Wabup Sinjai: Pemprov Sulsel Segera Bangun Jembatan Darurat di Poros Bua Tellulimpoe-Kajang yang Rubuh

ANTI CIBOL
ANTI CIBOL

Sabtu, 06 November 2021 13:13

Potret jembatan rubuh di trans Sinjai-Bulukumba, saat itu pihak Dinas PUPR Sinjai meninjau lokasi jembatan tersebut, Kamis (4/11). | Istimewa
Potret jembatan rubuh di trans Sinjai-Bulukumba, saat itu pihak Dinas PUPR Sinjai meninjau lokasi jembatan tersebut, Kamis (4/11). | Istimewa

SINJAI—Wakil Bupati Sinjai, Andi Kartini Ottong menyampaikan bahwa pihak Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan segera membangun jembatan darurat di Dusun Toba, Desa Bua, Kecamatan Tellulimpoe.

Pemprov Sulsel akan membangun jembatan darurat di lokasi itu setelah jembatan yang menghubungkan Tellulimpoe,Sinjai ke Kecamatan Kajang, Kabupaten Bulukumba ini roboh pada Rabu (3/11/2021) lalu.

“Pak Plt Gubernur Andi Sudirman sudah meminta UPT Wilayah VI Pekerjaan Umum untuk segera menyiapkan material jembatan darurat,” kata Andi Kartini, Sabtu (6/11/2021). 

Respon cepat Andi Sudirman itu, setelah Andi Kartini Ottong menyampaikan ke Plt Gubernur Sulsel terkait kerusakan jembatan penghubung antar kabupaten.

“Alhamdulillah, setelah kami sampaikan kepada Bapak Plt Gubernur, beliau langsung merespon dengan baik dan meminta UPT Wilayah VI untuk segera menyiapkan material bangun jembatan darurat dulu, katanya,” kata politisi Partai Golkar Sinjai itu.

Sementara UPT Wilayah VI sementara mempersiapkan material pembangunan jembatan darurat dan diperkirakan selesai 14 hari kedepan.

Jembatan ambruk yang merupakan akses dari Ibukota Sinjai ke Kecamatan Kajang berada di Dusun Toba, Desa Bua, Kecamatan Tellulimpoe.

Jembatan ini adalah akses utama ke Kecamatan Kajang, Kabupaten Bulukumba. 

Untuk ke Pantai Bira Bulukumba, lokasi ini menjadi pilihan utama karena jaraknya yang dekat. 

Namun akses lain ke Kajang masih melewati jalur lain, yakni Desa Era Baru dan desa Sukamaju, Kecamatan Tellulimpoe, hanya saja jaraknya berkisar 10 kilometer dari jalan poros Sinjai-Kajang. 

Jembatan di Dusun Toba ini dibangun aparat TNI bersama pemerintah dan masyarakat pada tahun 2003 lalu. 

Pada Juli lalu saat hujan lebat melanda Sinjai, pondasi jembatan itu mulai terkikis air banjir hujan. 

Dan pada Rabu siang lalu, jembatan tersebut ambruk setelah dilewati truk pengangkut semen.

Selama tahun 2021 ini, sejumlah jalan provinsi di Kabupaten Sinjai mengalami longsor dan jembatan ambruk.

Seperti Jalan Poros Malino-Sinjai tertimbun tanah longsor di Desa Gantarang, Kecamatan Sinjai Tengah.

Selain itu, sejumlah titik longsor menimbun jalan provinsi poros Desa Botolempangan, Bonto Katute-Palampang, Sinjai-Bulukumba pada September lalu. 

Tanah di atas gunung yang dilewati jalanan labil sehingga tertimbun dan terkikis tanah longsor. 

Kartini mengingatkan agar masyarakat yang berdomisili di daerah rawan bencana untuk meningkatkan kewaspadaan. (*)

Penulis : Alam

 Komentar

Berita Terbaru
Nasional25 Agustus 2026 06:25
Dari 33 Jadi 117 Kafilah, MTQ VIII KORPRI Pulang Kampung ke Makassar
MAKASSAR, Trotoar.id — Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) VIII Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Tingkat Nasional 2026 resmi dibuka di Lapangan...
Metro25 Agustus 2026 05:01
MTQ VIII KORPRI Nasional 2026 Resmi Dibuka Menag, Gubernur Sulsel Sambut Kafilah se-Indonesia
MAKASSAR, Trotoar.id — Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) VIII Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Tingkat Nasional 2026 resmi dibuka Menteri ...
News25 Agustus 2026 01:54
Tim Advokasi BADKO HMI Sulsel Soroti Pencairan Pembiayaan BRI di Tengah Sengketa Proyek
MAKASSAR — Tim Advokasi BADKO HMI Sulawesi Selatan (Sulsel), selaku kuasa bantuan hukum PT Jasa Tukang Indonesia, menyoroti proses akad dan pencaira...
Metro24 Agustus 2026 20:22
Spektakuler! MTQ VIII KORPRI Nasional 2026 Resmi Dibuka di Makassar
MAKASSAR, Trotoar.id — Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) VIII Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Tingkat Nasional 2026 resmi dibuka di Lapangan...