MAKASSAR – Aksi demonstrasi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dibubarkan oleh emak-emak lantaran marah akibat kemacetan panjang di Jalan Sultan Alauddin Makassar.
Emak-emak yang tampak menggunakan pakaian daster berjilbab hitam mengamuk mencoba menghentikan aksi mahasiswa.
“Kalian tidak melihat panjangnya kemacetan, ini sudah waktu sholat (magrib),” kata emak-emak tersebut dalam sebuah rekaman video.
Baca Juga :
Dalam aksi kali itu para pendemo menutup ful dua lajur tepat di depan kampus I UIN Alauddin Makassar, Kamis (21/10).
Nampak ratusan massa dari kelompok mahasiswa menutup jalan menggunakan mobil truk yang disandera oleh demonstran.
Aksi kali ini dipimpin oleh Jenderal Lapangan (Jenlap) Razak Usman. Pihaknya berorasi secara bergantian dengan menggunakan megaphone.
Selain itu, mereka juga membentangkan spanduk yang bertuliskan kritikan-kritikan yang ditujukan kepada pemerintah, seperti; “#Evaluasi Kinerja 2 tahun kepemimpinan Jokowi – Ma’ruf” “#Tegakkan Supremasi Hukum”, “#Tolak penghapusan BBM Premium” #Tolak Omnibus Law” dan “#Cabut UU No 19 Tahun 2019.”
“Tegakkan supremasi hukum, tolak rencana amandemen UU, tolak Omnibus Law, cabut UU No 19 Tahun 2019, tolak Pilkada serentak, tolak penghapusan BBM premium, dan mendesak Jokowi dalam menyelesaikan penanganan covid-19,” kata salah seorang orator dalam orasinya. (*)




Komentar