Walkot Makassar Minta Konsep Smart City Dibuatkan Undang-Undang

ANTI CIBOL
ANTI CIBOL

Rabu, 13 Oktober 2021 19:22

Walkot Makassar Minta Konsep Smart City Dibuatkan Undang-Undang

YOGYAKARTA — Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan ‘Danny’ Pomanto didaulat menjadi pembicara pada Indo Smart City Forum dan Expo 2021, di Rich Hotel Yogyakarta, Rabu (13/10/21). 

Dengan tema “Kesiapan Ekosistem Smart City di Indonesia” Danny menyebutkan Smart City merupakan bagian dari solusi di tengah pandemi. 

Hal itu dibuktikan dengan melandainya kasus covid 19 dari status level 4 terjun bebas ke level 2 dan tidak melewati status level 3.

Dihadapan Wali Kota se-Indonesia, Danny menyebutkan Makassar Recover merupakan contoh nyata penggunaan smart city ke masyarakat. Khususnya pada pengapklikasian Satgas Detektor yang merangkum semua data kesehatan dalam satu barcode. 

Baca Juga  Terima Kunjungan Unanda, Basmin Pesankan Pendidikan Berkarakter

“Smart city yang baik adalah smart city yang usefull, di makassar sedikit berbeda lebih ke menyentuh hati. Kami sebut Sombere and Smart City yang bisa diterima oleh masyarakat. Saya menggunakan smart city menyasar kesehatan. Kesehatan masyarakat itu merespon cepat. Kami ada 112, ditengah pandemi kami ada satgas detektor. Ini salah satu solusi nyata,” ucap Danny. 

Menurut Danny, Smart city tanpa penerimaan rakyat hanya sebuah aplikasi pajangan yang memiliki biaya yang mahal.

Baca Juga  Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin Resmikan Masjid Al Ansar Nur Amelia di Tanamaland Tanjung Bunga

Smart city kota Makassar yang digagas Danny juga menempati urutan ke 80 dari 102 kota smart city di dunia. Dan juga salah satu kota yang mewakili Indonesia di tingkat Asean. 

Namun, Danny mengingatkan kedepannya Smart city disetiap kota harus lebih disempurnakan kehadirannya.

“Kita tidak boleh lengah gelombang ketiga pandemi ini kita harus lebih hati-hati. Karenanya smart city harus lebih disempurnakan khususnya di Kota Makassar agar kesehatan masyarakat semuanya dapat terpantau lewat satu barcode,” sebutnya.

Baca Juga  Asisten III Pimpin Upacara Harkitnas 2023

Danny juga meminta agar inovasi-inovasi dan smart city dibuatkan Undang-Undang agar patent. 

“Jadi ketika sudah usefull ke masyarakat pemerintah pusat bisa membuatkan undang-undang agar ketika pemimpin berganti sistem dan inovasinya tetap bisa dinikmati oleh masyarakat,” harapnya. 

Selain Danny, turut jadi pembicara yakni Staf Ahli Kemendagri Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Hamdani MM, Msi, Wali Kota Bogor, Bima Arya dan Wali Kota Jambi, Syarif Fasha.  (Alam)

 Komentar

Berita Terbaru
Parlemen27 Oktober 2026 00:51
Pansus DPRD Sulsel Sepakat Tak Naikkan Tarif PKB dan BBNKB, Konsultasikan Perubahan Perda ke Kemendagri
4 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO JAKARTA, Trotoar.id — Panitia Khusus (Pansus) DPRD Provinsi Sulawesi Selatan yang membahas perubahan Pe...
Parlemen27 Oktober 2026 00:46
Pansus DPRD Sulsel Dorong Dana Abadi Kebudayaan dan Perlindungan Masyarakat Adat
7 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO JAKARTA, Trotoar.id — Panitia Khusus (Pansus) Pemajuan Kebudayaan DPRD Sulawesi Selatan mendorong pengu...
Metro26 Oktober 2026 14:44
Stadion Untia Mulai Ditimbun, Appi Kejar Target Rampung Akhir 2027
9 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Pembangunan Stadion Untia di Kecamatan Biringkanaya, Makassar, mulai memasuki ta...
Politik26 Oktober 2026 00:44
Menteri UMKM Maman Abdurahman, NH hingga IAS Bernyanyi Bersama Wali Band Hibur Warga Makassar
8 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Panggung Pesta Rakyat Partai Golkar di Kota Makassar tak hanya menjadi ruang hib...