Ahmad Doli: Jabatan Ketua Tidak Mutlak diusung di Pilgub, Kalau Golkar Kalah di PIleg

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Kamis, 12 Agustus 2021 10:32

Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia Wawancara Bersama Wartawan di Makassar.
Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia Wawancara Bersama Wartawan di Makassar.

TROTOAR.ID, MAKASSAR — Wakil ketua Umum Partai Golkar Bidang Pemenangan Pemilu, Ahmad Doli Kurnia mengatakan, jabatan ketua Partai bukan jaminan akan dapat diusung pada Pilkada serentak nantinya 

Sebab kata dia yang akan menjadi jaminan adalah keberhasilan partai Golkar di daerah mengawal target kemenangan partai Golkar di Pemilu Pemilu akan datang. 

“Jangan dulu bicara Pilgub, menangkan dulu Golkar baru bicara Pilgub, kalau Golkar menang kemungkinan peluang ketua, ada tapi kalau kalah, jelas kita pertimbangkan,” Kata Ahmad Doli Kurnia 

Baca Juga  Wali Kota Munafri Ajak Warga Sambut Tahun Baru dengan Doa dan Empati

Ketua Komisi II DPR RI ini juga menyebutkan jika di golkar banyak kader potensi, olehnya itu semua harus bersatu dalam mengawal apa yang menjadi kepentingan besar partai Golkar akan datang

Sehingga dia meminta pemimpin kader di daerah untuk menghilangkan ego dan sekat-sekat atau kubu-kubuan demi  tujuan utama yang akan dicapai bersama 

“Konsentrasinya sekarang siapa pun mau jadi gubernur atau kepala daerah harus terlibat menangkan dulu Golkar di pileg, itu ukuran utama, dan tidak mutlak ketua dapat diusung kalau Golkar nantinya kalah di pileg,” Katanya. 

Baca Juga  Masa Kampanye Dipersingkat, Golkar Luwu Utara : Kami Siap Menang

Doli menjelaskan, bila usungan partai Golkar nantinya akan mengacu pada variabel-variabel, seperti variabel kepemimpinan apakah bermanfaat bagi kader atau masyarakat. 

Olehnya itu dia mendorong agar percepatan konsolidasi organisasi dilakukan, mengingat beberapa daerah lainnya sudah menjalankan konsolidasi organisasi, karena jika lambat dilakukan akan berdampak pada partai nantinya. 

Baca Juga  Tak Percaya Lagi Pada KPK, Masyarakat Sipil di Sulsel Luncurkan Kantor Darurat Pemberantasan Korupsi

“Di sulsel masih ada 8 daerah belum melaksanakan musda, saya sudah bicara dengan TP untuk menyelesaikan paling lambat dua pekan kedepan, ” Katanya. 

Soal adanya kepentingan yang ingin dicapai sehingga konsolidasi lambat dilakukan itu hal biasa, namun itu harus diselesaikan dengan secepat jangan sampai lambat bergerak, sebab itu akan berdampak pada organisasi. 

“Itu biasa mengawal kepentingan, tapi jangan karena kepentingan kader, hal utama terabaikan,” Pungkasnya

 Komentar

Berita Terbaru
Politik05 November 2026 19:13
PKB Desak Kasus Dugaan Penyadapan Diusut Tuntas, Syamsul Rizal Dorong Forensik Digital
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mendesak aparat terkait mengusut tuntas dugaan penyadapan yang disebut menyasar sejumlah toko...
Parlemen05 November 2026 18:33
Syamsul Rizal Bedah Sosialisme Islam di Makassar, Prof Tahir Kasnawi Sebut Sejalan dengan Pancasila
MAKASSAR, Trotoar.id — Keadilan ekonomi, ketimpangan sosial, dan keberpihakan terhadap masyarakat kecil menjadi sorotan dalam kegiatan sosialisasi d...
Metro05 November 2026 17:24
Makassar Raih Terbaik I Nasional Program KB 2026, Enam Inovasi DPPKB Jadi Penentu
JAKARTA, TROTOAR.ID — Pemerintah Kota Makassar kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Di bawah kepemimpinan Wali Kota Munafri Arifuddin, M...
Metro05 November 2026 16:21
Penyintas Kanker Berbagi Pengalaman, TP PKK Makassar Perkuat Edukasi Deteksi Dini Penyakit
MAKASSAR, Trotoar.id — Kesadaran menjaga kesehatan tidak cukup hanya dibangun ketika tubuh mulai merasakan sakit. Pemeriksaan sejak dini menjadi lan...