Program Save the Children Resmi Diluncurkan, 15 Desa di Luwu Utara Jadi Pilot Project

Awal Febri
Awal Febri

Kamis, 14 Oktober 2021 20:51

Program Save the Children Resmi Diluncurkan, 15 Desa di Luwu Utara Jadi Pilot Project

Trotoar.id, Luwu Utara — Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani secara resmi meluncurkan program “Save the Children”, Rabu (13/10/2021) di Aula Bappelitbangda Kantor Gabungan Dinas Pemda.

Program tersebut merupakan program perlindungan anak yang digagas Yayasan Save the Children Indonesia dan kali ini bekerjasama dengan PT. MARS Indonesia di sektor kakao dan respon COVID-19.

“Kami menyambut baik dan mengapresiasi program ini mengingat secara administratif Kabupaten Luwu Utara terpilih sebagai Kabupaten Layak Anak mulai dari tingkat pratama sampai dengan madya,” kata Indah yang hadir bersama Sekretaris Bappelitbanda dan Perwakilan MARS Indonesia.

Menurut bupati perempuan pertama di Sulsel ini, butuh sinergi dan kolaborasi dari semua pihak untuk memastikan bahwa anak mendapatkan haknya.

“Jadi semua upaya kita baik pencegahan kekerasan maupun perlindungan terhadap anak harus berbasis pemenuhan kebutuhan hak anak. Termasuk di sektor perkebunan kakao mengingat sektor ini termasuk sektor unggulan yang melibatkan cukup banyak kepala keluarga petani kakao yang kita ketahui ada semacam kebiasaan pelibatan anak di dalamnya. Saya pun mengalami hal yang sama sebab bapak saya seorang petani, jadi begitu pulang sekolah diajak berkebun dan melihat langsung seperti apa aktivitasnya,” imbuhnya.

Oleh karena itu, Indah memandang program perlindungan anak di sektor kakao menjadi upaya mencegah agar tidak terjadi eksploitasi terhadap anak.

“Atau kalau terjadi dan itu tidak diketahui bahwa itu adalah bagian dari eksploitasi anak, maka kita berkewajiban untuk menarik anak tersebut. Upaya ini saya anggap sebagai sistem perlindungan anak mulai dari tingkat terkecil sampai dengan yang tertinggi. Skemanya adalah di desa, jadi ada 15 desa yang menjadi piloting. Ini menjadi upaya kita untuk menyadarkan kepada masyarakat bahwa mereka adalah yang terpenting / subjek. Program ini juga sekaligus menjadi upaya dalam mewujudkan PATBM atau Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat. Oleh karena itu mari kita mulai dari struktur terkecil, dari keluarga, pemerintah desa, kecamatan, sampai ke kabupaten sehingga juga bisa berkontribusi terhadap penurunan kekerasan terhadap anak di Luwu Utara,” pinta ibu dua anak ini.

Erwin Simangunson selaku Direktur Program Implementation Yayasan Save the Children Indonesia yang hadir secara daring menyebut program tersebut berfokus pada perlindungan anak yang tujuannya melindungi dan mempromosikan hak anak melalui sistem perlindungan berkelanjutan yang akan direplikasi di desa-desa.

“Nantinya kita akan berfokus pada 4 hal utama diantaranya mencegah, memonitor, dan merespon isu-isu perlindungan anak di sektor kakao. Kegiatan yang kami lakukan juga meliputi beberapa sektor seperti pendidikan, kesehatan, nutrisi, dan respon terhadap bencana termasuk COVID-19,” terang Erwin.

Penulis : LH

 Komentar

Berita Terbaru
Metro29 Agustus 2026 15:16
BBNKB dan PBBKB Tak Naik, Prof Marsuki: Pilihan Rasional Jaga Daya Beli Masyarakat
MAKASSAR — Keputusan Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman mempertahankan tarif Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) dan Pajak Bahan...
Daerah29 Agustus 2026 14:20
Tak Punya Latar Belakang Kuliner, Halim Bangun Kapurung Al Fazza dan Buka Lapangan Kerja di Sidrap
SIDRAP, Trotoar.idTrotoar.id — Tidak memiliki pengalaman memasak maupun latar belakang bisnis bukan alasan bagi Halim untuk mengurungkan niat menjad...
Metro29 Agustus 2026 12:23
Gubernur Andi Sudirman Kick Off Piala Gubernur Sulsel 2026, Rp500 Juta Diperebutkan
PAREPARE, Trotoar.id — Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman resmi membuka Piala Gubernur Sulsel 2026 di Stadion Gelora B.J. Habibie, Kot...
Daerah28 Agustus 2026 22:23
KleponHolic dan Cerita UMKM yang Saling Menguatkan di Sidrap
SIDRAP, Trotoar.id — Sebuah produk kuliner tak pernah benar-benar lahir dari satu tangan. Di balik seporsi kue yang sampai ke meja pelanggan, ada pe...