Kemenag Sulsel Sosialisasi KMA Nomor 660 tentang Pembatalan Pemberangkatan Jemaah Haji

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Rabu, 06 Oktober 2021 20:33

Kemenag Sulsel Sosialisasi KMA Nomor 660 tentang Pembatalan Pemberangkatan Jemaah Haji

Trotoar.id, Luwu Utara — Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sulawesi Selatan menggelar Sosialisasi KMA Nomor 660 Tahun 2021 tentang Pembatalan Keberangkatan Jemaah Haji pada Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1442 H/2021 M, Selasa (5/10/2021) di Aula Hote Bukit Indah, Masamba. Sosialisasi dibuka Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani.

Kepala Kantor Wilayah Kemenag Sulsel, Khaeroni, mengatakan Sosialisasi KMA Nomor 660 Tahun 2021 adalah upaya pemerintah menjelaskan alasan pembatalan pemberangkatan jemaah haji tahun ini. “Ibadah haji itu wajib. Kenapa? Karena haji rukun islam kelima. Apalagi status haji juga dapat meningkatkan harkat dan martabat manusia,” kata Khaeroni.

Meski wajib, kata dia, tetap ada persyaratan untuk berangkat haji. Salah satunya, sebut dia, adalah mampu melaksanakan perjalanan. “Allah SWT memberikan ujian dengan menurunkan pandemi COVID-19 dan ini berdampak ke seluruh dunia. Dan hal ini yang menyebabkan negara Arab Saudi belum mau menerima jemaah haji dari luar negeri,” terang Khaeroni.

Pembatalan pemberangkatan jemaah haji rupanya dimanfaatkan segelintir orang untuk menyebarkan hoaks penyebab pembatalan pemberangkatan haji. “Banyak hoaks bertebaran tentang penyebab pembatalan ini. Untuk itu, kami perlu meluruskannya, karena pembatalan ini bukan karena keinginan pemerintah, melainkan sudah menjadi takdir Allah SWT,” jelasnya. “Semoga tahun depan kita semua sudah bisa berangkat haji,” harapnya.

Sementara Bupati Indah Putri Indriani mengatakan, informasi tentang haji ini penting untuk didengar bersama. “Sosialisasi KMA Nomor 60 ini begitu penting bagi masyarakat. Banyak sekali kesedihan yang kita alami karena kerinduan berkunjung ke Baitullah belum bisa terealisasi. Namun, pasti di balik ini ada hikmah dari Allah SWT,” kata Indah.

Ia mengatakan, dengan hadirnya sosialisasi ini, masyarakat tak perlu lagi berprasangka buruk terhadap adanya pembatalan haji tahun ini. “Kita jangan su’udzon kepada pemerintah, dan jangan termakan hoaks. Olehnya itu, segala informasi terkait pelaksanaan haji dan umroh menjadi sangat penting untuk kita ketahui bersama,” ujar Indah.

Bupati Luwu Utara dua periode ini berharap tahun depan tidak ada lagi pembatalan. “Semoga tahun depan sudah bisa melaksanakan ibadah haji. Dan ini informasi yang kita dapatkan bisa kemudian disampaikan juga kepada saudara-saudara kita yang lain,” tutup Indah. Berdasarkan Laporan Kakan Kemenag Lutra, Nurul Haq, saat ini ada 5.421 Jemaah tunggu di Lutra. Turut hadir pada kegiatan ini, Ketua DWP Kanwil Kemenag Sulsel, Heni Suwardani. (Lp/LH)

Penulis : LH

 Komentar

Berita Terbaru
Metro29 Agustus 2026 15:16
BBNKB dan PBBKB Tak Naik, Prof Marsuki: Pilihan Rasional Jaga Daya Beli Masyarakat
MAKASSAR — Keputusan Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman mempertahankan tarif Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) dan Pajak Bahan...
Daerah29 Agustus 2026 14:20
Tak Punya Latar Belakang Kuliner, Halim Bangun Kapurung Al Fazza dan Buka Lapangan Kerja di Sidrap
SIDRAP, Trotoar.idTrotoar.id — Tidak memiliki pengalaman memasak maupun latar belakang bisnis bukan alasan bagi Halim untuk mengurungkan niat menjad...
Metro29 Agustus 2026 12:23
Gubernur Andi Sudirman Kick Off Piala Gubernur Sulsel 2026, Rp500 Juta Diperebutkan
PAREPARE, Trotoar.id — Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman resmi membuka Piala Gubernur Sulsel 2026 di Stadion Gelora B.J. Habibie, Kot...
Daerah28 Agustus 2026 22:23
KleponHolic dan Cerita UMKM yang Saling Menguatkan di Sidrap
SIDRAP, Trotoar.id — Sebuah produk kuliner tak pernah benar-benar lahir dari satu tangan. Di balik seporsi kue yang sampai ke meja pelanggan, ada pe...