JAKARTA – Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) baru-baru ini layangkan ultimatum kepada Presiden Joko Widodo agar membatalkan hasil Tes Wawasan Kebangsaan (TWK).
Utamanya pada Novel Baswedan dan seluruh pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi yang dipecat dari KPK.
Eks Politisi Demokrat yang kini aktif sebagai penggiat media sosial Ferdinand Hutahaean mengatakan bahwa mahasiswa sebaiknya tak usah terprovokasi dengan orang yang tidak lulus TWK.
Baca Juga :
Menurutnya, BEM SI jangan sampai diperalat dengan kepentingan politik sekardus mie instan belaka. Apalagi Mahasiswa adalah orang-orang yang belajar.
Ia mendorong agar sebaiknya BEM SI urusi mafia tanah yang sering merugikan kepentingan publik.
Meski begitu, Ferdinand menegaskan bahwa janganlah seenaknya BEM SI seolah sudah mewakili rakyat,
“BEM SI ini jangan diperalat oleh kepentingan politik sekardus mie instan. BEM SI harusnya bersuara melawan mafia tanah yang merugikan rakyat bukan jadi pembela orang yang tidak lulus tes kebangsaan. Pengurus BEM SI juga jangan seenaknya seolah sudah mewakili rakyat,” cuitannya di twitter dikutip trotoar.id, Minggu (26/9).



Komentar