Pemerintah Lanjutkan Normalisasi Sungai Masamba

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Rabu, 01 September 2021 15:42

Pemerintah Lanjutkan Normalisasi Sungai Masamba

Trotoar.id, Luwu Utara – Pemerintah melalui Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang (BBWSPJ) kembali melakukan normalisasi di bagian kanan hulu jembatan Masamba, Selasa 31 Agustus 2021.

Pengawas lapangan BBWSPJ, Fahruddin mengatakan normalisasi yang dilakukan berupa pengerukan sedimentasi hingga kedalaman 1 meter.

“Normalisasi ini bagian dari pekerjaan tanggul dan itu sudah dari dulu kita kerjakan, karena sekarang terjadi peninggian penambahan sedimentasi makanya hari ini kembali kita lakukan pengerukan,” ucap Fahruddin.

Normalisasi yang dilakukan saat ini adalah salah satu upaya pengendalian banjir di sungai Masamba.

“Pekerjaan ini belum optimal karena pengendalian sedimen di hulu berupa pembangunan Sabo Dam masih direncanakan akan dibangun tahun depan. Jadi pengerukan ini adalah pekerjaan sementara yang bisa kita lakukan agar air tidak meluap ke pemukiman warga,” terangnya.

Baca Juga  SK PNS Jadi "Kado" HUT RI ke-78 di Bulukumba

Sementara itu, Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPUTRPKP2) Luwu Utara, Sri Rahayu menyampaikan hasil pengerukan langsung dibawa ke tempat penampungan yang direkomendasikan oleh pemerintah daerah dalam hal ini DPUTRPKP2 dan disetujui oleh balai.

“Untuk saat ini sudah ada lima disposal area yang disediakan pemerintah daerah, lahan pribadi masyarakat 4, lahan bandara 1,” kata Sri saat dikonfirmasi melalui WhatsApp.

Baca Juga  Pidato Perdana Usai Dilantik, IDP; Insya Allah, Tangan Kami Akan Disambut oleh Masyarakat

Diakui Sri Rahayu, sampai saat ini masih ada masyarakat yang mengajukan dan bersedia digunakan lahannya sebagai tempat penampungan sedimen.

“Tadi ada lagi yang mengajukan, besok baru kami buat rekomendasinya karena untuk penentuan disposal tidak bisa kami berikan rekomendasi begitu saja, karena terkait material yang tidak bisa dibawa keluar dalam jangka waktu tertentu karena akan diaudit untuk volume material yg ditampung,” singkatnya.

Tak hanya balai, saat ini juga berlangsung pekerjaan berupa pengerukan di bagian hilir kanan setelah jembatan Masamba oleh DPUTRPKP2. Hanya saja hasil pengerukannya dimanfaatkan menjadi tanggul darurat yang berfungsi sebagai penghalang agar air sungai tidak meluap ke pemukiman warga dan ruas jalan Masamba saat hujan deras melanda.

Baca Juga  Pemprov Sulsel Apresiasi Pemda Lutra Terkait Regulasi Wajib PAUD

Sebagai informasi berdasarkan hasil identifikasi dari Lembaga Kajian Kebencanaan Universitas Hasanuddin disebutkan bahwa total estimasi sedimentasi banjir bandang di tiga sungai pascabanjir di Luwu Utara pada 13 Juli 2020 lalu sebesar 222.476.966 m³.

Rinciannya adalah sungai Rongkong 136.838.603 m³, sungai Masamba 55.131.761,29 m³, dan sungai Radda 9.141.608 m³. (IP/Rn)

Penulis : LH

 Komentar

Berita Terbaru
Metro26 Oktober 2026 14:44
Stadion Untia Mulai Ditimbun, Appi Kejar Target Rampung Akhir 2027
9 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Pembangunan Stadion Untia di Kecamatan Biringkanaya, Makassar, mulai memasuki ta...
Politik26 Oktober 2026 00:44
Menteri UMKM Maman Abdurahman, NH hingga IAS Bernyanyi Bersama Wali Band Hibur Warga Makassar
8 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Panggung Pesta Rakyat Partai Golkar di Kota Makassar tak hanya menjadi ruang hib...
Daerah25 Oktober 2026 22:47
Rujab Bupati Sidrap Jadi Panggung Prestasi Sains, Syaharuddin Alrif Dorong Lahirnya Generasi Unggul
8 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO SIDRAP, Trotoar.id — Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Sidenreng Rappang menjadi panggung apresiasi bagi pel...
Politik25 Oktober 2026 19:28
Sarmuji Rayu Andi Sudirman Gabung Golkar: Dulu Golkar Wakafkan Diri, Kini Giliran Gubernur
8 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar, Muhammad Sarmuji, melontarkan rayuan poli...