JAKARTA – Pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang tak lulus Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) diminta agar mencari pekerjaan lain.
Para eks pegawai KPK itu juga diminta agar tak usah lagi mengusik KPK. Hal ini diutarakan oleh Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP), Ali Mochtar Ngabalin.
Ali mengatakan bahwa sebaiknya Novel Baswedan dan pegawai lain yang tidak lulus TWK agar mencari aktivitas lain saja.
Baca Juga :
Ia juga menilai keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) sudah sangat tepat dan semestinya begitu.
“Suruh mereka yang tidak lulus TWK agar cari pekerjaan lain,” tuturnya kepada trotoar.id, Kamis (2/9).
Menurutnya, untuk apa lagi mengganggu KPK jika mereka sudah dinyatakan tak memenuhi syarat TWK.
Lagi pula, kata dia, banyak orang lain yang juga lebih bisa bekerja menggantikan para pegawai yang tidak lulus itu
“Untuk apa itu tongkrongin KPK. Masih ada orang lain yang jauh lebih bisa,” kata Ali di Jakarta.
Menurut Ali Ngabalin, aturan yang diambil oleh pimpinan KPK era Firli Bahuri dkk saat ini sudah sesuai dengan regulasi dan UU yang mengatur.
“Seluruh kebijakan yang diambil oleh pimpinan KPK itu dia bersifat final, tidak usah diganggu. Itu keputusannya KPK,” kata Ali Ngabalin.
Ali Ngabalin pun mengaku merasa heran dengan adanya desakan dari 51 pegawai KPK yang tak lolos TWK meminta Presiden Jokowi untuk mengangkat mereka menjadi ASN.
“Tidak ada cerita lah, sudah pergi sana cari kerja yang lain, tidak usah paksa-paksa, jangan ganggu KPK, itu punya negara, itu punya rakyat,” tegas Ali Ngabalin. (Alam)



Komentar