Soal Kebakaran Tangki di Kilang Cilacap, Adian Napitupulu ‘Curiga Ada Sabotase’ Mafia Migas

Awal Febri
Awal Febri

Senin, 15 November 2021 18:59

Foto kebakaran (*)
Foto kebakaran (*)

trotoar.id, Jakarta—Menyoal kebakaran tangki berisi pertalite di area Kilang Cilacap direspons oleh Fraksi PDIP di DPR.

Pihaknya curiga ada kemungkinan lain yang lebih buruk dari sekedar faktor alam atas kebakaran tersebut.

Bahwa pihaknya menilai banyak faktor, bisa jadi ada campur tangan mafia migas, atau ada sabotase di sana. Sehingga pihaknya mendorong perlu adanya investigasi mendalam.

Fraksi PDIP meminta Kementerian BUMN dan PT Pertamina serta pihak berwenang lainnya untuk menginvestigasi secara menyeluruh.  Tujuannya agar tak terulang di kemudian hari.

Baca Juga  PDIP Usung 85 Kader di Pilkada Serentak

Sebab, seperti yang diutarakan oleh Anggota Komisi VII DPR Adian Napitupulu bahwa pihaknya tak begitu yakin bahwa ini faktor petir, “Petir itu terjadi bisa kapan saja,” tuturnya, Senin (15/11).

Ia menjelaskan bahwa dengan kemampuan teknologi sekarang, harusnya pengamanan bisa jauh lebih baik. “Melihat sudah terjadi berkali-kali masa iya sih tidak apa perbaikan sama sekali?,” terangnya.

Olehnya itu, Adian menduga ini tidak ada upaya untuk memperbaiki agar tidak terjadi peristiwa yang sama di kemudian hari.

Baca Juga  Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Resmi Ditetapkan sebagai Tersangka oleh KPK dalam Dua Kasus Besar

“Karena terjadi berkali-kali, kita melihat jangan-jangan tidak cuma karena faktor alam, mungkin tidak terbuka faktor-faktor yang lain, misalnya human error’,” katanya.

Menurutnya ada lima level pengamanan yang seharusnya dilakukan di setiap kilang minyak, “Ini kan harusnya masuk kategori objek vital negara,” bebernya.

Ia menilai bahwa pengamanannya itu harus luar biasa, “Mengamankan dari sabotase, mengamankan dari bencana alam dan sebagainya.”

Baca Juga  69% Kasus Meninggal Akibat Tidak Vaksinasi Lengkap, Andi Sudirman Ajak Warga Segera Vaksin

Ia mengurai bahwa perlu dibuka secara terang ini persoalan, misalnya yang menjaga berapa banyak? Sedang apa saat itu? Kemudian mungkin tidak terjadi sabotase?

“Ya mungkin juga. Oleh siapa? Bisa mafia migas, bisa juga orang-orang lain yang berkepentingan untuk membuat instabilitas,” jelasnya.

“Kenapa, karena bahan bakar minyak ini kan komponen penting buat industri, buat kehidupan manusia, dan sebagainya,” sambung Adian. [Ltf]

 Komentar

Berita Terbaru
Metro01 November 2026 14:46
Buka Liga Lorong XII Barru, Abustan Dorong Pembinaan Sepak Bola Sejak Usia Dini
BARRU, Trotoar.id — Wakil Bupati Barru, Abustan Andi Bintang, mendorong penguatan pembinaan sepak bola sejak usia dini sebagai upaya melahirkan tale...
Politik01 November 2026 14:22
Patarai Amir Jadi Bakal Calon Tunggal Ketua Golkar Maros, Kantongi 14 Dukungan PK
MAROS, Trotoar.id — Peta persaingan menuju kursi Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Maros mulai mengerucut. Patarai Amir resmi diumumkan sebagai b...
Daerah01 November 2026 13:49
Tinjau Jalan Rusak di Kampale, Syaharuddin Alrif Realisasikan Perbaikan dan Salurkan Bantuan Bedah Rumah
SIDRAP, Trotoar.id — Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, turun langsung meninjau pekerjaan perbaikan jalan di Desa Kampale, Kecama...
Metro01 November 2026 11:30
Sambut HUT ke-419 Makassar, Appi Luncurkan Sunday Market sebagai Panggung Baru UMKM
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar terus mencari ruang baru untuk menggerakkan ekonomi kerakyatan. Salah satunya melalui peluncuran Mak...