Pandora Papers, Rocky Gerung: Novel dan Teman-temannya Siap Ditugaskan untuk Membongkar Penyelundupan Pajak

Nuralamsyah
Nuralamsyah

Selasa, 05 Oktober 2021 20:14

Pengamat politik, Rocky Gerung.
Pengamat politik, Rocky Gerung.

JAKARTA – Pengamat Politik Rocky Gerung mengingatkan kembali pada mitologi pandora di mana ada seorang perempuan yang melawan perintah dewa zeus agar tidak membuka kotak pandora karena di dalamnya itu ada banyak kejahatan

Tapi pandora karena cinta pada keadilan jadi dia ingin tahu apasih isinya kotak pandora ini, kata Rocky. Dalam mitologi, pandora itu disebut sebagai biang dari segala kejahatan. 

“Tapi kotak pandora memang harus dibuka karena di dalamnya ada kejahatan, jadi kita berterima kasih pada pandora,” kata Rocky di akun YouTube-nya, Selasa (5/10).

Mengapa kontak pandora harus dibuka, kata Rocky, karena di dalamnya ada kejahatan kepala negara. “Jadi kita ada di suatu suasana baru untuk kembali pada ide keadilan, nah itu yang dilakukan oleh pers sekarang, karena partai politik gak mampu, maka jurnalis internasional membuat asosiasi,” tuturnya.

Untuk membongkar ketidak adilan, kata Rocky. Ia mengaku ingin mendengar apa tanggapan Menteri Ekonomi Sri Mulyani terkait Kotak Pandora ini.

“Karena Sri Mulyani adalah seorang perempuan yang juga mesti pro pada pandora,” terangnya.

Menurut Rocky, KPK harus bertindak membongkar kejahatan pajak dalam kotak pandora, “Tapi KPK, kita gak percaya lagi,” tuturnya.

Maka mestinya, ujar Rocky, Kapolri Jenderal Listyo Sigit bertindak, “Dengan memakai Novel Baswedan dan teman-temannya. 57 Reserse hebat pindah ke Polri dan mereka siap ditugaskan untuk membongkar penyelundupan pajak.”

Penulis : Redaksi


 Komentar