Walkot Makassar Minta Satpol PP Humanis ke Masyarakat

Awal Febri
Awal Febri

Rabu, 25 Agustus 2021 17:53

Wali Kota Makassar saat memberi arahan kepada para anggota Satpol PP Kota Makassar.
Wali Kota Makassar saat memberi arahan kepada para anggota Satpol PP Kota Makassar.

MAKASSAR – Walikota Makassar Moh.Ramdhan “Danny” Pomanto menginstruksikan seluruh Satuan Polisi Pamong Praja yang tergabung dalam Satuan Tugas Pengurai Keramaian (Raika) untuk lebih mengedepankan pendekatan komunikasi yang humanis dalam menjalankan tugasnya.

Hal tersebut diutarakan Danny, saat memberi pengarahan kepada seluruh personil satgas Raika yang bertugas di 15 Kecamatan. Bertempat di Tribun Lapangan Karebosi Makassar. Rabu (25/8/2021).

“Sebagai orang terdepan dalam penegakan hukum ketertiban di Kota Makassar baik, perda atau surat edaran wali kota, senjata yang paling kuat dan strategis adalah komunikasi, intinya bertutur kata yang sopan dan humanis,” kata Danny dihadapan seluruh Satgas Raika.

Danny menuturkan bahwa apa yang ada di media sosial menurutnya itu hal yang biasa, dengan cara mengambil hikmah dari itu semua.

“Kalau saya melihat berita yang viral di media sosial termasuk yang bukan di kota Makassar, walaupun satpol memang bertindak benar, tapi dia lebih emosi maka itu terlihat salah, maka kebenaran dari tugas kita tidak terlihat benar. kita pasti akan bertemu dengan orang yang tidak taat dan melanggar aturan, tapi itulah tantangan kita sebagai Satpol PP,” ujar Danny.

Menurut Danny dalam menjalankan tugas tugasnya tentunya akan bertemu dengan orang orang yang emosi, yang hanya memikirkan dirinya sendiri dan tidak memikirkan penularan Covid 19.

Olehnya itu dalam kesempatan pertemuan ini, Danny memberi 3 tips kunci pengendalian diri yang lebih humanis kepada masyarakat.

“Ada 3 tips kunci pembekalan untuk satpol PP dalam menjalankan tugas tugasnya di lapangan yaitu; pengendalian diri, kesabaran, dan sikap profesional ini yang mesti dimiliki oleh setiap personil,” ungkapnya.

Lebih jauh Danny mengatakan, kalau Satpol PP mampu mengendalikan dirinya, itulah Satpol profesional dan kalau mampu sabar itulah hal layak yang harus dilakukan, dalam menghadapi masyarakat ialah keras dan lembut, dengan melihat situasi kondisi yang terjadi.

“Keras dan tegas itu bukan berarti kasar, namun tegas itu selalu berdiri di atas hukum. Tidak gampang tapi saya yakin anda bisa, banyak sekali masyarakat yang respek dengan gerakan Raika, jika tidak ada Satgas Raika ini, saya yakin tidak akan turun angka Covid di Kota Makassar,,” terang Danny.

Disamping tugas sebagai pengurai kerumunan Danny juga akan menugaskan Satpol PP, dibantu oleh TNI dan Polri untuk mengawal pembagian 100 ribu paket sembako kepada masyarakat yang berdampak pada PPKM. (Alam)

 Komentar

Berita Terbaru
Parlemen26 Juli 2026 17:27
Ketua DPRD Sulsel Hadiri Haul Akbar ke-3 Syekh Yusuf Al-Makassari, Ajak Teladani Perjuangan dan Akhlak Sang Ulama Besar
GOWA, Trotoar.id – Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, A. Rachmatika Dewi, menghadiri Haul Akbar ke-3 Syekh Yusuf Al-Makassari Tuanta Salamaka Ri ...
Daerah26 Juli 2026 17:24
Cegah Nyeri Akibat Kerja, Tim Fisioterapi Unhas Latih Kelompok Wanita Tani di Bulukumba
Bulukumba, Trotoar.id – Tim Pengabdian kepada Masyarakat Program Studi S1 Fisioterapi Fakultas Keperawatan Universitas Hasanuddin (Unhas) melaksanak...
Metro26 Juli 2026 17:17
BKPSDM Makassar Luncurkan AKSI ASN, Inovasi Berbasis AI untuk Tingkatkan Kompetensi dan Kinerja Aparatur
Makassar, Trotoar.id— Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Makassar terus mempercepat transformasi birokrasi mel...
Parlemen26 Juli 2026 12:32
Rahman Pina Hadiri Minggu Gembira Dies Natalis ke-65 UNM
Makassar, Trotoar.id – Wakil Ketua I DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Rahman Pina, menghadiri kegiatan Minggu Gembira Dies Natalis ke-65 Universitas ...