Abdul Hayat Apresiasi Program USAID Turunkan Angka Kematian Ibu dan Bayi

ANTI CIBOL
ANTI CIBOL

Rabu, 22 September 2021 16:53

Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel, Abdul Hayat Gani, mengapresiasi program-program yang dilaksanakan Badan Pembangunan Internasional AS (USAID) dalam menekan angka kematian ibu dan bayi. Ia mengatakan, untuk mengatasi masalah kematian ibu dan bayi dibutuhkan sinergi semua pihak.
Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel, Abdul Hayat Gani, mengapresiasi program-program yang dilaksanakan Badan Pembangunan Internasional AS (USAID) dalam menekan angka kematian ibu dan bayi. Ia mengatakan, untuk mengatasi masalah kematian ibu dan bayi dibutuhkan sinergi semua pihak.

Trotoar.id, Makassar — Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel, Abdul Hayat Gani, mengapresiasi program-program yang dilaksanakan Badan Pembangunan Internasional AS (USAID) dalam menekan angka kematian ibu dan bayi. Ia mengatakan, untuk mengatasi masalah kematian ibu dan bayi dibutuhkan sinergi semua pihak.

“Karena masalah kesehatan ini, bukan hanya milik pemerintah dan dinas kesehatan saja. Akan tapi kita harus berkolaborasi, bersinergi bersama yang secara simultan akan berdampak pada program tersebut,” kata Abdul Hayat, saat menerima kunjungan USAID, di ruang kerjanya, Rabu, 22 September 2021.

Baca Juga  Bupati IDP Resmikan Pembangunan Program Penyediaan Air Bersih

Diketahui, USAID menemui Abdul Hayat untuk memperkenalkan program Momentum Private Healthcare Delivery (MPHD). Program ini menyasar pada upaya penurunan angka kematian ibu dan bayi yang baru lahir di Indonesia secara umum, dan khusus di Sulsel.

Baca Juga  Warga Makassar Serbu Kantor Golkar Makassar, Panitia Jalan Sehat Peserta Membludak

Untuk menekan angka kematian ibu dan bayi baru lahir, lanjut Abdul Hayat, selain peningkatan aksebilitas untuk pelayanan kesehatan, juga harus didukung dengan regulasi.

Sementara, perwakilan USAID, Dr Salwa mengatakan, khusus di Sulsel sesuai dengan masukan dan hasil diskusi dengan Dinas Kesehatan Sulsel sebagai mitra utama USAID, ada empat fokus program yang akan dilaksanakan. Tahun pertama, ada dua fokus yakni Kota Makassar sebagai episentrum dan Kabupaten Gowa, yang memiliki angka kematian ibu dan bayi cukup tinggi di tiga tahun terakhir.

Baca Juga  Gubernur Sulsel Hadiahi Sepeda ke Bocah Pemungut Sisa Kue di Gowa

“Alhamdulillah, kami mengapresiasi perwakilan pemerintah daerah dalam hal ini, Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel, dimana beliau begitu antusias dengan masalah kesehatan dan pendidikan,” kata dr Salwa, yang juga merupakan Senior Program Manager di USAID. (*)

Penulis : Alam

 Komentar

Berita Terbaru
Parlemen08 November 2026 22:46
Suharmika: Usia 419 Tahun Makassar Harus Jadi Energi Baru Percepat Kemajuan Kota
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Memasuki usia ke-419 tahun, Kota Makassar diharapkan tidak hanya semakin berkembang dari sisi pembangunan fisik, tetapi juga ...
Parlemen08 November 2026 21:15
HUT ke-419 Makassar, Supraatman: Pembangunan Harus Berdampak, Warga Harus Merasa Aman
Ketua DPRD Kota Makassar, Supratman...
Daerah08 November 2026 20:23
Emas Petanque PORPROV XVIII untuk Sidrap, Nuralisyah Fitri Bakil Ukir Prestas
SIDRAP, TROTOAR.ID — Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) menambah catatan prestasi di ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) XVIII Sulawesi Selata...
Daerah08 November 2026 17:47
HKN ke-62, Pemkab Barru Perkuat Komitmen Pemerataan Layanan Kesehatan
BARRU, Trotoar.id — Pemerintah Kabupaten Barru menegaskan komitmennya memperkuat kualitas dan pemerataan pelayanan kesehatan bagi seluruh lapisan ma...