MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar berjanji akan berupaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), hal itu diungkapkan oleh Wali Kota Makassar Danny Pomanto setelah mendapat sorotan dari sejumlah fraksi DPRD Makassar.
Juru Bicara Fraksi Partai Gerindra DPRD Makassar mempertanyakan PAD yang turun menjadi Rp1,35 triliun dibandingkan dengan target APBD Pokok senilai Rp1,68 triliun.
“Mengalami penurunan 334 miliar turun 19,85 persen,” kata Kasrudi dalam rapat paripurna di gedung DPRD, Jalan AP Pettarani, Rabu (29/9).
Anggota DPRD dari fraksi Partai PAN juga menyoroti persoalan ini. Hal itu dikatakan Hasanuddin Leo bahwa pihaknya menyayangkan pemkot Makassar tak memberi penjelasan terkait penurunan target APBD.
Ia merasa ini akan berdampak pada pembangunan kedepan utamanya pada belanja langsung.
Olehnya, ia meminta agar Pemkot Makassar memperbaiki pendataan potensi pendapatan daerah.
Tanggapan Walikota Makassar
Danny Pomanto menanggapi bahwa ini menandakan dewan telah menjalankan fungsinya sebagai lembaga pengawasan. Sehingga, menurutnya ini menujukkan bahwa dewan berfungsi dengan baik.
Danny mengatakan bahwa turunnya target PAD akibat dari lambatnya program resetting pemerintahan karena terkendala izin dari Kemendagri.
Selain itu, berdasar pada perhitungan dan data potensi pendapatan di Makassar, “Itu bahkan bisa lebih, sehingga saya kira cadagan APBD bisa maksimal dan silpa bisa minimal,” tambahnya.
“Termasuk salah satu memperbaiki data sangat diupdate, tidak bisa diandalkan data sekarang masih banyak potensi di pendapatan lain tapi datanya yang lemah, kita perbaiki itu,” tutupnya. (Alam)



Komentar