Trotoar.id, Makassar — Menteri pariwisata dan ekonomi kreatif Sandiaga Salahuddin Uno menayangkan tindakan penutupan akses rumah tahfidz Nurul Jihad Makassar yang dilakukan oleh salah seorang oknum anggota DPRD Kabupaten Pangkep.
Sandiaga berharap peristiwa yang menghebohkan tersebut dijadikan pembelajaran dalam meningkatkan keimanan, serta mengajak para santri dan tahfidz untuk tidak menaruh dendam dan memaafkan keikhlasan yang dilakukan oknum anggota DPRD tersebut.
Baca Juga :
“Saya prihatin atas insiden tersebut, dan saya berharap anak-anak santri untuk tidak menaruh dendam dan memaafkan tindakan islam yang dilakukan oknum anggota DPRD Kabupaten Pangkep,” Kata Sandiaga Salahuddin Uno dalam silaturahmi bersama Santri RT Nurul Jihad melalui via zoom
Sandiaga mengaku jika dirinya kaget mendengar kabar tersebut, hingga dia menghubungi langsung Kamrussamad yang merupakan putra Asli pangkep dan menanyakan hal tersebut
Bahkan Sandiaga Uno menerima ajakan santri RTQ Nurul Jihan untuk bersedia menjadi donatur tetap, bahkan siap membantu pembangunan kantor rumah Tahfidz Quran yang berada di kelurahan Masale kecamatan Panakkukang Kota Makassar.
“Untuk anak-anak dan semua Tahfidz Quran Nurul Jihad, untuk terus meningkatkan ukhuwah islamiyah meski saat ini masih dalam suasana Pandemi covid-19, ” Jelasnya
Mantan calon Wakil Presiden tersebut juga mengajak para santri untuk terus meningkatkan keimanan di tengah pandemi covid-19 saat ini.
Selain itu, tak lupa Sandi mengajak para santri untuk menjadi seorang entrepreneur muda agar kelak dapat membantu dan mendirikan rumah Tahfidz Quran lainnya.




Komentar