‘Seperti Sinetron Ikatan Cinta’ Fadli Zon Kritik Mahfud Md: Rakyat Sepertinya Disuruh Selamatkan Diri Masing-masing

Awal Febri
Awal Febri

Senin, 26 Juli 2021 18:48

Fadli Zon - Mahfud Md. (Trotoar.id).
Fadli Zon - Mahfud Md. (Trotoar.id).

TROTOAR.ID, JAKARTA – Fadli Zon layangkan protes kepada Menko Polhukam Mahfud Md atas pernyataannya di media sosial twitter.

Mahfud Md membagikan kisah warga kaya raya di Jawa Timur meninggal saat menunggu antrian tabung oksigen.

Selain itu Mahfud juga bercerita mengenai profesor yang menyerahkan oksigen ke juniornya yang sama-sama terpapar Covid-19.

“Mengharukan. Ada seorang kaya raya di Jatim meninggal ktk sdg menunggu antrean penanganan. Ada jg Profesor kedokteran senior menyerahkan kesempatan kpd yuniornya utk menggunakan satu2nya oksigen yg tersisa ketika keduanya sama2 terserang Covid. Sang profesor kemudian wafat,” tulis Mahfud dikutip poskota.co.id dari akun Twitter-nya, Senin (26/7/2021).

Baca Juga  Ketua TGIPF Tegas Menyebutkan Tembakan Gas Air Mata Penyebab Terjadinya Kematian di Stadion Kanjuruhan

“Sblm wafat Profesor itu bilang  kpd yuniornya, “Kamu muda, msh pny kesempatan lama utk mengabdi. Pakailah oksigen itu”. Itu cerita haru. Tp bnyk cerita bagus dimana orng yg terinfeksi Covid 19 dan sempat ditangani dan menjalani perawatan dengan tenang dan ikut prokes bisa sembuh,” sambungnya.

Baca Juga  Fadli Zon Disebut Teroris, Akan Tempuh Jalur Hukum?

Wakil Ketua DPP Partai Gerindra merespon. Menurutnya apa yang dikatakan oleh Mahfud Md harusnya tak dikeluarkan.

Justru yang mestinya muncul dari seorang Mahfud Md adalah kata ‘maaf’.

“Seharusnya, katakan, mohon maaf ini terjadi. Twit seperti ini macam reaksi orang di luar pengambil keputusan atau pemerintah,” tulis Wakil Ketua DPR periode 2014-2019 melalui akun @Fadlizon di Twitter, Senin.

Baca Juga  Gaduh! Desak BNPT Buka Data Ponpes yang Dituduh Berafiliasi dengan Teroris, Fadli Zon: Jangan Membuat Saling Curiga

Dengan cuitan seperti itu, kata Fadli, mempertegas bahwa pemerintah tak bisa lagi berbuat apa-apa atas kejadian tersebut.

Ungkapan tersebut, tambah Fadli, sepertinya rakyat diperintahkan untuk selamatkan dirinya masing-masing.

“Malah mempertegas bahwa pemerintah tak bisa berbuat apa-apa atas kejadian itu. Rakyat seperti disuruh selamatkan diri masing-masing. Tak perlu didramatisir seperti sinetron Ikatan Cinta,” tegas Fadli. (Alam)

 Komentar

Berita Terbaru
Politik23 Oktober 2026 23:18
Jelang Pelantikan Golkar Sulsel, Bendera dan Baliho Bahlil-IAS Hiasi Jalanan Makassar
8 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Suasana Kota Makassar mulai semarak menjelang pelantikan pengurus Dewan Pimpinan...
Politik23 Oktober 2026 21:36
Golkar Sulsel Menguningkan Makassar, Konsolidasi Politik dan Ujian Empati kepada Warga
11 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Akhir pekan ini, Makassar bukan sekadar menjadi panggung konsolidasi Partai Gol...
Metro23 Oktober 2026 19:49
Naoemi Octarina Pimpin Delegasi Sulsel, Perkuat Sinergi Dekranasda, PKK, dan Posyandu
10 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO DENPASAR, Trotoar.id — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan memperkuat sinergi program pemberdayaan ma...
Politik23 Oktober 2026 17:33
Ribuan Kader Golkar se-Sulsel Bakal Tumpah Ruah di Makassar, Ingin Bertemu Langsung Bahlil
9 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Ribuan kader Partai Golkar dari berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan ...