vitamin D3 5000UI.

Dalam video pendek berdurasi 4 menit 45 detik yang ditayangkan YouTube Sekretariat Presiden itu ditayangkan percakapan Jokowi dengan apoteker.

Berikut percakapan lengkap keduanya:

Jokowi: Saya mau cari obat antivirus yang Oseltamivir

Apoteker: Oseltamivir sudah kosong Pak

Jokowi: Gak ada?

Apoteker: Gak ada

Jokowi: Terus saya cari ke mana kalau mau cari?

Apoteker: Nah itu kita juga sudah tidak dapat barang

Jokowi: Sudah berapa hari enggak ada Oseltamivirnya?

Apoteker: Oseltamivir itu kalau yang generik sudah lama, Pak. Kemarin itu masih ada merek Drufir, itu patennya, tapi sekarang juga sudah kosong

Jokowi: Kalau yang Favipiravir?

Apoteker: Favipiravir kita enggak punya.

Jokowi: Juga enggak ada?

Apoteker: Ada patennya waktu itu

Jokowi: Terus kalau vitamin D3 ada?

Apoteker: Vitamin D3 yang 1000 ada, yang 5000-nya sudah tidak ada Pak. Kita sudah pesan barang, barangnya sudah tidak dapat lagi Pak.

Jokowi: Kalau multivitamin yang mengandung zinc apa?

Apoteker: Multivitamin mengandung zinc sekarang ada megavite

Lalu apoteker pun menyerahkan multivitamin tersebut ke Presiden Jokowi.

Presiden: Oh yang ini

Apoteker: Megavite multivitamin

Jokowi: Tapi ini 1000 aja ya? Yang 5000 gak ada? Kalau suplemen multivitamin yang Becom-zet?

Apoteker: Becom-zet juga sudah lama kosong

Jokowi: Penggantinya apa kalau yang ini?

Apoteker: Becom-zet biasanya kita tawarkan diganti megavite

Jokowi: Semuanya terima kasih

Dari sidak tersebut Jokowi tidak mendapatkan semua obat yang dicarinya. Alhasil, dia langsung menelpon Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. Penasaran dengan apa yang dibicarakan, berikut percakapannya.

 Komentar

Berita Terbaru
Metro06 Mei 2026 15:50
DPRD Sulsel Rekomendasikan Penghentian Aktivitas CV Hadaf Karya Mandiri di Enrekang
MAKASSAR, Trotoar.id — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Selatan merekomendasikan penghentian aktivitas operasional CV Hadaf Karya Mand...
Politik05 Mei 2026 21:53
Pelantikan Ketua KNPI Sulsel Dihiasi Dukungan Tokoh Nasional dan Daerah
MAKASSAR, Trotoar.id — Pelantikan Vonny Ameliani Suardi sebagai Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sulawesi Selatan periode 2026–2029 m...
Daerah05 Mei 2026 18:09
Evaluasi PAD Triwulan I, Syaharuddin Alrif Instruksikan OPD Akselerasi Penggunaan QRIS
SIDRAP, Trotoar.id — Bupati Sidenreng Rappang, Syaharuddin Alrif, menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pengelola pendapatan un...
Politik05 Mei 2026 17:47
Tiga Ketua Umum KNPI Resmi Lantik Vonny Ameliani Pimpin KNPI Sulsel 2026–2029
MAKASSAR, Trotoar.id — Vonny Ameliani Suardi resmi dilantik sebagai Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sulawesi Selatan periode 2026–20...